ADRIANA

ADRIANA
part 23



acara sarapan nya sudah selesai satu persatu meninggalkan ruang makan yang tersisa disana hanya Adriana dan Dea.


"mmm kau terlihat cantik memakai baju itu Anya."kata Dea.


"yaaaaa."kata Adriana.


"huuh."kata Dea mendengus sedikit kesal membawa piringnya menuju tempat pencucian piring.


"setelah ini ganti baju mu temui aku diruang latihan." kata Adriana pergi.


"apa-apan ratu es itu seenaknya saja, tapi baik lah masih syukur dia mau mengajari ku." kata Dea dalam hati berlalu pergi ke kamar untuk mengganti pakaiannya.


di ruang keluarga tampak Jimi,Triyas dan Jordi sedang berbincang entah apa yang mereka bincangkan.


"Anya kau mau kemana?" tanya Triyas.


"kamar."kata Adriana terus berjalan namun kemudian dia berbalik dan menghampiri Jimi, Triyas,dan Jordi.


"kak jordi,kak Jimi dimana yang lain?"tanya Adriana.


"ada di rumah belakang Anya."kata jordi.


"ooh baiklah, sebaiknya kalian juga berlatih di rumah belakang kak karena seminggu lagi kita akan bermain."kata Adriana.


"benarkah? kali ini dengan siapa?"tanya jimi.


"dengan Genk mafia nomer 2 kak." jawab Adriana.


Jimi dan Jordi terdiam dengan ekspresi wajah yang tidak bisa dibaca.


dan akhirnya Jimi membuka suara.


"Anya apa kau yakin?" tanya Jimi.


"memang apa yang harus membuat ku tidak yakin kak?" tanya Adriana tersenyum licik.


namun lagi-lagi Jordi dan Jimi hanya terdiam.


"tenanglah kak aku hanya akan mengambil julukan nya saja agar kita bisa menduduki posisi nomer dua dan memudahkan kita membangun bisnis."kata adriana.


"dan masalah balas dendam kakak aku tidak akan menghancurkan wanita itu aku hanya akan membantu melenyapkan satu pendukung nya." kata Adriana lagi.


"baiklah Anya terimakasih sudah mau mengerti."kata jordi.


"it's ok kak." kata adriana.


"paman aku punya temen gas untuk paman."kata Adriana beralih menatap Triyas.


"tugas apa anya?" tanya Triyas.


"aku akan mengirimkan mu dokumen rahasia dan paman harus mempelajari nya selama 3 Minggu." jawab Adriana.


"baiklah Anya."kata Triyas.


"kak sebaiknya kalian berlatih sekarang." tegas Adriana.


"iya Anya." kata jordi dan Jimi secara bersamaan dan meninggalkan ruang keluarga.


Adriana pergi kekamar nya untuk mengganti baju.


sedangkan Dea sudah ada diruang latihan menunggu Adriana.



"dia lama banget sih."kata Dea yang di dengar Adriana.


"sepertinya kau sudah tidak sabar." kata Adriana yang membuat Dea kaget.


"se...sejak kapan kau disana?" tanya Dea gugup.


bukannya menjawab Adriana berjalan ke arah Dea dan duduk di kursi yang ada di ruangan tersebut.


"untuk pemanasan kau harus berlari mengelilingi ruangan ini 50 kali putaran." kata Adriana santai.


"haah apa kau gila?" tanya Dea kaget.


"menurut mu? cepat lakukan atau aku tidak jadi mengajari mu." kata adriana acuh tak acuh.


"huuh baiklah." kata Dea mulai berlari mengelilingi ruangan tersebut.


sementara Adriana membuka ponselnya dan mulai memainkannya.


Dea yang melihat Adriana hanya mendengus kesal.


"dasar ratu es apa dia sedang mengerjai ku? dia dengan santai memainkan ponselnya dan dia menyuruhku lari 50 putaran huuh." dengus Dea kesal.


Adriana melihat Dea sekilas lalu beralih lagi ke ponselnya.


ya saat ini dia sedang mencari tahu tentang Genk mafia nomer 2 di negara A yang menjadi pendukung ibu tiri dari kakak-kakak nya dan dia juga meretas perusahaan ketua genk mafia tersebut karena menurutnya ada sebuah keanehan dari perusahaan tersebut.


"menarik." kata Adriana memperlihatkan smriknya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hai readers ๐Ÿ‘‹


aku up lagi niih โ˜บ๏ธ


yuk untuk mendukung author jangan lupa like,komen,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian ๐Ÿ˜š


terimakasih sudah membaca dan sabar menunggu up selanjutnya โ˜บ๏ธ


maaf jika banyak typo karena author masih dalam proses belajar dan novel ini merupakan novel pertama author ๐Ÿค—


annyeong ๐Ÿ‘‹