ADRIANA

ADRIANA
part 71



keesokan harinya Adriana tengah bersiap-siap untuk pergi ke adijaya group, sebelum berangkat dia menyempatkan diri untuk sarapan bersama yang kali ini ada Gilang.


(penampilan Adriana)



semua orang sudah berkumpul saat Adriana datang, Adriana menatap Gilang dan enggan untuk duduk, Agus, Jordi dan Jimi mengerti mengapa sikap Adriana seperti itu.


Agus segera menarik tangan Adriana untuk duduk dan Devano pun memperkenalkan Gilang pada Adriana karena memang hanya Adriana yang belum mengenal Gilang walaupun pernah bertemu di bar.


"honey perkenalkan dia adalah Gilang Sanjaya,dia adalah sahabat ku."kata Devano memperkenalkan Gilang pada Adriana dan Adriana hanya mengangguk tanda mengiyakan.


sedangkan Gilang merasa heran terhadap sikap sahabatnya itu.


"Gilang dia adalah Adriana, calon istri ku."kata Devano memperkenalkan Adriana pada Gilang.


"senang bertemu dengan mu nona Adriana."kata Gilang.


"jangan tersenyum padanya."kata Devano pada Gilang saat melihat Gilang tersenyum pada Adriana.


"yayaya."Jawab Gilang.


"Anya apa kamu benar akan kesana sendiri?"tanya Agus khawatir."


"ya kakak tidak perlu khawatir."jawab Adriana.


"tapi ba...."kata Agus terpotong.


"kak biarkan saja,jika terjadi sesuatu kita pasti tahu."kata Jordi menyela ucapan Agus sebelum Agus membuat ulah.


"hmmm baiklah."kata Agus.


"kak Jimi apa semua sudah siap?"tanya Adriana.


"sudah,kurasa perusahaan itu akan bangkrut hari ini."kata Jimi.


"baguslah."kata Adriana.


"honey ingat jangan sampai terluka."kata Devano.


"hmm."Jawab Adriana yang membuat Gilang terkekeh,baru kali ini Devano di acuhkan oleh seorang wanita dan baru kali Devano benar-benar tunduk tanpa berbuat apapun pada seorang wanita meski cinta pertamanya dulu sangat membuat nya hampir gila namun perlakuan Devano kepada Adriana benar-benar berbeda.


Devano menatap Gilang tajam seakan ingin mencekik nya saat ini juga karena terkekeh.


"aku berangkat sekarang."kata Adriana meninggalkan semua orang.


Adriana mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang karena dia sengaja ingin datang terlambat dan membuat kejutan kepada Surya.


sedangkan saat ini di adijaya group rapat sudah di mulai dan para pemegang saham sudah mendesak Surya agar bisa menyelesaikan masalah ini segera.


"bagaimana ini tuan Surya saham kita semakin menurun."kata pemegang saham 1.


"ini semua karena kecerobohan keluarga pak Surya,andai saja kalian tidak mencari masalah pada tuan Devano."kata pemegang saham 2.


"iya saya minta maaf untuk semua kekacauan ini,saya akan mencoba mengganti kerugian yang ada."kata Surya.


"itu tidak mungkin bahkan saham dan semua aset tuan Surya tidak bisa menutupi kerugian kita di tambah harga saham perusahaan kita semakin menurun mau di jual murah pun tidak mungkin ada yang mau."kata pemegang saham 1.


"kita tunggu dulu yang lain datang agar kita bisa mencari solusi sama-sama."kata Surya.


"yang lain? yang lain sudah menjual saham mereka pada seorang perempuan tuan Surya, apa tuan tidak tahu itu?"tanya pemegang saham 2.


"apa?"kata Surya kaget.


"itu pun tuan Surya tidak tahu bagaimana cara tuan menyelesaikan semua masalah ini?kata pemegang saham 1.


"anda tidak bisa meremehkan saya."kata Surya yang kini tersulut emosi.


tok...tok...tok...


"maaf saya terlambat."kata Adriana yang membuat semua orang menatap nya termasuk Surya.


"Adriana."kata Surya kaget.


"selamat pagi tuan Surya."kata Adriana.


"Kam...kamu."kata Surya terbata-bata.


Adriana duduk di kursi kosong tepat di depan Surya.


"saya kesini tidak mau membahas kekacauan yang terjadi di perusahaan ini."kata Adriana to the poin.


"apa maksud anda?"tanya pemegang saham 1.


"ya saya hanya ingat n meminta ganti rugi karena saya yakin perusahaan ini hari ini akan hancur tanpa bisa bangkit lagi."kata Adriana.


"Adriana jaga ucapan mu."kata Surya membentak Adriana.


"tuan surya bisa anda jelaskan tentang ini."tanya pemilik saham emosi.


"ini semua tidak benar, Adriana berani-beraninya kamu memfitnah papa mu sendiri."kata Surya membentak Adriana.


"hahahaha maaf tuan Surya saya bukan anak anda."kata Adriana pergi dari dari ruang rapat.


"Adriana.... Adriana.... dasar anak kurang ajar, tidak tahu di untung."bentak Surya memanggil Adriana dan mencoba mengejar Adriana namun di tahan oleh pemegang saham yang meminta penjelasan.


karena sudah ada bukti dan Surya tidak bisa menjelaskan semuanya pemegang saham melaporkan nya pada polisi dan Surya di tahan selama 10 tahun penjara dan semua asetnya di sita.


setelah keluar dari adijaya group dan melihat Surya di bawa polisi Adriana segera pergi mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke rumah keluarga adijaya.


sesampainya di sana Adriana melihat netta,Renata dan Andinia sudah di luar rumah karena rumah mereka disita.


"hai semua."kata Adriana.


"kamu."kata netta marah.


"jangan bilang ini semua gara-gara kamu."kata Renata.


"hahaha jika iya?"tanya Adriana tertawa.


"kamu benar-benar anak tidak tahu di untung aku benar-benar menyesal telah melahirkan mu."kata Renata ingin turun dari kursi rodanya untuk memukul Adriana.


"hei hei jangan memaksakan diri,ingat saat ini kami sedang lumpuh"kata Adriana.


"anak kurang ajar."teriak Renata.


"kak apa belum cukup kamu membuat mama lumpuh dan membuat pertunangan ku dan kak Andre kacau? sekarang kamu malah membuat papa di penjara dan memberikan keluarga mu menderita seperti ini."kata Andinia kesal.


"waaaaah aku seperti orang jahat sekarang."kata Adriana dengan nada mengejek.


"Adriana."bentak netta.


"bahkan jika kalian membayar dengan nyawa kalian pun tidak akan cukup, sekarang kalian menyalahkan ku seolah-olah aku lebih jahat di banding kalian.lucu sekali."kata Adriana.


"nikmati saja hadiah ku hari ini karena hadiah berikut nya akan mucul lagi."kata Adriana pergi meninggalkan Andinia, Renata dan netta.


"Adrianaaaaaaa."teriak netta hingga membuat nya sesaak.


melihat netta sesak Andinia dan Renata teriak minta tolong.


"tolong....tolong.... siapapun tolong..."teriak Renata dan Andinia.


"kak adriana aku benar-benar akan membalas mu."kata Andinia dalam hati penuh dendam prustasi.



.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai readers 👋


Ada yang kangen author gak?


author up lagi niih ☺️


untuk tetap support author jangan lupa like,komen,share,vote,dan jadikan novel ini menjadi novel favorit kalian 😚


MAAF JIKA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR🙏


sampai jumpa di up selanjutnya 😉


annyeong👋