ADRIANA

ADRIANA
part 2



Jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi Adriana masih terlelap dalam tidurnya. Namun suara ketokan pintu mengusik tidurnya "tok tok tok.. nona muda apa anda sudah bangun?" tanya sang pelayan yang di utus membangun kan Adriana "ia bi kenapa?" tanya Adriana yang sedang mengumpulkan nyawanya yang belum terkumpul penuh. " Tuan besar menyuruh saya untuk memanggil nona muda sarapan dibawah non." jawab sang asisten rumah tangga tersebut. "baik bi Adriana akan segera turun." jawab Adriana dari dalam yang sedang bergegas mandi dan bersiap-siap untuk turun kebawah.


Diruang makan sudah ada Kakek,Nenek,Papa,Mama,dan Andinia adik dari Adriana. Mereka sedang menunggu Adriana karena Kakek Adijaya tidak akan memulai sarapan bersama jika masih ada salah satu anggota keluarga belum berkumpul. Setelah beberapa menit Adriana turun dari kamar dan duduk di kursinya. "Maaf semuanya telah membuat kalian menunggu lama karena tadi malam Adriana sibuk mengurus skripsi." katanya meminta maaf dan memberi alasan kenapa dia terlambat bangun kepada keluarganya. Ya memang tadi malam Adriana benar begadang membuat skripsi karena sebentar lagi bisa dibilang dia akan wisuda. Jangan heran di usianya yang masih muda dia bisa wisudah karena dari Sekolah Dasar dia selalu melompat kelas bahkan saat kuliah pun dia sama sekali tidak mengeluarkan uang karena kepintarannya dan malah dia yang mendapatkan uang dari kampusnya.


"Jangan membuat alasan yang tidak-tidak Adriana. Kau telah membuat kami hampir pingsan karena kelaparan." Kata sang nenek yang tidak lain adalah netta dengan kesal. "Jangan begitu Nek mungkin memang tadi malam kak Adriana begadang karena memang kan sebentar lagi dia mau wisuda dan akhir-akhir ini memang banyak tugas aku juga begitu." bela Andinia. "lihat lah adikmu yang banyak tugas saja bisa tepat waktu dan bahkan sekarang dia membelamu." kata nenek lagi.


"Sekali lagi Adriana minta maaf dan besok-besok sebisa mungkin Adriana tidak akan terlambat lagi." kata Adriana. Netta dan yang lainnya hanya diam mendengar ucapan Adriana. "Sudah lah. mari kita sarapan jangan mempermasalahkan yang tidak penting." Memerintahkan semua orang untuk memulai sarapan mereka.


Setelah sarapan masing-masing dari mereka meninggalkan ruang makan dan pergi menjalankan aktivitas mereka masing-masing hanya tersisa Adriana dan Adijaya sang kakek.


"Adriana jangan masukkan kehati perkataan nenek mu itu karena Kakek dulu juga seperti mu begadang hanya untuk membuat skripsi." kata Adijaya kepada cucunya itu. "iya kek Adriana tau dan tidak memasukkan ke hati ucapan nenek tadi." ucap Adriana kepada kakeknya sambil tersenyum. " baiklah istirahat lah sekarang dan temui kakek di tempat biasa sore nanti." kata kakek menepuk pundak cucunya. "Baik kek, kakek juga beristirahat lah nanti sore akan sangat menguras tenaga." kata Adriana senyum dan berdiri meninggalkan Adijaya sendiri.


Adriana berjalan menuju kamar nya untuk beristirahat. Saat Adriana akan berbaring tiba-tiba hp nya berbunyi dan ternyata ada panggilan dari Andre tunangan Adriana.


"Hallo Andre ada apa?" tanya Adriana. "Kenapa kamu bertanya seperti itu tentu saja aku sedang merindukan tunangan ku." kata Andre dari sebrang sana. "Hahh.. Maafkan aku Andre." kata Adriana menjawab. "Apa kami tidak merindukan aku? ayo kita bertemu." Andre memberi pertanyaan sekaligus ajakan untuk Adriana. "Maaf Andre hari ini aku tidak bisa karena kemarin aku begadang semalaman dan tidak istirahat mungkin besok aku bisa." jawab Adriana. "Baiklah sayang aku mengerti. Kamu istirahat lah jangan sampai sakit. aku akan menutup teleponnya." kata Andre dan langsung menutup panggilannya.


Setelah selesai menelepon Adriana membaringkan tubuhnya dan mulai terlelap karena dari tadi dia sudah sangat mengantuk.


hai semua 👋


semoga kalian tidak bosan ya dengan ceritanya..


jangan lupa like dan komen sebagai dukungan dari kalian untuk author karena dukungan kalian adalah semangat bagi author☺️


MAAF BILA ADA TYPO BERTEBARAN KARENA AUTHOR MASIH DALAM PROSES BELAJAR DAN INI MERUPAKAN NOVEL PERTAMA AUTHOR 🙏