
Lucas dan Hajun melanjutkan latihan mereka. Bagi mereka berdua yang berasal dari Obelian's Circle, latihan seperti ini bukanlah sesuatu yang sulit. Sejak kecil mereka sudah dilatih dalam berbagai hal, termasuk beladiri.
Hajun merupakan individu yang cukup cemerlang dikalangan Obelian's Circle lainnya. Dia menunjukkan bakatnya sejak pertama kali datang dan selalu memenuhi ekspektasi Irina selaku pemimpin Obelian's Circle.
Lucas juga tak kalah berbakat darinya, malahan bisa dibilang dia lebih berbakat darinya. Hanya saja Lucas tidak tertarik untuk menjadi seorang penerus. Baginya, menjadi penerus hanya akan membuatnya berada dalam masalah dan terkekang, Lucas tidak menyukai hal itu.
Karena itulah beberapa tahun yang lalu dia kabur ke Elisien dengan bantuan Hajun agar dapat terhindarkan dari perebutan hak waris.
Namun sayangnya dia harus kembali ke Rusia dengan cepat karena bawahan Ibunya selalu mengawasi pergerakannya. Puncaknya ada ketika ia pergi ke Havelian Park bersama dengan Liyuna dan Yvette.
Jika Lucas memaksa untuk tetap tinggal, mungkin saja kedua temannya akan berada dalam masalah.
Meski Obelian's Circle tak akan berani menyentuh Castris secara terang-terangan, mereka tetap saja bisa menyentuhnya.
Berbeda dengan Castris yang hanya memiliki pengaruh kuat di Negara Zen dan negara disekitarnya, Obelian's Circle memiliki pengaruh yang lebih kuat dari itu. Perusahaan mereka termasuk perusahaan yang cukup besar dan tersebar di banyak negara. Koneksi mereka pun tidak main-main. Meski akan sulit menyentuh keluarga Castris di Zen, mereka tetap bisa melakukannya.
Apalagi jika menyentuh keluarga macam Vlistha, itu akan lebih mudah lagi.
Karena itulah, Lucas memilih untuk kembali ke tempat yang paling tidak ia sukai. Ke tempat dimana ia harus memenuhi tuntutan dari Ibunya.
"Beberapa waktu yang lalu, Liyuna diintai oleh orang tak dikenal." Ucap Lucas tiba-tiba.
Hajun yang mendengar ucapan Lucas menaikkan alisnya. Sejak dulu Hajun merasa aneh dengan sikap Lucas. Entah kenapa dia selalu peduli pada Liyuna padahal mereka tidak saling mengenal.
"Kenapa kau peduli sekali dengan wanita itu?"
Mendengar pertanyaan Hajun, Lucas terdiam. Dia tidak tahu harus menjawab apa karena dia sendiri tidak mengerti.
Sejak pertama kali Lucas bertemu dengan Liyuna, entah mengapa ia selalu memperhatikannya. Setiap gerak-gerik bahkan ucapannya, Lucas selaku memperhatikan hal itu.
Lucas sendiri merasa aneh, dia tidak tahu kenapa dirinya merasa ingin melindungi Liyuna. Seolah-olah dia dan Liyuna sudah mengenal sejak lama. Padahal pada kenyataannya keduanya tidak mengenal satu sama lain, hingga waktu itu.
Ketika Lucas berumur delapan tahun dan Liyuna berumur enam tahun. Itu adalah pertemuan pertama mereka namun entah kenapa Lucas merasa sangat dekat dengannya.
"Aku juga tidak tahu."
Melihat wajah Lucas yang terlihat kehilangan arah, Hajun hanya bisa menghela napas. Ia tidak mengerti kenapa Lucas sangat peduli pada eksistensi Liyuna dan mengapa dia selalu membicarakan tentang gadis itu dengannya.
Hal yang paling masuk akal menurut Hajun adalah Lucas menyukai Liyuna. Ya, itu adalah kemungkinan yang paling masuk akal dan mudah dipahami.
"Mungkin karena kau menyukainya?"
Kedua mata Lucas menatap lurus ke depan. Ketika mendengar pertanyaan tersebut dari Hajun, ia tidak tahu harus menjawab apa.
Apakah benar dia menyukai Liyuna? Dia sendiri juga tidak tahu. Hanya saja sejak pertama kali bertemu dengannya ada sesuatu yang selalu menariknya ke gadis itu. Sesuatu yang cukup aneh dan tidak bisa di jelaskan.
"Aku juga tidak tahu. Hanya saja ketika melihatnya aku merasa harus melindunginya."
Mendengar jawaban Lucas yang tidak pasti, Hajun tidak mencoba untuk mengorek informasi lebih lanjut. Lagipula, hal seperti itu harus ia tangani sendiri.
"Ngomong-ngomong, bagaimana dengan perebutan hak waris?"
"Ah, itu... Seperti yang ku katakan sebelumnya. Aku berhasil menduduki posisi teratas."
"Jadi itu alasan kenapa kau bisa ada disini sekarang?"
"Ya."
"Apa pemimpin memberikan sebuah syarat padamu?"
"Tidak, hanya saja dia menginginkanku untuk menjadi penerus Obelian's Circle."
"Kau terlihat tidak senang."
"Kau kan tahu sendiri, aku tidak pernah menginginkan posisi itu."
"Meski kau memiliki kemampuan yang cukup untuk posisi tersebut?"
"Aku... Bagiku, hanya kau yang cocok menempati tempat tersebut."
Hajun menghela napas. Adiknya memanglah orang yang keras kepala. Sudah berkali-kali ia mengatakan untuk tidak usah mempedulikannya namun Lucas tidak bisa begitu. Baginya, Hajun sangatlah berharga.
"Kau tahu kan itu tidak mungkin. Pemimpin tidak pernah setuju denganku dan sekarang aku sudah menyentuh dunia bawah. Jika pemimpin tahu, dia pasti akan memburuku."
"Lalu kenapa? Kau menyentuh dunia bawah bukan karena ingin bukan? Ada sesuatu yang harus kau lindungi bukan? Lagipula, semua terjadi karena aku."
"Omong kosong macam apa yang kau ucapkan. Aku melakukan semua ini bukan untukmu. Kau pikir aku tidak punya pekerjaan lain?"
Lucas tahu bahwa Hajun berbohong padanya. Sejak kecil, Hajun selalu mempedulikannya. Ia selalu melindunginya dan berusaha memberikan yang terbaik untuknya.
Bagi Lucas, Hajun adalah seorang kakak yang berharga. Demi dia Lucas bisa melakukan apapun karena dia tahu Hajun memiliki hati yang sangat baik. Demi melindungi Obelian's Circle, Hajun rela untuk mengotori tangannya.
Obelian's Circle adalah rumah baginya. Rumah yang harus dia lindungi.
Ketika Hajun tahu bahwa ada organisasi kriminal yang membahayakan, dia langsung mengambil tindakan. Sebuah tindakan yang seharusnya tidak pernah ia ambil. Tindakan yang nantinya bisa membahayakan posisinya di Obelian's Circle.
Meski begitu, Hajun tidak peduli. Dia tidak ingin Obelian's Circle terseret dalam ombak yang tidak bisa dihentikan. Karena itulah dia memutuskan untuk mencari tahu dan melenyapkan organisasi tersebut sebelum semuanya terlambat. Sebelum Obelian's Circle terjun terlalu dalam di kota ini.
Sebagai sebuah perusahaan penyedia jasa keamanan, mau tidak mau mereka akan berbenturan dengan organisasi tersebut. Apalagi di kota Elisien terdapat banyak sekali keluarga konglomerat yang penting.
Benar, dia melakukan semua ini hanya untuk melindungi Obelian's Circle. Melindungi rumahnya.
"Sudahlah, aku mau kembali ke kamar saja." Ucap Lucas.
Ia keluar ruangan meninggalkan Hajun sendiri.
Lucas tidak ingin membahas hal seperti ini lagi karena Hajun pastinya hanya akan mengucapkan kebohongan.
Selalu saja seperti itu. Dia tidak pernah mau jujur mengenai apa yang terjadi pada Lucas. Dia selalu berpikir Lucas adalah orang yang harus ia lindungi.
Namun pemikiran Hajun yang seperti itu salah besar. Lucas bukanlah seekor kelinci yang bisa dengan mudahnya dimangsa. Lucas adalah seekor harimau yang sedang tertidur.
Hal yang tidak Lucas ketahui adalah sejak dulu Hajun tidak pernah berpikir dia adalah seekor kelinci.
Jauh di lubuk hatinya yang terdalam, Hajun tahu bahwa Lucas bukan seorang penurut yang bisa di jatuhnya begitu saja.
Lagipula, dia anak wanita itu.
Kemampuan Lucas juga tidak bisa dianggap remeh. Meski terlihat tidak berbahaya di luar namun sebenarnya dia adalah binatang buas yang sedang tertidur. Dia belum mengeluarkan taringnya untuk mengoyak musuh yang ada dihadapannya.
Hajun menyeka keringat yang ada ditubuhnya dengan handuk kecil yang ada di meja. Dia melihat keluar jendela, menatap langit mendung dan salju putih yang turun perlahan menyelimuti bumi.
Tahun telah berganti dan kini bulan baru telah datang. Bersamaan dengan hembusan angin musim dingin yang semakin lama mulai menghangat, kebenaran akan terungkap.
TBC
Hai guys~ kalau berkenan bisa vote "Surviving As The Villainess" di event yang saat ini sedang berlangsung yah. Thanks in advanceš„°