How To Divorce My Husband

How To Divorce My Husband
00152. La décision de Katarina de jeter l'amour (Keputusan Katarina untuk membua



00152. La décision de Katarina de jeter l'amour (Keputusan Katarina untuk membuang cinta)


“Kondisi ini sangat langka dan rumit, Nona. Kami masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan penyebab kerusakan fungsi dari kedua kaki Nona. Tetapi, kami menyakini jika ada kerusakan fungsi yang disebabkan oleh komplikasi gangguan syaraf. Sehingga terjadi kerusakan fungsi yang menyebabkan kelumpuhan secara tiba-tiba.”


Setiap kali Katarina bertanya, jawaban yang sama selalu dilontarkan oleh dokter kerajaan yang ditunjuk untuk merawatnya. Mereka semua yang tergabung dalam tim dokter khusus, sepertinya belum menemukan titik kerang terkait kelumpuhan yang tiba-tiba menyerang kedua kakinya.


“Lalu bagaimana dengan kondisi kandunganku? Katakan dengan jujur, karena aku sudah tahu raja kalian telah membuatku kesulitan mengandung.”


Para dokter itu sempat bungkam. Namun, salah satu di antara mereka kemudian jelaskan dengan teliti dan hati-hati.


“Racikan kontr*resepsi alami yang dibuat oleh Yang Mulia Raja terdiri dari campuran biji benih wortel, tanaman rue, akar tanaman stoneseed, biji buah papaya, akar dandelion, sampai tanaman tripterygium wilfordii yang sudah biasa dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional Cina. Semua tanaman itu dapat melemahkan, mencegah sampai menggagalkan pembuahan, karena terjadinya pelemahan tenaga pada sel sper—ma.” Dokter berkacamata itu menjelaskan dengan tenang, sehingga pasiennya tidak berpikir negatif secara berlebihan.


“Racikan itu berfungsi sebagai kontr*resepsi alami yang aktif ketika dikonsumsi secara rutin. Manfaatnya memang sudah cukup teruji, efek samping yang timbul juga tidak terlalu berbahaya. Justru bahaya yang timbul bukan karena kandungan yang ada di dalam ramuan tersebut, melainkan pemakaian yang terlalu berlebihan dalam jangka panjang. Selain itu, Anda juga sepertinya kerap mengonsumsi teh Bougenville secara berlebihan. Bunga Bougenville yang menjadi bahan dasar teh ini juga bisa menjadi kontr*resepsi alami dengan cara melemahkan kesuburan.”


Melihat lawan bicaranya tampak menampilkan wajah keras, dokter itu merasa tidak enak hati ketika melanjutkan. “Saya juga menemukan kandungan obat misterius yang terlarut dalam tubuh Anda.”


Katarina diam-diam mengepalkan tangan di sisi tubuh. “Bajing*n itu yang selalu mengirimkan teh Bougenville, karena dia berkata itu baik bagi kesuburan. Mana aku tahu jika faktanya malah telah diputar balikkan,” ujarnya dengan emosi yang semakin berkumpul. Saking emosinya, ia sampai tidak mempertimbangkan informasi terakhir yang disampaikan sang dokter. “Tapi, apa aku masih bisa mengandung? Walaupun kondisiku sudah seperti saat ini?”


Dokter wanita yang berkacamata itu tampak tidak yakin ketika hendak memberikan jawaban. “Masih ada kemungkinan jika Anda ingin mengandung, tetapi kondisi kandungan Anda harus dipulihkan terlebih dahulu.”


“Apa kamu tahu caranya?”


Dokter itu dengan berat hati menggelengkan kepala. “Saya memang tidak tahu, tetapi Yang Mulia Raja selaku pembuat ramuan herbal itu pasti tahu penawarnya.”


“...”


“Yang Mulia Raja adalah alkemis terbaik yang dimiliki oleh kerajaan ini.”


Katarina semakin merasa kesal karena berhasil dibodohi sejauh ini oleh kekasihnya. “Apa karena dia seorang ahli dalam bidang obat-obatan, kemudian boleh berbuat semena-mena dengan pengetahuannya? dia bahkan tidak memikirkan efek samping dari perbuatannya itu.”


Dokter yang meladeni Katarina tidak bisa memberikan jawaban apa-apa, karena memang bukan ranah dirinya untuk menjawab. Setelah memberikan jawaban yang menurutnya paling terbaik, ia pamit untuk undur diri. Meninggalkan Katarina yang sudah beberapa hari harus menerima kenyataan, bahwa hidupnya makin sulit semenjak mengalami kelumpuhan. Katarina bahkan kesulitan untuk mengambil air minum yang disediakan di atas meja, dekat tempat tidur.


Sejauh ini, dokter memintanya untuk bersabar selama proses pengobatan. Selain mendapatkan perawatan intensif, dokter kerajaan juga akan mulai mempertimbangkan terapi untuk Katarina. Masih ada kemungkinan bahwa kelumpuhan yang diderita oleh Katarina bersifat sementara. Oleh karena itu, untuk saat ini dokter masih membutuhkan penelitian serta pengawasan terhadap perkembangan kondisi ke-dua kaki Katarina.


Walaupun sudah mendapatkan penjelasan dari dokter, Katarina tetap merasa kecewa dan sakit hati atas tindakan Kaizen. Pria itu bahkan tidak lagi memunculkan batang hidungnya semenjak hari di mana ia mengalami kelumpuhan. Dari pelayan, ia mendengar bahwa pria itu sibuk mengurus masalah pertunangan dengan Lady Claudiane.Bahkan tukang perhiasan langganan keluarga kerajaan juga telah diundang ke istana untuk membuat cincin pertunangan.


“Yang Mulia Raja saat ini sedang sakit. Saya dengar beliau mengalami gejala yang sema seperti wanita dengan usia kandungan muda.”


Katarina juga sempat mendengar informasi terkait kondisi kesehatan kekasihnya yang belakangan memburuk. Pria itu diketahui enggan berdekatan dengan wanita, benci aroma parfum wanita, hingga mual dan muntah dengan kondisi yang sangat parah. Katarina ingin tertawa karena merasa tidak percaya. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, rupanya kondisi sang kekasih benar adanya.


“Penderitaan itu masih belum sebanding dengan banyaknya dosa yang telah kau perbuat.”


Katarina pernah mendengar pepatah lama; cinta dan benci itu dipisahkan oleh dekat tipis. Sekarang ia merasakannya sendiri, setelah cinta yang ia miliki selama ini, berubah arah dan lebih condong pada kebencian. Sampai tercetus ide gila di kepalanya; jika ia menderita karena mengalami kelumpuhan, bukankah mual dan muntah yang diderita kekasihnya belum sebanding?


Katarina pun memutuskan untuk memberikan penderitaan yang sama, supaya mereka sama-sama berada di posisi yang sama. Kegilaannya dimulai semenjak ia menyimpan sebuah benda tajam di bawah bantal. Benda itu selalu lolos dari pengawasan dokter dan pelayanan yang biasa membantunya, supaya ia dapat menggunakannya pada waktu yang tepat.


“A-pa yang kau lakukan?” bentak kekasihnya dengan suara dingin yang terdengar bergetar karena menahan rasa sakit.


“Biarkan aku membuat kondisi kita satu sama,” balas Katarina tanpa dosa, setelah menancapkan benda tajam yang diam-diam disimpan di balik bantal ke salah satu kaki dari pria yang dicintainya.


Melihat pria itu menggeram menahan rasa sakit, ia justru tertawa evil seraya berbaring di atas tempat tidur. “Kita baru bisa dikatakan pasangan sejati setelah sama-sama mengalami kelumpuhan,” kelakarnya, kemudian. Ia terlihat senang sekali berhasil melukai Raja Robelia. “Aku tidak mau menderita seorang diri. Jadi, kubuat kamu merasakannya juga.”


Gila? Memang. Tetapi, Katarina merasakan euforia kemenangan ketika berhasil membuat kekasihnya mengerang kesakitan di tengah malam yang sepi. Membuat para penjaga di depan pintu langsung berhamburan ke dalam ruangan, tidak terkecuali Kaelus.


“Sial*n. Anak haram itu berani melukaiku,” ujar raja Robelia, setengah berteriak ketika Kaelus datang dan membantu menopang tubuhnya yang hampir limbung. “Bawa dia ke penjara bawah tanah. Kemudian jebloskan ke ruangan isolasi paling dingin, supaya dia mati membeku di ruangan itu.”


Katarina tampak tidak ketakutan sama sekali, ketika mendengar jika ia akan dijebloskan ke penjara bawah tanah. Justru Katarina tampak semakin menggila; tertawa senang seraya mencemooh kebodohan raja Robelia.


“Masukkan saja aku ke penjara, kemudian tunggu dan lihat apa yang akan dilakukan oleh Ayah dari anah haram ini. Apa dia akan diam saja? Atau bertindak di luar dugaan demi putrinya ”


💰👑👠


TBC



Tanggerang 04-09-23