How To Divorce My Husband

How To Divorce My Husband
00139. Le premier acte du roi Robelia (Tindakan pertama Raja Robelia)



00139. Le premier acte du roi Robelia (Tindakan pertama Raja Robelia)


“Lepaskan saya, Yang Mulia.”


Permintaan sama yang telah berulang kali diucapkan itu tidak digubris sama sekali oleh pemilik kerajaan Robelia. Ia tetap tenang dalam duduk diam, sembari mencengkram pergelangan tangan kiri wanita di sampingnya.


“Saya tidak akan lari ke mana-mana. Saya janji.”


Sekali lagi wanita bertubuh mungil itu memohon, akan tetapi lawan bicaranya tidak peduli. Sorot matanya masih tampak dingin juga tajam, menikmati sepanjang perjalanan lewat jendela kereta kuda yang mereka naiki. Di luar sana, hujan tiba-tiba membasahi Robelia. Padahal saat ini bukanlah musim penghujan. Entah apa yang tengah langit tangisi, sampai-sampai mendatangkan fenomena yang tidak seharusnya terjadi pada musim ini.


“Mulai detik ini, kau adalah tahananku,” ujar sang Raja Robelia yang saat ini berkuasa. Ia tampak tidak dapat mentolelir lagi kesalahan yang dibuat oleh satu-satunya wanita yang masih tinggal di harem istana.


“Saya tidak melakukan kejahatan apa-apa. Kenapa Yang Mulia bersikeras untuk menghukum saya?”


“Tidak melakukan kejahatan apa-apa?” Raja Robelia balik bertanya. Kali ini sorot mata tajamnya terpaku pada sang lawan bicara. “Berkacalah. Kemudian lihat, kejahatan apa saja yang telah kau lakukan.”


Wanita Raja Robelia itu tampak terdiam. Bohong jika ia tidak tertohok dengan sindiran sang Raja. Namun, saat ini bukan waktunya untuk menjadi “lemah” hanya karena sebuah sindiran. Baik Raja Robelia maupun dirinya, sama-sama memiliki kekurangan serta kartu AS masing-masing—senjata yang dapat digunakan kapan saja layaknya bom waktu. Walaupun malam ini ia gagal menyebrang ke pulau di seberang, setidaknya “SOS” yang ia kirimkan telah tiba di tempat yang seharusnya.


“Kenapa Yang Mulia masih peduli pada saya? Bukankah seharusnya Yang Mulia lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama Lady Cyrene?”


Kaizen mendengus kasar. “Lady d’Oclean lebih memilih menghabiskan waktu yang berharga bersama pujaan hatinya, daripada bersama Raja Robelia.”


Jawaban tersebut tentu saja membuat Katarina terdiam untuk beberapa saat. Ia hendak percaya pada ucapan sang raja, tetapi masih ada keraguan yang mengganjal di hati.


Apa mungkin jika Lady dari keluarga d’Oclean memiliki pujaan hati selain Raja Robelia yang hampir memiliki segalanya? jika jawabannya iya, maka Katarina benar-benar tidak habis pikir. Kira-kira pria hebat macam apa yang berhasil menaklukkan hati perawan tua dari keluarga Count d’Oclean tersebut?


“Anda tega memenjara saya di tempat yang usang ini, Yang Mulia?”


Katarina bergidik ngeri ketika memasuki tempat tinggal barunya di paviliun belakang harem yang tampak lama tidak dijamah oleh kehidupan manusia. Bukannya tidak terurus, tetapi tempat tersebut terasa sangat dingin—menandakan bahwa telah lama tidak ditinggali—serta aroma debu dan kayu ek yang khas menjadi aroma yang tidak sedap bagi Katarina. Fasilitas yang tersedia di paviliun tersebut juga tidak lebih memadai ketimbang fasilitas di tempat yang sebelumnya ia tinggali.


“Tempat ini terbilang lebih layak, daripada penjara bawah tanah milih istana,” balas sang Raja Robelia, dingin.


“Tidak ada yang lebih baik dari keduanya!” seru Katarina yang tampak tidak terima, ketika dipaksakan untuk masuk dalam paviliun tak berpenghuni yang menjadi momok menakutkan bagi wanita Raja Robelia manapun.


Konon katanya, setiap wanita Raja yang sudah dihukum; diasingkan ke paviliun tersebut, maka kemalangan akan terus mengintainya. Tidak jarang paviliun tersebut digunakan sebagai rumah peristirahatan terakhir bagi para wanita Raja Robelia. Dalam catatan kerajaan Robelia, sudah terdaftar beberapa nama wanita Raja Robelia sebelumnya yang tinggal di paviliun tersebut sebelum dijatuhi hukuman penggal, karena kedapatan melakukan kejahatan tingkat tinggi.


Katarina takut? jelas. Ia takut jika kutukan yang melekat di paviliun tersebut masih berlaku hingga saat ini. Apalagi sekarang ia yang akan menghuni tempat tersebut.


💰👑👠


TBC


Gimana readers setelah baca bab ini 🤧 Masih mau lanjut? Spam komentar NEXT di sini 👇


Jangan lupa like, vote tiap hari SENIN, tabur bunga tau secangkir kopi, rate bintang 5 🌟 komentar, dan follow Author Kaka Shan + IG Karisma022 🤗


Tanggerang 22-08-23