
Malam hari pun tiba, di dalam kamar pengantin baru, Ruby baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah. Ruby tidak menyadari adanya Arthan di sana. Arthan yang pertama kali melihat rambut Ruby secara jelas dan sadar pun terpesona melihat kecantikan Ruby.
"Masyaallah cantiknya istriku." kagum Arthan.
"Arthan." kaget Ruby saat mendengar ada seseorang yang berbicara di dalam kamarnya.
"Ssttt... jangan berisik sayang, nanti mereka kira aku apa apain kamu lagi." tegur Arthan menghampiri Ruby.
"Kamu ngapain di sini?" tanya Ruby yang lupa kalau sekarang mereka berdua sudah sah menjadi suami istri.
"Kamu lupa ini kamar siapa hmm?" balik tanya Arthan.
"Sini aku bantu keringin." Arthan mengambil handuk dari tangan Ruby dan mendudukkan Ruby di depan meja rias.
Ruby yang masih sibuk berfikir pun menurut saja apa yang Arthan suruh.
"Kita sudah menikah ya?" tanya Ruby setelah sadar tapi masih agak lola sedikit.
"Iya sayang ku cintaku, astaghfirullah kamu melupakan suami tampan mu ini." geram Arthan tapi kepalanya masih tetap memijat mijat kepada Ruby.
"Kok aku lupa ya."
"Seterah kamu lah yang, sini hairdryer nya biar aku keringin." pinta Arthan pada Ruby untuk mengambilkan hairdryer yang berada di laci sambil Ruby.
Ruby pun mengambil hairdryer itu dan memberikannya pada Arthan. Dengan lembut Arthan menyisir mengeringkan rambut Ruby menggunakan hairdryer. Tak lupa Arthan juga memijat kepala Ruby agar Ruby bisa merasa nyaman dan enakan.
"Gimana enak gak?" tanya Arthan.
"Heem enak, kamu cocok jadi tukang salon." jawab Ruby sambil matanya terpejam menikmati pijatan Arthan di kepalanya.
"Iya aku bakal selalu jadi tukang salon buat kamu." balas Arthan.
"Udah ini ada, cuma mau pakai skincare aja." jawab Ruby.
"Sini aku pakaiin, kamu kasih tahu aku mana yang harus aku pakaikan yang pertama."
"Beneran nih?" tak percaya Ruby.
"Iya sayangku, suami mu ini mumpung lagi baik hati. Biar nanti kalau anak kita lagi rewel terus dia gak mau lepas sama kamu biar aku yang pakaikan skincare di wajah kamu." jawab Arthan membuat hati Ruby meleleh.
"Oke, aku mau lihat seberapa bisa kamu. Pertama tama kamu pakaikan toner dulu yang ini. Trus krim ini terus ini trus ini." tujuk Ruby pada satu persatu rangkaian skincare yang harus ia kenakan.
"Oke, kamu lihat saja seberapa jago suami mu ini."
Arthan pun mulai menyemprotkan cairan toner ke atas kapas baru setelah itu dia aplikasikan secara lembut di wajah Ruby hingga merata. Dan setelah itu dia lanjutkan dengan rangkaian skincare yang lainnya hingga selesai.
"Dah, gimana bener gak?" tanya Arthan setelah menyelamatkan tugasnya.
Ruby mengamati wajahnya yang ada di dalam cermin dan mengamati hasil kerja Arthan.
"Oke, kamu lolos." jawab Ruby membuat Arthan senang.
Cup.
"Aku mandi dulu ya, kamu jangan kemana-mana." ucap Arthan setelah memberikan kecupan di pipi Ruby.
"Iya, udah sana pergi biar aku siapkan baju kamu." balas Ruby mendorong tubuh Arthan.
Arthan pun pergi menuju kamar mandi, sedangkan Ruby pergi menyiapkan pakaian Arthan sambil tersenyum. Dia tidak pernah menyangka kalau Arthan akan seperhatian ini sama dia. Apalagi tadi sampai memakaikan skincare ke wajahnya.
...***...