
"Kak." pangil Haikal padahal Arthan.
"Kenapa kal?" balas Haikal.
"Haikal mau bilang sesuatu sama kakak, tapi kakak janji ya jangan marah sama Haikal." jawab Haikal.
"Mau bilang apa hmm?" balas Arthan.
Arthan yang tadinya fokus pada laptop pun membalikkan tubuh menghadap ke Haikal yang duduk di atas ranjang.
Haikal diam, dia agak ragu untuk bercerita pada Arthan.
"Kenapa hmm, sini cerita sama kakak." Arthan membawa Haikal ke pangkuannya.
"Haikal, waktu itu pernah lihat ne...."
"Sstttt...." Arthan melarang Haikal melanjutkan ucapannya.
"Udah gak usah kamu lanjutkan, kakak sudah tahu kok." ucap Arthan.
"Kakak tahu?" tanya Haikal menatap wajah Arthan.
"Iya kakak tahu, kakak minta sama kamu jangan kasih tahu siapa siapa ya. Kamu pura pura tidak tahu aja." pesan Arthan.
"Kenapa kak?"
"Karena ini rahasia kita, biarkan nanti kakak yang ungkap semuanya."
"Udah malam kamu tidur gih, besokkan harus masuk sekolah." lanjut Arthan.
Haikal pun turun dari pangkuan Arthan dan menatap Arthan.
"Kakak gak tidur?" tanya Haikal.
"Kakak masih ada kerjaan, nanti kalau sudah selesai kakak akan tidur." jawab Arthan sambil mengelus kepala Haikal.
"Udah gih sana tidur." suruh Arthan.
"Selamat malam kakak."
"Malam juga sayang."
"Assalamualaikum."
"Waalaikum salam." balas Arthan sambil tersenyum.
Haikal pun langsung naik ke atas ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut.
Arthan menatap Haikal sebentar sebelum dia melanjutkan pekerjaannya lagi.
"Kakak janji akan buat kamu sama kakak kamu bahagia." batin Arthan dan melanjutkan pekerjaannya lagi.
-
Sementara itu di kamar Aretha, dia tengah kebingungan mencari tempat ternyaman buat tidur. Aretha menatap Ghibran yang sudah mulai mendengkur halus. Ingin rasanya Aretha membangunkan Ghibran tapi dia tidak tega mengingat Ghibran sudah kelelahan.
Ghibran yang sudah tertidur pun samar samar mendengar orang menangis pun membuka matanya. Dan betapa kagetnya dia saat melihat ternyata istri tercintanya tengah menangis.
"Loh, sayang kamu kenapa?" panik Ghibran.
"Hiks hiks hiks."
"Kenapa hmm, apa ada yang sakit?" tanya Ghibran lagi.
"Hiks aku takut, hiks hiks." jawab Aretha.
"Takut kenapa hmm?" Ghibran merapikan anak rambut Aretha.
"Aku takut nanti gak bisa ikut membesarkan anak anak kita, hiks hiks."
"Hei lihat aku, kenapa kamu ngomong gitu hmm. Kita akan membesarkan anak anak kita sama sama sampai mereka dewasa nanti. Jadi kamu jangan kepikiran hal yang tidak tidak."
Melihat istrinya yang semakin menangis, Ghibran pun membawa Aretha ke dalam pelukannya.
"Ssttt... udah ya jangan nangis nanti dedek bayinya jadi sedih loh." Ucap Ghibran menenangkan Aretha.
"Tapi aku takut, aku takut nanti aku gak bisa hidup sama kalian." balas Aretha dengan masih sesenggukan.
"Kenapa kamu ngomong seperti itu hmm, emang kamu mau kemana hmm?"
"Aku gak tahu, tapi aku tiba tiba takut mas. Hiks hiks hiks."
"Udah ya, percayakan semua kepada Allah. Banyak berdoa sama Allah agar nanti proses lahiran kamu berjalan dengan lancar, dan kalian semua di berikan keselamatan."
"Nanti kalau seandainya aku gak ada, aku minta sama kamu jagain mereka seperti kamu jagain aku ya mas." pinta Aretha.
Entah kenapa mulut Aretha tiba tiba berkata seperti itu.
"Enggak, kamu gak boleh ngomong kayak gitu. Kita akan besarkan mereka sama sama, sampai kakek nenek nanti." bantah Ghibran yang tak suka dengan apa yang Aretha katakan.
"Udah, sekarang kamu tidur ya, ini sudah malam." suruh Ghibran agar ucapan Aretha tidak ngelantur lebih jauh lagi.
"Aku gak bisa tidur, susah hiks." manja Aretha.
"Sini aku buatkan tempat supaya kamu nyaman."
Ghibran pun menata bantal untuk Aretha tidur. Ghibran membuatkan tempat yang nanti dapat membuat anak serta istrinya tenang dan nyaman dalam beristirahat.
"Dah sini tidur." suruh Ghibran menepuk tempat yang sudah dia siapkan.
Dengan pelan Aretha menempati tempat yang Ghibran buatkan untuknya.
"Peluk." pinta Aretha.
Dengan senang hati Ghibran pun memeluk Aretha dari belakang sambil tangannya mengelus perut Aretha agar anak anaknya tenang di dalam sana.
Mereka berdua pun tertidur dengan sisa air mata yang ada di sudut matanya.
...***...