
"Apa yang kau temukan kay" tanya riana sedikit bingung.
"aku sudah menemukan keberadaan mereka aku akan segera ke sana sekarang juga" ucap kayla yang langsung mengemasi barang-barang nya.,
"memangnya dimana mereka saat ini" rania juga penasaran dimana keberadaan ibunya saat ini dan apa yang akan di lakukan kayla.
"Aku akan menemui mereka ke kota Y setelah mendengar semua penjelasan dari bibir mereka langsung aku akan merasa tenang untuk meninggalkan kota ini, dan memulai hidup baru ku dengan buah hati ku nantinya terimakasih banyak kau sudah mau membantu ku sejauh ini riana" ucap Kayla tulus dalam hatinya.
"Sudahlah kay kau tidak perlu mengungkit masa lalu dulu aku juga jahat padamu, kau jangan sungkan kau bisa tinggal di apartemen ku selama yang kau mau'' riana juga merasa sangat bersalah dengan apa yang pernah ia lakukan dulu kepada kayla.
"terimakasih riana tapi aku ingin memulai hidup ku yang baru dengan penuh kebahagiaan dan melupakan semua penderitaan yang begitu perih menyesakkan dada, aku tidak ingin anakku tahu soal kepahitan hidup yang pernah aku jalani." ucap kayla sambil menangis sendu mengingat luka saat suami dan keluarga suaminya benar-benar tidak bisa percaya dengan dirinya dan tetap menuduh nya dengan begitu kejam.
"Aku ingin ikut dengan mu kay" ucap riana saat melihat kayla sudah bersiap untuk pergi meninggalkan nya.
"kau tunggu saja di sini tunggu aku sampai aku pulang nanti" ucap kayla melepaskan tangan riana perlahan.
Riana menatap tubuh kayla yang kini sudah pergi menjauh darinya, "semoga kau baik-baik saja kay" gumam riana lirih.
kayla pun menuju bandara menggunakan taksi, "Aku harap ini adalah jalan yang terbaik untuk mengakhiri semua kekacauan ini"
...----------------...
"kau harus kuat kayla ini semua demi masa depan mu dan juga nama baikmu di keluarga Wijaya" dengan langkah cepat Kayla pun berjalan untuk mencari penginapan untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak.
tanpa menunggu lama kayla pun sudah sampai di penginapan yang sudah ia pesan lewat aplikasi, setelah sampai ia mulai membersihkan dirinya dan berganti pakaian juga memakai penutup kepala agar tidak mudah untuk di kenali.
Di sinilah kayla saat ini di Depan perusahaan yang lumayan besar kayla menyamar menjadi seorang kurir makanan, "permisi saya pengantar makanan untuk tuan zg bisa saya tahu dimana ruangannya" ucap Kayla dengan ramah pada resepsionis yang menatap sinis ke arah kayla.
"tuan zg tidak pernah memesan makanan dari luar dan ya tuan zg juga tidak suka ada siapapun yang datang ke ruang kerjanya." resepsionis itu berbicara dengan sedikit ketus pada kayla.
"Tapi memang tuan zg yang memesan makanan dan ini lihat saja ini" ucap sambil menyodorkan handphone nya.
seketika resepsionis itu pun terkejut setelah ia melihat chat pembelian makanan secara online yang di pesan oleh bosnya, dengan cepat resepsionis itu pun langsung memberi tahu dimana letak ruang kerja tuan zg"
"tuan ada yang ingin bertemu dengan mu dia bilang dari restoran yang kau pesan" ucap asisten pribadi tuan zg memberi tahu.
"tapi aku tidak memesan apapaun" ucap pria itu dengan acuh.
"selamat siang tuan pesanan anda sudah sampai" ucap kayla tiba-tiba mengagetkan mereka.