
Kayla masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi pada kedua orang tuanya saat itu, semua nya seperti puzzle yang penuh dengan teka-teki.
"tunggu" teriak kayla, yang berlari mencari riana.
kayla memindai seluruh lobby hotel namun tidak menemukan keberadaan riana lagi.
"kemana perginya gadis menyebalkan itu, cepat sekali dia menghilang seperti jelangkung saja, datang tak di undang pulang tak diantar"
kayla Terus berjalan mencari riana menyusuri sudut hotel itu, sampai kayla lelah mencari nya.
"Jadi disini kamu rupanya'' suara bariton membuyarkan lamunan kayla.
"habis dari mana kamu" dalfa bertanya dengan wajah datarnya.
"Eh mas, aku baru habis beli nasi goreng mas mau" kayla memperlihatkan kantong plastik ditangan nya, yang berisikan nasi goreng yang ia beli bersama dengan adik iparnya tadi.
"Kenapa ha..."
belum juga dalfa menyelesaikan perkataannya kayla langsung memotong nya begitu saja.
"Ayo kita sarapan dulu mas, nasi gorengnya enak lho." kayla langsung cari aman saja, mendorong tubuh suaminya masuk kembali ke kamar mereka.
dalfa pun menurut saja karena ia juga sudah merasa sangat kelaparan.
setelah sampai di kamar Kayla pun langsung membuka bungkusan nasi goreng, yang ia beli di warung makan yang tak jauh dari hotel yang mereka tempati.
"mas mau makan sekarang"
"Boleh juga"
wangi harum nasi goreng pun tercium sampai ke hidung dalfa, membuat nya semakin merasa sangat kelaparan.
dalfa pun duduk di kursi samping istrinya dan mulai menikmati nasi goreng yang kayla beli.
kayla melihat suaminya yang makan dengan sangat lahap, ia pun iseng-iseng bertanya untuk menggoda suami nya.
"Enak nggak mas"
"lumayan"
"Lebih enak masakan mommy"
mau bilang enak aja gengsi banget si, jadi merasa tertantang makin love deh pokoknya saranghe oppa.
tanpa sadar kayla pun tersenyum memandang wajah tampan dalfa yang hampir mirip artis KPop idolanya, sambil terus mengaduk-aduk nasi goreng yang berada di hadapannya.
"kenapa kau melihat ku seperti itu" dalfa merasa sedikit gugup melihat istrinya yang terus menatap nya dengan tatapan aneh.
"menangnya kenapa?" tanya kayla dengan wajah polosnya.
"Aku tidak suka!"
"Lalu apa yang kamu suka''
"kau, maksud ku tidak ada" dalfa merasa gugup sendiri karena keceplosan bicara.
"Apa kau suka pada ku" tanya Kayla ingin tahu tentang bagai mana perasaan dalfa padanya.
"Dengar kau bukan tipe ku jadi aku tidak mungkin menyukai mu" dalfa hanya bicara asal saja agar kayla tidak terus bertanya semua hal yang belum bisa dalfa jawab.
dalfa tidak sadar bahwa ucapan nya akan menyakiti hati kayla, karena mereka menikah karena suatu alasan, itulah yang membuat kayla merasa insecure dengan dirinya sendiri.
kayla merasa sakit hati mendengar perkataan yang diucapkan oleh suaminya, lalu ia pun menghentikan kegiatan makannya, dan meninggalkan dalfa yang masih asyik dengan makanannya.
"Kay kau mau kemana, kenapa tidak menghabiskan makanan mu" dalfa merasa aneh dengan istrinya yang tiba-tiba pergi begitu saja tanpa menghabiskan makanannya.
"Aku sudah kenyang, makanannya tidak enak!"
Dalfa merasa tidak berdosa dengan apa yang sudah ia katakan pada istrinya, hingga membuat mood kayla berubah.
"Masa sih, katanya tadi enak" kemudian dalfa pun menyendokan nasi goreng milik kayla kedalam mulutnya.
"Enak kok''
bersambung