After Wedding

After Wedding
SS 2 menerima takdir



Seperti kata pepatah cinta datang di waktu yang tidak tepat, begitulah yang terjadi dengan dalfi saat ini, dia begitu mencintai wanita yang kini sudah menjadi istri kakaknya.


Sudah beberapa hari dalfi tidak bertemu dengan kayla, ingin sekali dalfi bertanya kepada kakaknnya, namun dalfi takut akan menjadi sebuah pertanyaan yang sulit ia jawab nantinya.


karena akan banyak hati yang terluka, jika semua orang tahu bagai mana perasaan dalfi Kepada kakak ipar nya.


Dalfi kini sudah pasrah dengan apapun yang terjadi padanya, walau dalam hati dalfi tidak ingin menikah dengan diandra karena sudah menganggapnya sebagai adik.


namun dalfi pun tidak ingin mengecewakan mom alisha, dan mengingkari janji yang sudah ia ucapkan pada mom alisha, kini dalfi sudah pasrah dan menerima takdir hidup yang akan ia jalani.


perlahan dalfi mulai merelakan kayla hidup bahagia dengan kakaknya, karena dalfi percaya kepada kakak kembarnya yang tidak akan pernah mengecewakan siapapun.


*


*


Hari ini dalfi sedang bersiap untuk melaksanakan pernikahan nya dengan diandra, ia sudah memakai tuksedo putih yang senada dengan kebaya yang di kenakan oleh Diandra.


Hotel mewah yang sudah di hias dengan berbagai macam jenis bunga, yang memberikan kesan elegan dan berkelas karena ini adalah pernikahan putra dari keluarga Wijaya.


semua para tamu undangan pun kini sudah mulai berdatangan untuk menjadi saksi pernikahan mereka berdua.


semua orang menatap kearah dua pengantin yang akan melaksanakan ijab qobul, dalfi merasa sangat gugup lalu iapun melihat ke arah semua tamu yang kini memenuhi ruangan.


pandangan dalfi menyelusuri seluruh ruangan itu, ia mencari seseorang yang selalu ada dalam bayangannya siapa lagi kalau bukan kakak iparnya sendiri.


"Dalfi ayo kita mulai ijab qobul nya" Davin menyadarkan dalfi dari lamunannya.


dalfi pun mengangguk, ia menghela nafas nya, "Aku harap keputusan yang ku ambil adalah yang terbaik, walaupun aku menikah hanya karena janjiku kepada mommy tapi aku akan menjaga rara dengan sepenuh hati, karena aku seorang pria dan pria sejati adalah ia yang selalu menepati janjinya." gumam dalfi dalam hatinya.


lalu dalfi pun mulai menjabat tangan davin, dan membacakan ijab-kabul nya dengan satu tarikan nafas.


dalfi merasa lega setelah semua orang mengucapkan kata sah, setelah ijab-kabul diandra pun mencivm tangan dalfi tanda bakti seorang istri kepada suaminya.


Diandra merasa bahagia karena ia sudah menikah dengan pria yang dicintainya, namun ia juga merasa takut jika suatu saat nanti dalfi akan meninggalkan nya.


bukan tanpa alasan namun dalfi sendirilah yang pernah mengatakan bahwa dalfi mencintai seseorang, dan hanya menganggap diandra sebagai adiknya saja.


namun Diandra tidak akan pernah menyerah untuk mengejar cinta Suaminya.


kini para tamu satu persatu memberikan selamat kepada pengantin baru itu, dengan senyuman merekah diandra pun mengalami satu persatu dari mereka hingga tiba saatnya kayla datang menghampiri adik iparnya.


"selamat ya ra, semoga kalian bahagia dengan pernikahan kalian" kayla mengucapkan selamat dengan tulus dari hati nya.


"terimakasih kak, sekarang aku jadi adik ipar mu" ucap Diandra sambil memeluk kayla.


dengan senyuman merekah kayla pun membalas pelukan Diandra, setelah memberikan selamat kini mereka berdua pun bercakap-cakap di iringi canda dan tawa.


bersambung..