After Wedding

After Wedding
SS 2 Belum ada cinta



Di dalam selimut kayla, merasa sangat gugup karena ini adalah malam pengantin bagi mereka setelah menjadi suami-istri yang sah secara hukum.


dengan kata lain ini adalah malam pertama nya juga, walaupun mereka sudah menikah siri pekan lalu dan walaupun belum ada cinta di antara mereka berdua, tetap saja membuat Kayla merasa was-was.


"oh ayolah kay, hilangkan pikiran kotor mu itu" gumam kayla dalam hatinya, kayla mengetuk-ngetuk keningnya sendiri mencoba untuk menghilangkan pikiran negatif dalam dirinya.


sedangkan dalfa yang sedang pokus memeriksa email yang di kirimkan rio pada nya, sedikit merasa terganggu dengan pergerakan kayla.


karena merasa penasaran dengan apa yang di lakukan istrinya, dalfa pun dengan spontan membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh istrinya.


Kayla merasa terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh dalfa dan langsung duduk dari tidurnya, tanpa sengaja bibir mereka berdua pun bersentuhan.


ini adalah civman pertama yang dalfa dan kayla rasakan, pipi Kayla kini bersemu merah karena menahan malu, sedangkan dalfa merasa sangat terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.


kini mereka berdua pun sama-sama malu Dengan tingkah mereka, kayla merutuki dirinya sendiri, " ya ampun kay al yang sudah kau lakukan , ini sangat memalukan!" teriak Kayla dalam hatinya.


berbeda dengan kayla, dalfa kini terus memegang bibirnya yang baru saja bersentuhan dengan bibir istrinya, ada desiran aneh yang menjalar ke hatinya.


dan kini derak jantung nya pun terasa sangat cepat, dalfa memegang dadanya, "Ada apa dengan diriku"


dalfa pun kini menyimpan laptop nya dan mulai tertidur membelakangi istrinya.


*


*


Di kamar pengantin yang lainnya, Diandra berendam di dalam bathtub merilekskan tubuh nya yang lelah, dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan nya hari ini.


Diandra mencari keberadaan suaminya, namun diandra tidak melihat tanda-tanda keberadaan Suaminya di kamar itu.


"dimana kak dalfi apa dia belum kembali?" Diandra bertanya-tanya dalam hati.


lalu diandra pun pergi ke luar untuk mencari keberadaan suaminya, sudah beberapa tempat yang diandra datangi namun tak kunjung menemukan keberadaan suaminya.


sampai di lobby hotel barulah diandra melihat dalfi dengan penampilan yang sedikit acak-acakan, dengan memegang segelas kopi cup ditangannya.


"Kak kau disini rupanya" Diandra pun menghampiri suaminya.


dalfi melihat ke arah istrinya dengan sedikit tersenyum, "Kau kenapa kemari, beristirahat lah ini sudah malam kau pasti lelah kan?"


"Bagaimana aku bisa beristirahat kalau suamiku saja tidak ada di kamarnya" ucap diandra sedikit memanyunkan bibirnya.


dalfi mencubit gemas pipi istrinya, "Yasudah ayo kita kembali, aku harus mandi badan ku sudah sangat lengket" dalfi pun menggandeng tangan istrinya.


setelah sampai di kamar diandra menunggu dalfi selesai dengan ritual mandi nya, diandra ingin membicarakan sesuatu yang menyangkut masa depannya nanti.


"dia itu mandi atau tidur, Kenapa lama sekali" diandra sudah sangat lelah menunggu dalfi yang tidak kunjung keluar dari kamar mandi.


karena terlalu lama menunggu dalfi diandra pun kini tertidur pulas, tubuhnya merasa sangat kelelahan setelah melakukan rangkaian acara pernikahan yang digelar hari ini.


dalfi keluar dari kamar mandi melihat Diandra yang sudah tertidur pun, menyelimuti tubuh istrinya.


dalfi pun mengambil selimut lain di lemari, dan membawa bantalnya untuk tidur di atas sofa.