After Wedding

After Wedding
SS 2 Tragedi tarik-ulur



Bagai tersayat duri sembilu, sakit tapi tak berdarah itulah perumpamaan yang dalfi rasakan saat ini.


wanita yang di cintainya, saat ini ternyata sudah menjadi istri dari kakak kembarnya, dalfi tidak menyangka bahwa cintanya akan berakhir begitu tragis, sebelum ia memulainya.


setelah sepulang dari rumah diandra, dalfi langsung masuk ke dalam kamarnya, tanpa berbicara sepatah kata pun.


dalfi pun mengunci pintu kamar nya, agar tidak ada siapapun yang masuk ke kamarnya, dalfi ingin sendiri saja saat ini.


kini dalfi sedang menatap wajah nya di dalam cermin, sekilas dalfi melihat bayangan wajah nya yang terus menertawakan kisah hidupnya.


dengan penuh kemarahan dalfi pun memukul cermin yang berada di depannya, dengan tangan kosong.


praaangg....


Darah segar pun meneteskan di lantai, dalfi menatap wajahnya di cermin yang sudah pecah, Dalfi merasa mungkin inilah karma atas perbuatannya dulu, yang selalu mencampakkan para perempuan yang mengejarnya.


"Tidak-tidak, ini bukan karma! bukan!" teriak dalfi pada diri di cermin yang sudah tak terbentuk itu.


*


*


Di ruangan lain, ini adalah hari pertama kayla berada di mansion utama, setelah pernikahan mendadak nya siang tadi.


karena suaminya dalfa mengajaknya pulang ke mansion utama, dan mau tidak mau kayla pun menempati kamar mereka.


awalnya kayla menolak, dan berkata akan Pulang ke kontrakan nya saja, namun dalfa melarangnya dengan tegas dan mengingatkan tentang setatus nya saat.


ada rasa gugup dan takut saat mereka berada di dalam satu kamar, karena ini adalah kali pertama kayla tidur di temani seseorang di sampingnya.


walaupun sudah ada dua guling yang membatasi mereka saat ini, tetap saja membuat Kayla masih merasa gelisah dan tidak nyaman.


Karena terus merasakan pergerakan di sampingnya, akhirnya dalfa duduk dan menatap wajah cantik alami istri siri nya.


kayla.


mendengar pertanyaan dari suami sirinya, kayla pun langsung terbangun dari tidurnya, kayla merasa sangat bersalah karena telah mengganggu tidur Dalfa.


"Maaf kak jika aku mengganggu mu, aku tidak terbiasa tidur di tempat asing, jadi akan sulit untuk tidur, biar aku tidur di bawah saja"


Kayla pun bersiap untuk turun dan akan tidur di lantai, namun di cegah oleh suami sirinya.


"jangan, biar aku yang tidur di sofa saja" dalfa menarik tangan kayla.


"tidak biar aku saja yang tidur di bawah" kayla menarik guling nya.


"tidak! biar aku saja" dalfa kembali menarik guling nya.


"biar aku saja kak" kayla tidak mau mengalah.


"No, aku saja" dalfa bersikeras mendapatkan guling nya itu.


Kini dua pengantin baru itu pun saling menarik memperebutkan guling yang berada di hadapannya, hingga terjadilah tragedi tarik- ulur, gulingn sobek dan semua isinya menghujani mereka berdua, barulah mereka tersadar dari apa yang mereka lakukan.


mereka berdua pun tertawa dengan tingkah konyol mereka,.


" kita tidur di ranjang ini saja, tidak perlu di bawah atau di sofa" ucap dalfa tegas, ia mengambil selimut nya dan menutui wajahnya.


"Baiklah kak" dengan sangat pasrah kayla pun ikut tidur dan menyelimuti tubuh nya.


kayla pun berusaha memejamkan mata, walau enrah sampai kapan ia masih membuka matanya, namun lambat laun akhirnya kayla pun ikur tertidur bersama suaminya.


bersambung..