After Wedding

After Wedding
SS 2 trauma



Aaaaaa....


teriak seorang wanita yang baru terbangun dari tidurnya dengan wajah yang terlihat sangat pucat dan panik ketakutan dengan di penuhi banyak keringat di keningnya.


"Apa kamu mimpi yang sama lagi?'' tanya dalfi dengan wajah penuh ke khawatiran melihat istrinya yang selalu terlihat ketakutan setiap harinya.


diandra hanya mengangguk dan langsung memeluk tubuh suaminya dengan sangat erat.


"Sudahlah kau tidak perlu takut, aku di sini bersama mu" ucap dalfi sambil memeluk tubuh mungil istrinya.


"jangan tinggalkan aku kak aku takut mereka akan menangkap ku lagi" diandra sangat begitu ketakutan jika dalfi akan pergi meninggalkan diandra walaupun hanya sebentar saja.


"tidak ada siapapun yang akan datang mencelakai mu karena aku akan selalu bersama dengan mu, tunggu lah sebentar aku akan mengambilkan air minum untuk mu'' dalfa pun mengurai pelukan nya dan segera mengambilkan air minum untuk untuk istri nya.


"ini minumlah terlebih dahulu agar kau merasa tenang" ucap dalfi sambil menyodorkan segelas air putih, diandra pun langsung meneguk habis tak tersisa.


"sekarang istirahatlah kembali tenang saja aku tidak akan kemana pun" dalfi pun membaringkan tubuh ringkih istri nya.


Dalam dalfi merasa sangat marah kepada orang yang sudah menculik istri nya dan menyisakan trauma yang begitu dalam untuk Diandra.


setiap hari diandra harus meminum obat penenang berharap bisa menghilangkan rasa trauma nya namun obat itu tidak berpengaruh apapun pada Diandra, hingga seluruh keluarga pun mulai merasa khawatir dengan kondisi Diandra yang semakin memburuk.


karena hal itulah yang membuat hubungan dalfa dan kayla semakin menjauh karena kesalah pahaman yang terjadi di antara keluarga mereka, dan saat ini tidak ada satu orang pun yang perduli atau mencari kebenaran yang tersembunyi di balik penculikan diandra.


semua keluarga tetap menyalakan kayla dan itulah yang membuat seseorang yang tidak menyukai keluarga Wijaya tersenyum bahagia.


*


*


"Lalu sekarang aku harus melakukan apa lagi" tanya wanita burka.


"tidak perlu kau awasi saja mansion utama jangan sampai kayla datang menemui keluarga Wijaya lagi"


Lalu wanita burka itu membuka penutup wajahnya dan memperlihatkan wajah wanita yang sudah tidak muda lagi, namun masih terlihat cantik walaupun di usianya sekarang.


"Lalu bagaimana jika keluarga Wijaya mencelakai Kayla, dia juga putri ku dan dia juga gadis yang kau asuh sejak ia masih bayi kan" ucap Nyonya Anita mengingatkan pria yang berada di hadapannya.


Ya, yang selama ini menyamar menjadi wanita burka adalah nyonya Anita, ia berusaha untuk melakukan perpecahan di antara keluarga Wijaya agar ia bisa dengan mudah untuk meruntuhkan kerajaan Wijaya group yang sedang berada di puncaknya.


"mereka tidak akan pernah mencelakai Kayla, karena Kayla adalah menantu mereka publik pun tahu itu " ucap pria itu.


"Apa hubungannya" tanya nona Anita yang masih tidak mengerti.


"Otak kecil mu itu tidak akan pernah bisa mengerti tentang apapun yang aku jelaskan, jadi percuma jika aku memberi tahu mu juga."ucap pria yang berada di hadapannya.


"sekarang kau pergilah" usir pria itu.