
kayla menolak untuk menjual saham peninggalan tuan roman karena itu adalah harta peninggalan terakhir ayahnya, setelah menandatangani surat perceraian ia pun mulai melangkah pergi keluar dari ruangan yang begitu menyesakan bagi kayla.
"Dengar kayla aku tidak ingin penolakan apapun dari mu cepat tanda tangani segera surat ini, karena aku tidak ingin rugi kau sudah mengambil sebagian dana perusahaan pada rekening pribadi mu sendiri." ucapan dalfa langsung membuat langkah kayla terhenti dan menatap wajah tampan suaminya.
"apa maksudmu?" tanya kayla tak mengerti.
"kayla apa kau pikir aku bodoh lihat ini' dalfa melemparkan berkas itu ke hadapan Kayla.
dengan cepat kayla pun langsung membuka dan membaca isi berkas tersebut, "ini tidak mungkin" kayla langsung bergegas pergi meninggalkan ruangan dalfa dengan sedikit berlari.
sedangkan di mansion utama Diandra sedang mondar mandir sendiri setelah mendengar perkataan semua penghuni mansion tentang hubungan pernikahan kakak iparnya, "Maafkan aku kak kay aku melakukan semua ini demi melindungi seluruh keluarga Wijaya dan hubungan pernikahan ku dengan kak dalfi'' ucap Diandra penuh penyesalan.
flashback
ckiiit.... "ada apa mang kenapa mobilnya berhenti" tanya diandra terbangun dari tidurnya karena rasa lelah yang ia rasakan saat ini.
"ada mobil yang berhenti mendadak neng" ucap sang sopir lalu keluar dari mobil mengecek siapa yang berada di dalam mobil yang berada di hadapannya.
"Halo gadis manis" tiba-tiba wanita burka sudah ada di hadapan diandra membuat ia terkejut dan ketakutan.
"Aku mohon lepaskan aku biarkan aku pulang ke mansion aku janji tidak akan berbicara apapun tentang kau pada mereka" ucap diandra memohon kepada wanita burka.
"baiklah aku akan melepaskan mu pergi tapi dengan satu syarat buat Kayla di usir dari mansion"
Di sanalah diandra mulai bersandiwara seolah menjadi orang yang paling tersakiti, ia pun merasa bahagia karena setelah berpura-pura trauma setelah kejadian itu membuat hubungan nya dengan dalfi semakin dekat.
dalfi selalu ada di sampingnya setiap saat dan memperlakukannya seperti ratu.
flashback end
diandra kini mulai menangis menyesali perbuatannya selama ini namun ia bingung harus jujur atau tidak, jika ia jujur kemungkinan besar semua orang akan membencinya dan mencap nya sebagai seorang pembohong, yang berbuat tidak adil pada saudara iparnya demi untuk kebahagiaan nya sendiri.
"sekali lagi maafkan aku kak kay semoga kelak saat kau sudah berpisah kau akan mendapatkan pengganti yang mencintaimu lebih dari kak dalfa" gumam diandra dalam hati.
"rara kenapa kau menangis" tanya dalfi yang baru saja datang ke kamarnya.
Diandra tak menjawab ia hanya menangis di sesenggukan di pelukan suaminya, saat itulah yang membuat hati dalfi merasa sangat hancur melihat penderitaan istrinya.
dengan cepat dalfi menggendong istrinya dan menidurkan nya di ranjang setelah diandra tertidur, dalfi pergi ke ruang kerjanya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada hari itu dan siapa dalang di baliknya.
karena dalfi tidak percaya bahwa kayla lah pelakunya walaupun dalfi tidak terlalu dekat dengan kayla terkesan menjauhi nya, dalfi takut jika cintanya pada kayla akan tumbuh semakin besar dan tidak bisa di kendalikan lagi.
"Aku yakin kau tidak melakukan tindak kejahatan seperti yang dituduhkan karena aku sudah tahu siapa dirimu dan bagaimana cara mu memperlakukan rara, aku akan mencari keadilan untuk mu dan juga pernikahan mu dengan kakakku" tekat dalfi kuat untuk menolong wanita yang pernah singgah di hati nya.
bersambung..