After Wedding

After Wedding
SS 2 Memperkenalkan kayla



Kayla seperti terhipnotis saat, menatap wajah tampan suami siri nya, ia merasa sangat terpesona pada seorang dalfa.


Kayla pun merasa beruntung walau hanya menjadi istri siri seorang dalfa Wijaya, yang terkenal pria anti wanita dan desas-desus bahwa dalfa seorang impoten dan penyuka sesama jenis.


Namun saat kayla berada di dekatnya, kayla merasa dalfa adalah pria sejati, terbukti di saat-saat terakhir paman roman meminta dalfa untuk menikahi nya.


Tanpa syarat dan pertimbangan apapun, dalfa langsung menyutujuinya begitu saja, sebenarnya banyak sekali pertanyaan yang ada di hati Kayla, namun Kayla masih ragu untuk mempertanyakan nya pada dalfa.


setelah beberapa saat mereka saling memandang satu sama lain, dalfa langsung memegang tangan kayla dan membawa di hadapan para orang tua , yang sedang berkumpul di sana termasuk dalfi dan diandra.


"Perkenalkan dia adalah Mikayla" dalfa menjeda perkataan nya, semua orang pun kini menatap pasa kayla "istri ku" ucap dalfa meneruskan ucapannya.


Deggh...


ucapan kakaknya membuat dalfi terkejut dan mengepal erat tangannya, sama seperti dalfi semua orang yang berada di sana pun sama terkejutnya,


terkecuali mommy nya alisha, karena ia sudah tahu sebelumnya, karena itulah ia memaksa dalfa untuk memperkenalkan kayla pada semua orang saat ini juga.


"Selamat malam semuanya, perkenalkan nama saya Mikayla biasa di sebut kayla" kayla memperkenalkan dirinya dengan penuh sopan santun.


"Apa yang sudah terjadi dalfa, jelaskan padaku sekarang juga" suara Sean naik satu oktaf, membuat kayla bergetar ketakutan.


"Mas, kamu membuat menantu kita ketakutan, " alisha mengusap punggung suaminya, agar Sean merasa tenang,


"Lihatlah gadis itu sangat ketakutan, melihat mu mas" alisha merasa sangat kasihan melihat kepada kayla.


setelah mendengar perkataan istrinya, akhirnya Sean pun menurunkan kembali suaranya.


"Kenapa sampai harus menikah siri?" ucap sean dengan nada ketusnya.


"Maaf tuan, jika kalian semua tidak merestui hubungan antara kami berdua, tuan muda bisa langsung mentalak saya sekarang juga, saya ikhlas" ucap kayla dengan sangat bersungguh-sungguh, dengan tangannya yang sedikit bergetar.


mendengar perkataan dari istri siri putranya, membuat Sean merasa bersalah, padahal bukan itu yang dia maksud.


perkataan kayla membuat dalfa Merasa sangat kesal pada kayla, "dengar kayla, aku sudah berjanji kepada mendiang paman mu, jangan membuat aku mengingkari janji ku itu" dalfa berbicara dengan tegas kepada istri siri nya.


"maaf" hanya perkataan itulah yang selalu keluar dari mulut istri sirinya.


"kau tidak perlu meminta maaf, karena ini bukan salahmu, tapi ini sudah takdir kita untuk bersama" dalfa berbicara dengan bijak.


Perundingan mereka pun sedikit memanas, karena kesalah pahaman di antara mereka, sedangkan tuan adipurna, Amanda dan davin hanya menjadi penonton dan pendengar yang baik.


karena mereka berpikir, tidak baik ikut campur pada urusan pribadi keluarga Wijaya, walaupun mereka adalah sahabat karibnya.


"Maaf buka maksud Daddy mu berkata begitu, tapi alangkah baiknya kalian berdua menikah secara sah secara agama dan negara, agar pernikahan kalian di akui oleh masyarakat" alisha meluruskan perkataan suaminya.


"Apakah kalian merestui hubungan kami" Kayla bertanya dengan penuh keraguan.


sedangkan alisha dan sean tersenyum melihat kepolosan menantu pertama mereka.


"Tentu nak, doa restu kami semua akan selalu ada untuk kalian."


"Baiklah besok aku akan mengurus surat-surat nya" samvung dalfa.