
''Sita apakah kamu melihat Shivanya?'' tanya bu Kinara.
''Tidak bu" kata Sita.
"Oke" kata Bu Kinara.
''Devi, Devi'' panggil bu Kinara.
''Iya bu, ada apa?'' tanya Devi.
''Kamu lihat Shivanya tidak?'' tanya bu Kinara.
''Shiva belum datang bu?'' tanya Devi.
''Belum, apakah kamu melihatnya?'' tanya bu Kinara.
"Saya bertemu Shivanya tadi di jalan bu, saya ajak dia ke sekolah bareng tapi dia tidak mau" kata Devi.
"Oke terima kasih Devi" ucap bu Kinara.
"Ya sama-sama bu" ucap Devi.
''Shivanya dimana kamu nak?'' tanya bu Kinara pada dirinya sendiri panik.
''Shivanya Nerissa" kata juri kompetisi.
"Shivanya Nerissa" kata juri kompetisi.
"Saya hitung sampai 3 jika tidak ada, kita diskualifikasi, satu, dua, tiga" ucap juri kompetensi.
"Oke, peserta atas nama Shivanya Nerissa, kita diskualifikasi" kata juri kompetisi.
"Pak, saya minta maaf, beri Shivanya sedikit waktu lagi" kata Kinara.
"Maaf bu tidak bisa, aturannya jelas, jika peserta tidak hadir dalam waktu yang ditentukan juri, maka peserta akan kami diskualifikasi" kata juri kompetisi.
"Tapi pak'' kata bu Kinara.
"Tidak ada tapi-tapian, kami sudah membuat aturan dan aturan itu berlaku untuk semua peserta'' kata juri kompetisi.
"Oke pak" kata bu Kinara.
"Oke" ucap juri kompetisi.
"Kemana saja kamu Shiva?, kamu tidak pernah mengecewakan ibu, mengapa kamu seperti ini sekarang Shivanya? mungkinkah Shivanya diculik" kata bu Kinara.
"Assalamualaikum bu" ucap Shivanya menghampiri bu Kinara.
"Wa'alaikumsalam, kemana Saja kamu Shivanya?" tanya bu Kinara.
"Ceritanya panjang bu, kok sepi ya? belum mulai ya lombanya?" tanya Shivanya.
"Perlombaan sudah selesai'' kata bu Kinara bernada kecewa.
''Maafkan Shivanya bu, Shivanya tadi dijalan bertemu kak Felicia, dia meminta untuk mengantarnya pulang ke rumah bu, rumahnya ada di tengah hutan sana bu" kata Shivanya menunjuk ke suatu tempat'
''Tidak apa-apa, kamu masih bisa mendaftar besok, ibu takut kamu akan diculik, Felicia siapa Shivanya? apa kamu mengenal dia?" tanya bu Kinara.
"Saya tidak tahu bu" ucap Shivanya.
''Hati-hati kalau tidak kenal dengan orang jangan terlalu dekat takutnya orang jahat" kata bu Kinara.
"Iya bu, maafkan Shivanya bu, Shivanya telah mengecewakan ibu'' kata Shivanya sedih.
''Tidak apa-apa Shivanya, jangan sedih lagi ya sayang" kata bu Kinara.
''Iya bu'' kata Shivanya.
''Ayo ibu antar kamu pulang" kata bu Kinara.
''Tidak perlu bu, Shivanya tidak mau merepotkan ibu lagi" kata Shivanya.
''Tidak merepotkan Shivanya, ayok ibu antar kamu pulang ke rumah" kata bu Kinara.
"Iya bu'' kata Shivanya.
''Bu, ini rumah Shivanya, masuk dulu bu'' kata Shivanya.
''Ibu mampir kapan-kapan aja ya sayang, hari ini ibu buru-buru harus pulang ke rumah karena ibu masih ada urusan" ucap bu Kinara tersenyum mengelus pucuk kepala Shivanya.
''Iya bu, makasih ya udah nganterin Shivanya pulang ke rumah'' ucap Shivanya.
''Iya sayang sama-sama" ucap bu Kinara tersenyum mengelus pucuk kepala Shivanya.
"Ibu pulang ya sayang assalamualaikum'' kata bu Kinara'
''Iya bu wa'alaikumsalam'' ucap Shivanya.
''Assalamualaikum ibu Shivanya pulang'' ucap Shivanya pada ibunya.
''Wa'alaikumsalam nak, ayok masuk sayang" ucap ibunya.
''Iya bu" ucap Shivanya.
''Shivanya mandi dulu ya mah" ucap Shivanya.
''Iya sayang, habis mandi terus makan ya nak" ucap ibunya.
''Iya mah" ucap Shivanya.
''Assalamualaikum Shivanya'' kata Aji di depan rumahnya.
''Wa'alaikumsalam Aji'' kata ibu Shiva.
Aji pun mencium tangan ibu Shivanya dan berkata "iya tante, Shivanya ada dirumah gak tante?"tanya Aji'.
''Ada, baru saja pulang, Shivanya lagi mandi, masuk dulu'' kata ibu Shivanya.
'Iya tante" ucap Aji
''Aji, kamu mau minum apa?'' tanya ibu Shivanya.
''Apa saja tante" ucap Aji.
''Ok tunggu sebentar'' ucap ibu Shivanya.
''Iya tante" ucap Aji.
''Mamah'' kata Shivanya.
''Shivanya kamu sudah selesai mandinya, ada Aji tuh di depan, pergilah dan temani dia, kasian meninggalkan tamu sendirian diluar" kata ibunya.
''Iya bu" ucap Shivanya.
''Ji'' panggil Shivanya.
''Shivanya'' ucap Aji mendongak keatas menatapnya.
''Ada apa Ji kesini?'' Shivanya bertanya.
''Tidak apa-apa, tidak bolehkah jika saya datang ke sini?'' tanya Aji.
''Tidak apa" ucap Shivanya.
''Iya tante terima kasih'' ucap Aji tersenyum mengangguk.
''Aji, kamu makan sama Shivanya ya, mau kan? tanya ibu Shivanya.
''Tidak usah repot-repot tante" ucap Aji.
''Gak repot kok, makan sama Shiva ya nak" kata ibu Shiva pada Aji.
''Iya tante" ucap Aji.
''Tante ambilkan sebentar, kamu tunggu di sini saja" kata ibu Shivanya.
''Oke tante" ucap Aji.
''Ini makanannya, ambil sendiri nasinya ya'' kata ibu Shivanya pada Aji.
''Iya tante, terima kasih'' ucap Aji tersenyum.
''Sama-sama, ibu tinggal ya Shiva, Ji'' kata ibu Shivanya.
''Iya mah" ucap Shivanya.
"Iya tante" ucap Aji.
''Masakan ibumu enak juga'' kata Aji.
''Iya dong" ucap Shivanya.
''Habis makan, main kelereng di lapangan yuk" ajak Aji.
''Oke'' ucap Shiva.
''Aku sudah menghabiskan makananku, cepatlah kamu makannya, lama sekali'' kata Aji.
''Iya sabar'' ucap Shivanya.
''Ayo main, aku bete'' kata Shivanya saat makanannya habis.
''Bu, Shivanya pergi main dengan Aji di lapangan ya, boleh gak bu?'' Shivanya berkata kepada ibunya.
''Iya boleh'' ucap ibunya.
''Assalamualaikum mah'' ucap Shivanya.
''Wa'alaikumsalam Shiva'' ucap ibunya.
''Ayo ji'' ucap Shivanya.
"Assalamualaikum tante" ucap Aji.
"Wa'alaikumsalam Aji'' ucap ibu Shivanya.
''Ini siapa dulu?'' tanya Aji saat tiba di lapangan.
''Terserah, sama saja'' kata Shivanya.
''Oke'' ucap Aji.
''Ayo buat lingkaran dulu'' kata Aji.
''Oke'' ucap Shivanya.
''1, 2, 3'' ucap Aji.
''Yeay saya menang'' kata Shivanya.
''Jalan duluan'' kata Aji.
''Oke'' ucap Shiva.
''Permainan mu cukup bagus tapi tidak ada yang keluar dari lingkaran weee'' kata Aji mengejeknya.
''Sini lihat saya main, saya pasti menang" kata Aji.
''Cepat main saja itu hanya akan menghabiskan waktu yang lama jika kamu terlalu banyak berbicara'' kata Shivanya.
''Iya bawel'' ucap aji.
''Hm'' Kata Shivanya.
''Apa yang akan aku dapatkan jika aku menang?'' tanya Aji.
''Apa yang kamu inginkan?'' tanya Shivanya.
''Hm, es krim saja, sepertinya segar, panas seperti ini'' kata Aji.
''Oke, saya akan membelinya nanti, jika kamu menang, tetapi jika saya menang, kamu yang akan membelikan saya es krim, deal?'' tanya Shivanya.
''Oke deal'' ucap Aji.
''Yeay aku menang'' kata Shivanya melompat kegirangan.
''Sesuai kesepakatan yang kalah membelikan es krim'' kata Shivanya.
''Oke saya belikan'' ucap Aji.
''Yeay'' kata Shivanya melompat kegirangan.
''Rasa apa yang kamu inginkan?'' tanya Aji.
''Strawberry cokelat'' ucap Shivanya.
''Yang mana yang kamu mau?'' tanya Aji.
''Yang ini'' kata Shivanya sambil menunjuk 1 es krim coklat strawberry yang ia inginkan.
''Oke, bang berapa harga es krim ini?" tanya Aji pada penjual es krim.
''4.000 dek'' ucap penjual es krim.
''Oke, ini uangnya dek, terima kasih dek'' ucap penjual es krim.
''Ya sama-sama'' ucap Aji.
''Ayo pulang, kan kamu sudah beli es krim'' kata Aji sambil menarik tangan Shivanya.
''Oke'' ucap Aji.
''Jangan makan di jalan, itu berantakan kemana-mana'' Kata Aji membersihkan bibir dan pipi Shivanya yang terkena es krim dengan tangannya.
Shivanya hanya diam mematung saat Aji melakukan itu padanya.
''Bersih'' ucap Aji.
''Hai kenapa kamu bengong?'' tanya Aji.
''Akh, aku baik-baik saja'' ucap Shivanya tergagap.
''Baiklah ayo pulang'' ucap Aji.
''Ya'' ucap Shivanya.