Sarah

Sarah
Tingkah Lucu Sarah



Keesokan harinya, mereka terbangun.


"Kakak tidak pulang tadi malam?" tanya Sarah.


"Tidak" ucap Fredericka.


"Kenapa kakak tidak pulang?" tanya Sarah.


"Papah mu belum pulang dari semalam, mamah mu juga, jadi kakak juga gak pulang, kalau kakak pulang kasian kamu sendirian dirumah sebesar ini" ucap Fredericka.


"Papah sudah terbiasa tidak pulang kak, kalau mamah" ucap Sarah menghentikan pembicaraan.


"Mamah kenapa sayang?" tanya Fredericka.


"Papah dan mamah sudah lama berpisah kak, jadi wajar saja, jika mamah tidak pulang ke rumah papah, karena mamah sudah mempunyai suami baru" ucap Sarah.


"Cerai?" tanya Fredericka.


"Iya kak" ucap Fredericka menunduk sedih.


"Sudah berapa lama orangtua mu bercerai Sarah?" tanya Fredericka.


"6 tahun kak Ika" ucap Sarah menunduk sedih.


"Oh gitu, maaf ya Sarah, kakak gak tahu" ucap Fredericka.


"Iya kak, gak apa-apa kok" ucap Sarah tersenyum.


"Sekarang kamu sarapan dulu ya, tadi kakak sudah menyiapkan sarapan untuk kamu di dapur" ucap Fredericka tersenyum mengelus pucuk kepala Sarah.


"Iya kak" ucap Sarah bangun dari tempat tidurnya dan pergi ke dapur.


"Kakak sudah makan?" tanya Sarah.


"Sudah sayang" ucap Fredericka tersenyum mengelus pucuk kepala Sarah.


"Oke kak" ucap Sarah tersenyum.


Sarah pergi sarapan dan Fredericka merapikan kamar Sarah yang berantakan.


Setelah sarapan Sarah kembali ke dalam kamarnya dan memakai seragam sekolahnya.


"Mau kemana Sarah? apa kamu ingin pergi ke sekolah? kamu sekolah dimana sayang?" tanya Fredericka.


"Di SMPN X kak" ucap Sarah tersenyum.


"Sarah berangkat dulu ya kak Ika, assalamualaikum" ucap Sarah mencium punggung tangan Fredericka.


"Iya sayang, wa'alaikumsalam, mau kakak anterin gak ke sekolah?" tanya Fredericka.


"Gak usah kak Ika, Sarah jalan kaki aja, sekalian olahraga, dekat banget kok kak dari sini" ucap Sarah tersenyum.


"Oh begitu, ya sudah kamu hati-hati ya sayang" ucap Fredericka tersenyum.


"Iya kak Ika" ucap Sarah tersenyum.


"Kasian Sarah, malang sekali nasibnya, ia masih kecil tapi sudah harus menjadi anak broken home yang ditinggal cerai oleh kedua orangtuanya" ucap Fredericka sedih menghela nafas panjang.


6 jam berlalu, saatnya semua siswa pulang.


"Assalamualaikum kak Ika" ucap Sarah mengetuk pintu rumahnya


"Wa'alaikumsalam" ucap Fredericka membukakan pintu.


Sarah langsung mencium punggung tangan Fredericka saat ia membuka pintu.


"Ayo masuk sayang, kakak sudah menyiapkan makanan untuk kamu" ucap Fredericka tersenyum mengelus pucuk kepala Sarah.


"Iya kak, Sarah mau mandi dulu" ucap Sarah tersenyum.


"Oke sayang" ucap Fredericka tersenyum mengelus pucuk kepala Sarah.


Sarah keluar dari kamarnya dan mereka makan bersama.


"Sarah" panggil Fredericka.


"Iya kak, ada apa?" tanya Sarah.


"Setelah makan, kita lanjutkan pelajaran yang kemarin ya sayang" ucap Fredericka.


"Baik kak" ucap Sarah tersenyum.


Mereka melanjutkan pelajaran mereka kemarin.


"Kemarin kita belajar tentang makhluk hidup, apakah kamu masih ingat Sarah? apa itu makhluk hidup?" tanya Fredericka.


"Manusia, hewan dan tumbuhan" ucap Sarah.


"Lalu apa lagi?" tanya Sarah.


"Hm, lupa akh kak, udah akh lanjutin aja" ucap Sarah.


"Kemarin kita udah bahas tentang makhluk hidup kan, sekarang kita membahas tentang respirasi, respirasi itu adalah proses biokimia, di mana sel-sel suatu organisme memperoleh energi dengan menggabungkan oksigen dan glukosa. Kemudian menghasilkan pelepasan karbon dioksida, air, dan ATP (Adenosin Trifosfat)" ucap Fredericka.


"Jika manusia menghasilkan karbon dioksida, respirasi adalah kebalikan dari fotosintesis. Karena adanya autotrof yang diambil oleh air, bersama dengan sinar matahari, untuk membuat glukosa dan oksigen" ucap Fredericka.


"Produk respirasi adalah karbon dioksida dan air, yang kemudian digunakan untuk proses fotosintesis pada tumbuhan" ucap Fredericka.


"Transpirasi adalah proses pelepasan uap air dari permukaan tubuh tumbuhan, sebagian besar melalui stomata" ucap Fredericka.


"Apa itu stomata kak?" tanya Sarah


"Stomata adalah bagian dari daun yang memiliki pori-pori dan dilindungi oleh sel penjaga. Sel-sel ini dapat membuka dan menutup untuk mengeluarkan zat-zat tertentu. Stomata terletak di bagian bawah daun" ucap Fredericka.


Sarah keluar dan memetik sehelai daun lalu menunjukkannya pada Fredericka.



''Apakah yang ini kak?" tanya Sarah.


"Mungil sekali daun yang kamu petik Sarah" ucap Fredericka tersenyum menggelengkan kepalanya.


"HEHE, iya kak, yang ini lucu, menggemaskan" ucap Sarah.


Fredericka menggelengkan kepalanya terheran melihat tingkah laku Sarah.


"Iya sayang yang itu namanya stomata" ucap Fredericka tersenyum.


"Oh, oke kak" ucap Sarah.


"Oke, mari kita lanjutkan" ucap Fredericka.


"Gutasi adalah proses dimana air dikeluarkan dari tanaman. Gutasi lebih jarang terjadi daripada transpirasi. Agar terjadi gutasi, tanaman harus terkena kondisi tertentu yang kemudian menyebabkan air keluar" ucap Fredericka.


"Perbedaan antara Gutasi dan Transpirasi itu tergantung pada waktunya, proses gutasi terjadi pada malam atau pagi hari. Sedangkan proses gutasi berlangsung di bawah sinar matahari (melalui stomata) dan berlangsung sepanjang hari (melalui kutikula atau sel lensa)" ucap Fredericka.


"Pada proses transpirasi, bentuk air yang dikeluarkan berupa uap air, sedangkan pada proses gutasi berupa tetesan air (cair)" ucap Fredericka.


"Apakah kamu mengerti Sarah?" tanya Fredericka.


Zzz... Zzz... Zzz...


"Aduh, anak ini ya dijelaskan Panjang×Lebar×Tinggi dan dia malah asik tidur" ucap Fredericka sambil menepuk keningnya sendiri.


"Hm, haruskah aku mengejutkannya? agar dia terbangun" ucap Fredericka dalam hatinya.


"Sarah bangun Sarah ada kebakaran" ucap Fredericka dengan nada panik.


Sarah bangun dan bergegas pergi.


"Kakak dimana kebakarannya?" tanya Sarah sambil membawa ember berisi air.


"HAHAHA... !, aku hanya bercanda dan kamu percaya akan hal itu" ucap Fredericka menertawakannya.


"Akh kak Ika mengganggu orang tidur saja, kamu sudah pergi sana, aku mau tidur lagi" ucap Sarah pergi ke kamarnya.


"Bagaimana pelajaran ini?" tanya Fredericka.


"Besok saja aku mau tidur lagi udah sana kamu pulang" ucap Sarah sambil mengunci pintu kamarnya.


"Sarah buka pintunya, bagaimana jika aku dimarahi oleh ayahmu?" tanya Fredericka.


"Nanti aku yang kasih tau ke papah, aku masih ngantuk banget, mau tidur, lagian papa juga nggak ada dirumah kan? gak akan ketahuan" ucap Sarah menguap.


Hm.


"Tok... tok... Sarah buka pintunya nak" ucap Alderts mengetuk pintu.


Fredericka yang mendengarnya langsung bergegas untuk membukakan pintu.


"Eh om Alderts" ucap Fredericka bersalaman.


"Dimana Sarah Fre?" tanya Alderts.


"Sarah sudah tidur di dalam kamarnya om" ucap Fredericka.


"Oh gitu" ucap Alderts.


"Iya om" ucap Fredericka.


"Jika kamu ingin pulang, pulang saja, biar om yang akan menemani Sarah di rumah" ucap Alderts tersenyum.


"Oke om, assalamualaikum" ucap Fredericka tersenyum berpamitan untuk pulang.


"Ya wa'alaikumsalam, hati-hati di jalan ya Fre" ucap Alderts tersenyum.


"Ya om,terima kasih" ucap Fredericka tersenyum.


"Sama-sama" ucap Alderts membalas dengan senyuman.