
''Rissa bangun sayang udah pagi, nanti kamu terlambat ke sekolah'' ucap tante Ayu membangunkan Shivanya yang masih tertidur pulas.
''Iya tante, Rissa mau mandi dulu ya tante" ucap Shivanya menguap dan duduk diatas tempat tidurnya.
''Iya Rissa'' ucap tantenya tersenyum keluar kamarnya.
''Apakah kamu tidak sarapan dulu Rissa? sarapan dulu sayang baru berangkat ke sekolah" ucap tante Ayu.
''Iya tante" ucap Shivanya.
''Tante, makanannya udah habis, Rissa langsung berangkat ke sekolah aja ya tante" ucap Shivanya.
''Ya sayang" ucap tante Ayu.
"Shivanya berangkat dulu ya tante, assalamualaikum" ucap Shivanya sambil mencium punggung tangan tantenya.
''Iya Rissa wa'alaikumsalam" ucap tantenya tersenyum mengelus pucuk kepala Rissa.
"Shivanya" panggil bu Kinara wali kelasnya.
''Iya bu ada apa?" tanya Shivanya.
''Senin sore tanggal 25 Juli ada acara atau tidak? ikut ibu yuk ke kompetisi modeling di Senayan, mau atau tidak Shiva?'' tanya bu Kinara.
''Iya bu Insya Allah" ucap Shivanya.
''Ya sudah, ayo kita masuk ke kelas dengan ibu" ucap ibu Kinara.
''Iya bu" ucap Shivanya.
''Assalamualaikum'' warahmatullahi wabarakatuh selamat pagi semua'' ucap bu Kinara memasuki ruang kelas bersama Shivanya.
"Kok si KEMOCENG bisa datang sama bu Kinara sih?" tanya Callista pada Bright terkejut.
''Entahlah, lu nanya sama gw terus gw nanya sama siapa?" tanya Bright.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh selamat pagi juga bu" ucap semua siswa serempak
"Shivanya" ucap Feby di depan pintu kelasnya.
"Mbak Feby, masuk mbak, ibu Kinara apa mbak Feby bisa masuk ke dalam ruang kelas? kasian dia berdiri di depan pintu" ucap Shivanya.
''Feby? Feby siapa Shivanya?'' tanya bu Kinara.
''Dia kakak sekaligus sahabat sahabat saya bu, boleh ya bu please, kasian mbak Feby" ucap Shivanya memohon kepada bu Kinara.
''Tidak ada seorang pun di depan pintu sana Shivanya" ucap bu Kinara celingukan mencari seseorang yang dimaksud oleh Shivanya.
"Namanya juga ORANG GILA bu!!!" ucap Callista menertawakannya.
Murid lain pun ikut menertawakan keanehan Shivanya yang semakin menjadi itu.
Bu Kinara menatap seluruh siswa dan mengatakan "HUSTT DIAM SEMUANYA!!!" ucap bu Kinara.
''Shivanya, ibu tidak suka ya bercandaan kamu itu GAK LUCU!!!" ucap bu Kinara menahan amarahnya.
''Shivanya gak bohong bu, Shivanya gak bercanda, ada mbak Feby bu didepan" ucap Shivanya menunjuk ke depan pintu kelasnya.
''Hm, ya sudah lah suruh dia masuk saja walaupun ibu tidak melihat ada siapapun disana" ucap bu Kinara.
''Iya bu" ucap Shivanya pergi menghampiri mbak Feby di depan pintu kelasnya.
"Mbak Feby ayok masuk aja ke dalam kelas, dibolehin kok sama ibu guru" kata Shivanya sambil menarik tangan Feby.
"DASAR SINTING!!!" ucap Callista.
"OBATNYA HABIS KALI YA ITU ORANG?" tanya Bright.
"Entahlah" ucap Callista.
"Kak, duduk saja di bangku sebelahku, kebetulan bangku itu kosong" ucap Shivanya.
"Iya Shivanya" ucap mbak Feby tersenyum.
Shivanya pun membalas senyumannya dan menatap bu Kinara yang tengah diam mematung.
“Mataku yang rabun jauh atau ada yang aneh dengan Shivanya, kenapa dia berbicara sendiri?, hm ya sudah lah aku pusing melihat tingkah lakunya yang sangat aneh itu” batin bu Kinara.
Beralih ke kediaman tante Ayu, orangtua Shivanya datang untuk menjemput Shivanya dan mengajaknya untuk pulang kampung.
"Assalamualaikum" ucap Fajri, ayah Shivanya di depan pintu adiknya
"Wa'alaikumsalam, ayo masuk mas" jawab tante Ayu.
"Sebentar, aku akan membuatkan mu minum untuk kalian" ucap tante Ayu.
"Iya terima kasih" ucap ayah Shivanya tersenyum.
Beberapa saat kemudian Ayu datang membawa minuman.
''Silahkan diminum" ucap Ayu tersenyum pada kedua orangtua Shivanya.
''Ya, terima kasih, oh iya, apakah Shivanya sudah pulang?" tanya Fajri.
''Shivanya belum pulang mas, masih di sekolah" ucap Ayu.
''Oh ya sudah, biar kita yang jemput saja ke sekolah agar bisa segera mempersiapkan perjalanan menuju kampung halaman" ucap Fajri.
''Iya mas, oh iya kapan sampai di jakarta? mau kemana mas?" tanya Ayu.
''Tadi malam, mau pulang ke kampung halaman kita" ucap Fajri.
''Oh gitu, mau kemana nih mas sama mbak-nya?" tanya Ayu.
''Ke Jawa, kampung halaman istri saya" ucap Fajri.
''Oh begitu" ucap Shivanya tersenyum.
"Papah, sudah waktunya Shivanya pulang" ucap istrinya menepuk pundak suaminya.
''Oke, oke, ayo pergi ke sekolah Shivanya sekarang, Ayu kita pamit ya, titip salam juga untuk Farid, terima kasih banyak telah merawat Shivanya dengan baik selama ini" ucap Fajri tersenyum.
"Iya sama-sama mas, mbak" ucap Ayu tersenyum.
''Assalamualaikum'' ucap Fajri.
''Wa'alaikumsalam" ucap Ayu.
"Assalamualaikum Yu" ucap istri Fajri.
"Wa'alaikumsalam mbak" ucap Ayu tersenyum.
"Yeay, bel pulang" ucap semua siswa.
''Sebentar ya anak-anak jangan keluar kelas dulu, saya mau kasih pengumuman penting nih, mulai besok tanggal 22 Juli sampai 13 Agustus libur dan tanggal 15 Agustus kalian masuk seperti biasa, oke sekarang kalian boleh pulang" ucap bu Kinara.
''Iya bu terima kasih" ucap seluruh siswa kompak.
Ketika seluruh siswa dan bu Kinara keluar dari dalam kelas, Callista memanggil Shivanya dan memintanya untuk menunggu sebentar di dalam ruang kelas.
''Shivanya" panggil Callista.
"Iya Callista ada apa?" tanya Shivanya.
"Jangan pulang dulu ya, tunggu disini dulu aja sebentar" ucap Callista.
"Iya Shivanya, tunggu disini sebentar saja ya" timpal Bright kembaran Callista.
''Oke" ucap Shivanya kembali duduk di bangkunya.
Setelah memastikan Shivanya duduk di bangkunya, Callista Dian Bright berlari meninggalkannya di dalam ruang kelas dan mengganjal pintu itu dari luar dengan meja agar Shivanya tidak dapat membuka pintu itu.
Shivanya dan Bright tertawa bahagia dan mengatakan "RASAKAN KAU!!!'' ucap Callista.
"Gimana? enak kan? dikurung di dalam ruang kelas sendirian, masih mending kita gak bawa lu ke rumah sakit jiwa kalau kita bawa lu ke rumah sakit jiwa pasti lu udah di ikat deh sama petugas RSJ biar gak kabur, UPS!! KECEPLOSAN!!" timpal Bright.
"Udah yuk tinggalin aja dia" ucap Callista menepuk pundak kembarannya itu.
"Ayok" ucap Bright mengangkat alisnya menyeringai.
Callista dan Bright pun meninggalkan Shivanya yang terus mengetuk-ngetuk pintu itu dari dalam.
"Callista, Bright kalian kenapa? kok kayaknya senang banget begitu" ucap Shivanya Ayuningtyas ibu mereka.
"Iya mah lagi seneng banget nih" ucap Callista.
''Kenapa sayang?" tanya ibunya.
"Gak apa-apa kok mah cuma lagi seneng aja tadi soalnya lucu banget di kelas makanya masih kebawa suasana deh sampai sekarang" ucap Callista.
''HEHEHE iya mah, Callista benar" timpal Bright.
"Oh gitu, ya udah masuk ke dalam mobil kita pulang ya sayang" ucap ibunya tersenyum.
"Iya mah" ucap Bright dan Callista kompak.