
"Ini semua karena kamu Hasan! aku tidak akan pernah memaafkan mu, aku akan mengutuk kehidupan mu Hasan! kamu tidak boleh bahagia, setelah kamu merenggut nyawa ku! kamu, keluarga mu, ataupun hasil reinkarnasi mu nanti tidak boleh bahagia! aku bersumpah tidak akan pernah mengampuni mu Hasan! aku akan membuatmu celaka hingga kamu meregang nyawa Hasan!" ucap Fredericka menangis sesenggukan.
"Jika kamu memaafkannya, kamu adalah orang terbodoh Fredericka, kamu memiliki otak yang pintar, kamu menguasai enam bahasa asing, jika kamu kalah dengan cinta, kamu adalah orang terbodoh, dan semua ilmu yang kamu pelajari di perguruan tinggi itu tidak berarti sama sekali, jika cinta mu yang memegang kendali atas diri mu"
"Bunda ratu, bolehkah aku ke daratan untuk mencari keberadaan Hasan? dia tidak boleh bahagia, hanya kematian yang pantas untuk dia dapatkan! hanya maut yang pantas dia dapatkan setelah dia membunuh ku! setelah aku tahu jika aku mempunyai skoliosis, dunia ku sangat hancur rasanya, aku berpikir jika tidak akan pria yang mau sama aku, karena selama ini setiap aku dekat dengan pria, dan aku memberitahu pada mereka jika aku skoliosis, mereka langsung pergi meninggalkan ku, berbeda dengan Hasan, aku memberitahunya jika aku skoliosis, tapi dia tetap ada di samping ku, aku berpikir jika dia adalah laki-laki yang tulus mencintai ku apa adanya, ternyata aku salah, aku tertipu oleh topeng manisnya, aku tertipu oleh rayuannya, sahabat ku pernah mengatakan jika aku tidak boleh menerimanya secepat itu, tapi aku mengabaikannya, beberapa bulan saat kami berpacaran, aku berterus terang pada Hasan, dan dia mau menerima ku, aku menerimanya dengan tulus, aku tidak peduli masa lalunya, bahkan aku mengabaikan jika dia adalah suami orang pada saat itu, mereka memberitahukan hal itu kepada ku, tapi aku tidak mempercayai mereka karena perlakuan Hasan yang sangat manis pada ku, aku tidak percaya jika dia adalah suami orang, ketika aku melihat dan mendengar sendiri jika dia adalah suami orang, aku tetap menerimanya, karena aku tidak bisa melihatnya yang ingin bunuh diri di hadapan ku karena aku menolaknya, akhirnya aku menerima kembali laki-laki itu, tapi ternyata itu keputusan yang salah, seandainya jika saat itu aku tidak kembali padanya, mungkin saat ini aku masih hidup dan bisa berjuang untuk mewujudkan mimpi ku, kamu benar, jika aku adalah orang terbodoh, karena untuk memahami sifat aslinya saja aku tidak bisa, aku keliru dalam menjatuhkan pilihan ku, keegoisan ku dan cinta ini yang akhirnya membunuh ku, mengapa kamu melakukan semua ini padaku Hasan? setelah semua yang kita lalui bersama, setelah semua kenangan manis kita, mengapa harus aku yang terluka? aku kita kita akan hidup bahagia di dalam satu atap yang sama setelah kamu melamar ku tepat di hari ulangtahun ku, aku kira itu adalah hari ulangtahun yang paling membahagiakan untuk ku, ternyata sebaliknya, kamu membuat hari kelahiran ku sebagai hari kematian ku, bukan hari yang aku kenang selama hidup ku sebagai hari yang paling membahagiakan, kamu membuat hari itu sebagai hari kutukan untuk ku, karena kamu, aku jadi membenci hari ulangtahun ku sendiri, dan mengapa Rissa harus terlahir di hari yang sama dengan kelahiran ku? apa Rissa juga akan meregang nyawa di hari kelahirannya sama seperti ku? aku tidak akan membiarkan Rissa kehilangan nyawanya tepat di hari ulangtahunnya, aku tidak ingin Rissa membenci hari ulangtahunnya sendiri sama sepertiku"
"Suatu saat kejujuran mu akan membuat Rissa membenci hari ulangtahunnya sendiri, karena hati Rissa sangat tulus"
"Kalau begitu aku tidak akan pernah memberitahukan hal ini pada Rissa selamanya, aku akan menjaganya, aku akan memberitahukan masa lalu ku padanya, karena dia berhak untuk tahu, tapi tidak dengan hari menyakitkan itu"
"Benar katamu, jika Rissa berhak untuk tahu, lantas mengapa kamu tidak ingin memberitahukan tentang hari itu kepada Rissa? kamu harus memberitahukan hari itu kepada Rissa"
"Aku akan memberitahukannya ketika Rissa merasakan kebahagiaan di hati itu, hingga dia tidak akan terlalu membenci hari itu seperti ku"
"Sandra selalu memperhatikan Rissa, dia tidak menampakkan wujudnya pada Rissa, tapi dia selalu menjaga dan menemani Rissa, mungkin Sandra punya rencana, Sandra tahu sesuatu yang akan terjadi pada Rissa, makanya Sandra memutuskan untuk tidak menampakkan wujudnya di hadapan Rissa"
"Sandra mengetahuinya, dan biarkan Sandra yang menemani Rissa, kamu tidak boleh datang menemuinya ketika umurnya belum cukup, karena itu akan merenggut akal sehatnya, biarkan Sandra menemuinya terlebih dahulu, dan kalian harus memberitahu pada Rissa, jika Rissa adalah produk ketiga setelah kamu dan Sandra, dia memang anak tunggal tetapi dia punya dua kakak, karena dia adalah hasil reinkarnasi dari dua orang yang telah mendahuluinya, kalian harus menentukan kapan waktu yang tepat untuk Rissa mengetahuinya semuanya, tapi jangan buka semuanya itu dalam waktu yang bersamaan, berikan jeda waktu setiap kalian membuka satu fakta, karena percayalah, jika satu fakta yang kalian katakan kepadanya akan sangat mempengaruhi kehidupannya, satu fakta bisa membuat dia sangat tertekan, jadi jangan memberitahukan semua fakta di dalam satu hari yang sama, beritahukan fakta lain ketika satu fakta itu telah lama kalian katakan, agar Rissa bisa beradaptasi dengan keadaannya yang menyakitkan, karena akan sulit bagi logikanya untuk menerima semua fakta yang ada"
"Baiklah, aku tidak akan menemui Rissa, aku akan membiarkan Sandra terlebih dahulu yang menemui dan menjaganya, karena aku tidak ingin Rissa sampai masuk rumah sakit jiwa karena semua fakta yang menyakitkan ini, tidak mudah bagi seseorang menerima jika dia pernah mati, apalagi dia pernah mati dua kali dan hidup kembali, dia adalah perwujudan dari dua orang yang telah lama meninggal dunia, logika mana yang mudah untuk menerima semua fakta yang menyakitkan itu? aku rasa tidak ada satupun logika yang bisa menerima semuanya dengan cepat, Rissa harus merasakan rasa sakit ku, rasa sakit Sandra dan juga rasa sakitnya sendiri, Rissa harus merasakan tiga luka dari tiga orang yaitu aku, Sandra, dan juga dirinya sendiri, semoga dia tidak gila ketika mengetahui semua fakta yang menyakitkan ini"
"Dia tidak akan gila, mungkin mentalnya memang akan terguncang, tapi itu adalah satu hal yang wajar, ketika telinga mendengar fakta menyakitkan yang orang lain katakan, tapi mental Rissa tidak selemah itu Fredericka, percayalah jika Sandra mampu untuk menguatkan mentalnya, biarkan tangan Sandra yang terlebih dahulu untuk merangkul dan memeluknya, kamu tidak boleh datang di waktu yang bersamaan dengan Sandra, karena itu akan sangat mengguncang mentalnya, biarkan Sandra yang maju terlebih dahulu, karena dia adalah orang pertama setelah mu, biarkan adik mu Sandra yang memulainya terlebih dahulu"
"Baiklah, aku akan mengikuti nasihat mu itu, karena tidak ada yang lebih penting bagi ku selain kesehatan mental Rissa"
"Kalau begitu tenanglah Fredericka, istirahat lah, tenangkan dirimu, tenangkan pikiran mu, jangan pikirkan apapun untuk saat ini, biar aku yang akan menemui keluarga mu"
"Oke baiklah"