Sarah

Sarah
1. SARAH ANGELINA



"Karna duniaku tak seindah yang kalian bayangkan" _Sarah


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Sarah Pov


Namaku Sarah Angelina siswi kelas 12 Senior High School sekolah swasta yang ada di dekat tempat tinggalku.


Aku tinggal bersama Papa yang bekerja sebagai pegawai perusahaan tekstil Di daerah kami.


Kedua orang tuaku sudah lama bercerai.


Aku masih ingat jelas walaupun dulu aku masih berumur 7 tahun saat Mama dan Papa sering bertengkar setiap mereka bertemu.


Aku dan Margaret kakakku selalu bersembunyi di kamar menutupi tubuh kami berdua dengan selimut sambil berpelukan.


Sejak kecil mama tidak suka denganku,Aku tak tau mengapa.


Aku sangat ingin diperhatikan oleh Mama dengan cara menjadi anak baik hingga anak nakal yang bandel sudah aku coba tapi Mama selalu tak peduli.


Mama selalu saja memanjakan Margaret hingga suatu ketika aku dan Margaret tengah bermain di water park saat liburan pertama Kami sekeluarga.


Saat Margaret mengajakku main kejar-kejaran ke kolam khusus orang dewasa yang dalam.


Tanpa sengaja Margaret yang tengah mengejarku di tabrak lelaki dewasa yang tak aku kenal sebelumnya yang tampaknya terburu-buru dan tak melihat sekitar hingga Margaret jatuh ke kolam itu.


Tak ada yang bisa aku lakukan saat itu karna aku juga tak bisa berenang kecuali selain berteriak minta tolong sambil menangis sehingga tim penyelamat datang dan menyelamatkan Margaret.


Mama dan Papa yang baru datang melihat petugas memberikan pertolongan pertama pada Margaret.


Mama yang melihat itu langsung menagis tersedu-sedu.


"Apa yang Kau lakukan pada anakku. Kau mau membunuhnyaΒ Β  dasar anak Sialan." teriak mama sambil mengguncang bahuku hingga .


"Tidak ma tida,."


Plakk


Belum selesai aku berbicara.


Satu tamparan tepat mengenai pipiku


Hingga membuat telingaku berdengung ngilu.


"Ariana, ini musibah tenangkan Hatimu lebih baik kita melihat keada.."


"Bela terus anak sialanmu itu Thomas, aku muak hidup denganmu selalu saja anak sialan itu yang kau bela lebih baik kita berpisah saja dan urus anak sialan itu sepuas yang kau mau." Potong mama pada papa yang tengah disampingku.


Papa hanya diam.


Tak lama kemudian ambulans datang membawa Margaret dan mama pergi ke rumah sakit.


Di situ tinggal aku dan Papa dalam keheningan dengan air mata yang tak kunjung redah dari pipiku yang paling aku benci.


"Pa kenpa mama tidak suka pada Sarah, apa karna Sarah Nakal? Sarah janji gak akan nakal lagi pa asal mama jangan pergi." ucapku sambil terisak menghapus air mata sialan yang masih terus mengalir dengan punggung tanganku.


"Sarah anak baik sayang. Mama juga sayang sama Sarah hanya saja mama terlalu terbelenggu masa lalu jadi mata mama tertutupi oleh luka." ujar papa memegang bahuku.


"Suatu saat mama pasti akan berubah dan sayang sama Sarah jadi bersabar ya sayang." sambung Papa mengelus ramburuku.


Ku tatap mata Papa mencari kebenaran apa yang iya katakan.


Namun yang kulihat tak seindah ucapanya.


Didalam mata itu ku lihat juga luka.


Luka yang Papa tutupi dengan senyuman agar aku tetap tegar.


Walaupun sebenarnya papa juga terluka sama sepertiku.


Dia akan kehilangan istri dan anaknya karna keberadaanku yang tidak ku ketahui apa salahku.


Sudah hampir 11 tahun berlalu tapi Bayangan kejadian itu selalu menghantuiku saat malam tiba.


Membuat jiwa ini linglung dan bertanya-tanya.


Mengapa selalu aku yang salah tapi aku tak tau letaknya kesalahan itu di mana.


Tidak ada yang menjelaskan dan tidak ada yang benar-benar memikirkan perasaanku.


Aku masih sangat kecil waktu itu dan sudah harus dipaksa mendewasakan diri dengan keadaan.


Jadi siapa yang paling


Tersakiti di sini.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


******Chapter ini memang agak pendek ya guys.


Dan di Chapter pertama ini aku pake POV Sarah agar kalian sedikit tau bagaimana perasaan Sarah sebagai seorang anak yang broken home.


Disini update cerita insyaallah seminggu sekali setiap Senin ya.. kalo inget karena author sering pelupa.


Makanya ingetin atuh Authornya


Spam gitu kan biar tau rasanya di perhatikan walaupun bukan doi.


Jangan lupa vote,klik jempol,komen serta shere cerita ini ya


See you 😘***