Sarah

Sarah
Win



''Assalamualaikum'' ucap Kinara di depan pintu rumah Shivanya.


''Wa'alaikumsalam, maaf ibu siapa? cari siapa ya bu?'' tanya ibu Shivanya.


''Saya Kinara bu, wali kelasnya Shivanya'' ucap Kinara.


''Maaf bu saya tidak tahu'' ucap ibu Shivanya.


''Tidak apa-apa bu, Shivanya ada?'' tanya Kinara.


''Ada bu, silakan masuk dulu, saya akan panggilkan Shivanya'' ucap ibu Shiva tersenyum.


''Oke terima kasih'' ucap Kinara tersenyum.


''Ya bu sama-sama'' ucap ibu Shivanya.


"Shivanya, itu ada gurumu di depan, temui dulu nak'' ucap ibunya di depan kamar.


"Siapa mah? bu Kinara atau bukan mah?" tanya Shivanya.


"Gak tahu nak, katanya wali kelas kamu, coba temui dulu sana di depan" ucap ibunya.


"Iya mah" ucap Shivanya keluar dari dalam kamarnya menghampiri Kinara.


"Permisi bu Kinara" ucap Shivanya.


"Iya Shivanya, kamu pergi ke sekolah dengan ibu saja ya, hari ini kan kamu memiliki kompetisi" ucap bu Kinara.


"Ya ampun bu, tidak usah repot-repot, Shivanya bisa pergi ke sekolah sendiri atau nanti diantar ibu ku saja" ucap Shivanya.


"Gak repot kok sayang, ayok pergi ke sekolah sama ibu sekarang, nanti telat, kamu kan juga belum dandan dan ganti baju" ucap Kinara.


"Iya bu, Shivanya pamit dulu sama mamah Shivanya ya bu" ucap Shivanya.


"Iya sayang" ucap Kinara.


"Mah, Shivanya pergi ke sekolah dulu ya sama bu Kinara" ucap Shivanya.


"Wali kelas mu tidak mau minum dulu nak?" tanya ibumu dari dapur.


"Tidak perlu bu, Shivanya dan saya langsung pergi ke sekolah saja" ucap bu Kinara.


''Oke bu, terima kasih bu, sudah repot-repot datang kesini hanya untuk menjemput Shivanya" ucap ibu Shivanya menghampiri mereka dari dapur.


"Tidak bu, saya juga ingin sekolah, lagipula rumah saya di belakang rumah ibu, jadi sekalian saja, saya ke rumah Shivanya" ucap Kinara tersenyum.


"Terima kasih banyak bu" ucap ibu Shiva.


''Iya bu sama-sama'' ucap Kinara.


''Ayok Shivanya'' ucap Kinara.


''Ya bu'' ucap Shivanya.


''Shivanya berangkat ke sekolah dulu ya, assalamualaikum mah'' ucap Shivanya mencium punggung tangan ibunya.


''Wa'alaikumsalam sayang'' ucap ibunya.


Shivanya pun pergi ke sekolah dengan Kinara.


''Ayok turun, kita sudah sampai'' ucap Kinara.


''Ya bu'' ucap Shivanya.


''Ini bajumu, ganti baju dulu'' ucap Kinara memberikan dress cantik untuk Shivanya.


''Ya bu'' ucap Shivanya.


''Duduk di sini, biar ibu make over kamu'' ucap Kinara.


''Ya bu'' ucap Shivanya.


'''Shivanya Nerissa'' panggil juri kompetisi.


''Shiva kamu dipanggil, cepat kesana'' ucap Kinara.


''Ya bu'' ucap Shivanya.


''Oke, saya akan mengumumkan siapa pemenang kompetisi kali ini, mari kita mulai dengan juara harapan 3 terlebih dahulu, oke?" tanya MC acara.


"Iya" jawab seluruh peserta kompak.


"Juara harapan 3 jatuh kepada peserta atas nama Auristela Lesham, silahkan naik ke atas panggung" ucap MC acara.


"Juara harapan 2 diraih oleh peserta bernama Adele Adriana" ucap MC acara.


"Juara harapan 1 jatuh ke tangan peserta bernama Arshinta Kirania" ucap MC acara.


"Juara 3 diraih oleh peserta bernama Fabricia Rosalie" ucap MC acara.


"Juara 2 diraih oleh peserta bernama Keyra Novitalia" ucap MC acara.


"Juara 1 jatuh ke... selamat kepada peserta atas nama Shivanya Nerissa!!!" ucap MC acara.


"Shivanya kamu menang sayang" ucap bu Kinara memeluknya.


"Iya bu" ucap Shivanya.


"Selamat ya Shivanya atas kemenangan kamu" ucap bu Kinara tersenyum mengelus pucuk kepala Shivanya.


"Selamat Denya" ucap Aji.


"Denya? siapa Denya?" tanya Shivanya.


"Denya adalah kamu Shivanya" ucap Aji.


"Kenapa Denya?" tanya Shivanya heran.


"Tidak apa-apa, lebih baik seperti itu, bukan? anggap saja itu panggilan kesayangan dari aku" ucap Aji tersenyum mengangkat alisnya.


"Apaan sih Aji? kumat deh gilanya" ucap Shivanya kesal.


Hahaha!!! Aji menertawakan Shivanya yang tengah kesal saat ini.


"Oke" ucap Aji.


"Aji bagaimana kamu tahu kalau aku sekolah di sini? perasaan aku tidak pernah memberitahukan mu tentang hal ini" ucap Shivanya.


"Mamah" ucap Shivanya saat melihat ibunya datang.


"Selamat ya sayang atas kemenangan kamu" ucap ibunya.


"Iya mah" ucap Shivanya.


"Mari kita pulang" ucap ibunya.


"Iya mah" ucap Shivanya.


"Bu tunggu jangan pulang dulu, kita foto dulu sebentar, sayang banget kan momen kebahagiaan Shivanya tidak diabadikan dalam gambar" ucap bu Kinara.


"Iya, ibu benar juga, sayang kamu foto dulu ya" ucap ibunya.


"Iya mah" ucap Shivanya.


1... 2... 3...


"Calon istriku sangat cantik" ucap Aji tertawa kecil.


"Apa kamu bilang?" tanya Shivanya.


"Hm, Aji masih kecil" ucap ibu Shiva.


"Iya tante bercanda doang kok tadi" ucap Aji malu.


"Ya sudah, sekarang kita pulang saja, kan sudah selesai pemotretannya" ucap ibunya.


"Iya mah " ucap Shivanya.


Aji ikut pulang bersama Shivanya ke rumahnya.


"Saatnya makan, ayo Aji makan bersama kita saja" Kata ibu Shivanya.


"Ya tante" Jawabnya tersenyum.


"Mah, Shivanya mau mandi dulu ya" ucap Shivanya.


"Iya nak" ucap ibunya.


Setelah selesai mandi, Shivanya menghampiri ibunya dan Aji kemudian mereka makan bersama.


"Alhamdulillah kenyang juga" ucap Shivanya.


"Denya" panggil Aji.


"Kenapa?" tanya Shivanya jutek.


"Santai kali bund!!, nyolot banget dh nanyanya!!" ucap Aji.


"Itu udah santai, kamu-nya saja baperan" ucap Shivanya.


"Hm, apakah kamu suka menonton film horor?" tanya Aji.


"Iya" ucap Shivanya.


"Ayo nonton film horor, saya punya banyak kaset film horor" ucap Aji.


"Oke juga" ucap Shivanya.


"Kamu tunggu disini, aku akan segera kembali dan membawa kasetnya" ucap Aji.


"Nonton dirumah kamu aja akh enak bisa rebahan" ucap Shivanya.


"Apakah kamu ingin menontonnya di rumah saya?" tanya Aji meyakinkan.


"Ya, apakah anda tidak mendengarnya?" tanya Shivanya.


"Hm, apakah anda tidak bisa santai?" tanya Aji.


''Lagian kamu ngeselin kan tadi udah aku bilang, nonton dirumah kamu aja" ucap Shivanya kesal.


''Ya sudah kalau seperti itu, ayok kita kerumah ku" ucap Aji.


"Iya" ucap Shivanya.


''Mah, Shivanya mau pergi ke rumah Aji ya, boleh kan?" tanya Shiva pada ibunya.


''Iya nak'' ucap ibunya tersenyum.


''Assalamualaikum mah'' ucap Shivanya mencium punggung tangan ibunya.


''Wa'alaikumsalam'' ucap ibunya.


"Ayok Ji, lama banget deh kamu'' ucap Shivanya menarik tangan Aji pergi.


''Sensi banget sih bu!!, santai dong'' ucap Aji kesal.


"Udah santai Aji, kamu-nya aja lama" ucap Shivanya.


''Gak tau akh kesel aku, udah akh gak jadi, aku mau pulang, kamu jangan ikutin aku!!" ucap Aji kesal.


''Maaf" ucap Shivanya bernada sedih.


''Aku tidak menerima permintaan maaf dari mu'' ucap Aji.


''Gitu banget kamu'' ucap Shivanya jatuh tersungkur sedih.


"Canda, ayok bangun'' ucap Aji membantu Shivanya berdiri.


''Gak jadi marah?'' tanya Shivanya.


''Enggak, ya udah yuk'' ucap Aji.


''Iya" ucap Shivanya.