
Mulai besok Dave dan Kimmy akan mulai mengerjakan tugasnya.
Dave memberi deadline satu minggu harus sudah rampung. Ia tak ingin berlama-lama dengan wanita aneh ini.
"Re, lu mau gue bantu deket sama Kak Tomi?"
Tanya Kimmy melancarkan tipu dayanya.
"Iya iya mau."
Jawab Renata bersemangat.
"Syaratnya bilang aja kita kerja kelompok berdua ya. Nanti menurut Kak Tomi lu bisa jagain gue, kan nambah poin plus tuh di mata Kakak gue."
Ujar Kimmy mengimingi Renata yang gampang di bodohi.
"Oke siap."
Ucap Renata menyetujui.
Tomi pun sudah memberi lampu hijau untuknya mengerjakan tugas selama dua minggu kedepan tentu juga dengan persetujuan Marcel.
Kimmy berjalan ke parkiran, naik keatas motor Dave.
"Heh turun. Ngapain lu naik?"
Tanya Dave sambil mengusir Kimmy.
"Kita kan satu tujuan. Gue nebeng lah ya."
Mohon Kimmy.
"Enggak.. lu naik angkot atau ojek atau bus. Terserah. Mau jalan kaki juga terserah."
Ucap Dave tak ada hati.
Kimmy pun turun dan berjalan mencari angkutan umum. Ia sampai di pasar tradisional yang sudah disepakatinya dengan Dave.
"Lama banget."
Dave mengomel.
"Iya tadi angkotnya penuh semua. Maaf."
Ucap Kimmy masih merendah.
Mereka mulai mewawancarai beberapa pedagang yang sudah masuk dalam list tugas mereka.
"Snowman, gue capek..Istirahat dulu ya."
Minta Kimmy merengek. Ia memang tak pernah berjalan selelah itu, kedua kakaknya akan bergantian menggendong Kimmy ketika ia lelah berjalan.
"Manja banget lu. Bangun!"
Ucap Dave membentak.
Kimmy berdiri dan mengikuti kemana kaki Dave menuntunnya. Sampai hari sudah mulai gelap.
"Besok ketemu di pasar dekat stasiun yah."
Ucap Dave sambil berlalu meninggalkan Kimmy.
Ia ingin menangis rasanya semalam ini berada di tempat yang asing baginya.
Ingin menelpon Tomi atau Marcel takut dimarahi. Lalu ia akhirnya memilih pulang menggunakan angkutan umum yang tak jelas kemana tujuannya.
Ia panik semakin lama, angkutan yang ia tumpangi kian menjauhi tujuannya.
Ia turun di tempat yang ia sendiri belum pernah jejaki. Ia mulai menangis ketakutan dengan tempat ini.
"Kak Tomi, Kak Marcel.. aku nyasar, aku takut."
Ia berbicara sendiri sambil menangis tersedu. Tak ada satupun orang di kiri kanannya. Jalanan ini kosong dan gelap. Baterai ponselnya pun habis.
Dari kejauhan terdapat cahaya motor yang menyilaukan. Ingin ia hentikan tapi takut orang jahat. Dilemanya menjadi.
Motor itu terhenti tepat disampingnya. Kimmy menutup mata dengan kedua tangan, takut dengan hantu apalagi orang jahat.
"Naik."
Ucap pengendara motor yang suaranya sangat Kimmy kenal.
"Snowman."
Kimmy merasa lega, ia menghapus air matanya yang sudah membanjiri wajahnya.
"Kenapa bisa sampe sini?"
Tanya Dave.
"Salah naik angkot. Gue gak pernah sendirian sebelumnya selalu dianter Kakak-kakak gue kemanapun."
Ucap Kimmy masih tersedu.
"Udah jangan nangis. Manja banget."
Jawab Dave sebal dengan anak yang manja pada keluarganya. Karena ia tak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu.
"Lu bisa tau gue disini gimana caranya?"
Tanya Kimmy bingung.
"Kebetulan gue mau kerumah temen daerah situ. Tapi gak jadi karena ketemu lu. Nyusahin emang."
Jawab Dave berbohong, sesungguhnya ia khawatir dengan Kimmy, maka ia membuntuti angkutan yang ditumpangi Kimmy.
Namun saat Kimmy turun, ia sempat mengejar supir angkot tersebut dan memakinya karena membiarkan Kimmy turun ditempat sesepi itu. Kemudian baru ia kembali menghampiri Kimmy
Kimmy meminta Dave menurunkan dirinya, jauh dari rumahnya, bila melanjutkan berjalan kaki memakan waktu sekitar sepuluh menit. Ia tak ingin Tomi bertemu dengan Dave. Dave juga menebak alasan Kimmy dengan tepat.
Sampai di rumah, Kimmy berlari ke arah Tomi..
"Kakakkk.."
Ia memeluk Tomi dengan erat. membuat Tomi keheranan.
"Kenapa lu?"
Tanyanya bingung tapi tetap memeluk sang adik.
"Kangeennn gak dijemput hari ini."
Jawab Kimmy berbohong. Kejadian tadi merupakan pelajaran berharga bagi Kimmy, selama ini ia selalu kesal dan mengeluh dijaga oleh kedua saudaranya, sekarang ia merasakan tanpa mereka sebentar saja , hidupnya sudah menyedihkan.
"Ya besok gue jemput."
Jawab Tomi yang ditolak oleh Kimmy, karena ia masih harus mengerjakan tugasnya.