Luna Rusalka

Luna Rusalka
139



Namaku Romanov. Kau tentu sudah tahu siapa aku. Beberapa ratus tahun lalu aku terbunuh, oleh kekasihku sendiri. Aku difitnah dan dia sangat marah. Semua hal baik yang dimilikinya seakan musnah dan terganti dengan semua hal buruk yang ada di dunia ini, tertanam dalam jiwanya.


Kau tahu aku tidak benar-benar terbunuh. Seseorang menyelamatkan aku dari dahsyatnya kekuatan sang Moana, dan luka yang sangat parah hingga membuatku hampir mati. Tapi, sesuatu membuat tubuhku membeku sesaat, menetralkan luka-luka yang kudapat dan perlu bertahun-tahun untuk pulih.


Dia memang menghancurkan semuanya malam itu, tapi dia tidak menyadari kalau tubuhku tidak ada di sana, ketika ia melakukan itu. Jika aku adalah manusia biasa, maka saat itu juga aku sudah mati, namun sesuatu dalam diriku bangkit. Sesuatu yang sudah lama terpendam di sana, dan bahkan aku tidak tahu sama sekali.


Aku Romanov, dan aku adalah salah satu dari the halfer yang masih ada. Ketika aku pertama kali menginjakkan kaki di daratan, aku melihat beberapa the halfer yang memilih untuk hidup di sekitar manusia, dan aku masih tidak mengerti kenapa mereka melakukan itu.


Saat itu aku tidak memiliki tujuan, karena orang yang paling aku cintai di dunia ini, telah berubah menjadi sesuatu yang tidak aku kenal. Sesuatu yang bahkan tidak sampai di alam bawah sadarku, dan sesuatu yang bukan lagi orang yang sama. Ku berpikir hidupku tak lagi berharga, namun ketika aku mendengar dari mulut Kerinee, kalau Kalula tengah hamil anakku, pikiranku menjadi terbuka.


Bagaimanapun dia adalah darah dagingku dan aku harus mendapatkannya sebelum Kalula melakukan yang tidak seharusnya ia lakukan. Semenjak saat itu, aku sering mengunjungi putriku diam-diam ketika Kerinee membawanya ke permukaan untuk bernafas dan tidur setiap malamnya. Walau keadaanku masih sangat lemas. Dia gadis yang cantik.


Suatu malam ketika aku hendak menemuinya lagi, aku tidak melihat apapun di permukaan. Mencari kesana kemari dan tetap tidak menemukannya. Aku menyelinap ke bawah laut dan seketika itu aku tahu kalau putriku sudah tidak ada lagi di sini. Merek membawanya ke daratan dan aku mendengar semuanya. Semua rencana mereka dan semua yang mereka bicarakan. Dua tahun berada di laut dan berada di daratan selama tujuh belas tahun.


Dengan keadaanku yang belum pulih total, aku tidak bisa langsung mencari di daratan. Aku juga tidak tahu dimana ia berada dan bagaimana aku pergi ke sana. Aku memikirkan berbagai cara dan ketika aku siap untuk pergi daratan untuk mencarinya, semua sudah terlambat. Terjadi sesuatu dan the halfer bereinkarnasi. Semuanya tiba-tiba musnah dan terlahir kembali dengan masih berwujud bayi.


Aku menjalani kehidupan manusia sampai usiaku 30 tahun, lalu ketika usiaku genap 31, sesuatu mulai terjadi. Ingatan-ingatanku mulai muncul dan kekuatan-kekuatan mulai tumbuh. Awalnya aku tidak menyadari itu tapi untuk pertama kalinya aku tenggelam, hal aneh terjadi. Sesuatu tumbuh di leher dan Bergerak seperti insang. Aku bisa tahan di air berkat insang-insang itu itu dan aku yakin sesuatu telah terjadi.


Terkadang tubuhku terasa sangat panas dan terbakar, apalagi ketika musim panas aku selalu berendam dua kali setiap harinya. Aku juga bisa mengendalikan benda dari jarak jauh dan kurasa aku mengalami masalah saat itu. Pergi ke psikologi dan katanya aku hanya mengalami trauma pasca tenggelam. Dia memberiku obat namun ini malah semakin memburuk. Bayangan-bayangan mulai muncul dan itu sangat menganggu.


Beberapa Minggu bertahan dengan keadaan itu, hingga menjumpai puncaknya. Saat tubuh terjadi kecelakaan kecil. Aku terpeleset dan terjatuh dari ketinggian satu meter. Kepalaku membentur batu dan semuanya gelap. Tak sadar selama beberapa hari, dan ketika terbangun, semua ingatanku sudah kembali.


Kutahu siapa diriku dan apa tujuanku dari awal. Ketika aku benar-benar pulih, aku melakukan riset selama beberapa tahun, untuk mencari dimana putriku. Aku seorang pegawai pemerintah sehingga mudah untuk mencari seseorang melaluinya.


Saat itu usianya 10 tahun ketika pertama kali aku bertemu dengannya dan dia terlihat sangat ketakutan. Pertemuan yang tidak terduga. Dia dikejar sesuatu tetapi tidak mau memberitahuku. Saat itu aku mulai merasakan sesuatu. Jantungku berdegup kencang dan pikiranku kalut.


Aku membantunya untuk kembali ke rumahnya dan saat itu aku tahu kalau tempat tinggal kami cukup dekat. Aku bersikap biasa saja dan kembali ke rumah setelah mengantarnya. Beberapa hari setelahnya aku mendapatinya mengendap-endap masuk ke halaman belakang rumahku. Aku yang tengah berada di balkon langsung turun untuk menemuinya.


Dia tersenyum namunash sedikit ketakutan. Aku menawarkan tetap di sini, namun dia tidak mau Dia harus kembali karena teman-temannya memanggilnya. Pertemuan kedua dan aku merasakan sesuatu yang aneh. Kita baru saja bertemu namun diriku merasa sangat dekat dengannya.


Pertemuan ketiga, adalah dimana saat aku tahu kalau dia adalah yang aku cari. Namanya Lula. Lula Beatriks. Dia tinggal beberapa blok dari rumahku dan saat itu hari Minggu. Aku berada di kolam renang kota, hendak berenang dan melihatnya juga di sana, bersama beberapa temannya.


Aku menghampirinya dan menyapanya. Dia memperkenalkanku pada teman-temannya dan bilang aku orang yang sangat baik. Kami baru bertemu dua kali dan dia menganggapku orang yang baik. Sangat tidak mungkin dilakukan oleh gadis 10 taun yang baru saja bertemu dengan orang asing.


Kami berpisah setelah itu. Aku di kolam renang dewasa dan dia di kolam renang anak-anak. Entah kenapa aku ingin terus melihatnya. Wajahnya tidak asing dan aku berpikir apakah dia yang aku cari? Tapi aku tidak tahu karena terakhir aku bertemu dengannya, dia masih balita.


Terlalu lama melamun, sesuatu terjadi. Orang-orang panik dan berkerumun di sekitar kolam renang dewasa lainnya. Aku naik ke permukaan dan melihat apa yang terjadi. "Seorang gadis nekat berenang di sini dan tenggelam." Kata seseorang. Spontan aku mencari Lula dan dia tidak ada di sekitar. Beberapa anak yang bersamanya berada di tempat duduk dan aku menghampirinya.


Mereka bilang kalau Lula nekat berenang di kolam renang dewasa dan sampai sekarang belum kembali. Mereka khawatir dan beberapa orang ke bawah untuk mencarinya, dan belum menemukannya. Lalu otomatis aku melompat dan menemukannya. Aku mencarinya di bawah dan menemukannya terjebak di pojokan. Kakinya tersangkut lalu aku membantunya.


Setelah beberapa saat aku berusaha menarik kakinya, itu tetap tidak berhasil. Lalu tiba-tiba aku melihat sesuatu berenang dari depan dan terlihat bercahaya. Semakin mendekat dan kami berdua merasa sedikit ketakutan. Lula terus menarik kakinya, namun itu malah semakin memburuk.


Lalu ketika sesuatu itu benar-benar mendekat, dia membantu kami dan kaki Lula bisa terbebas. "Jaga dia.." Ketika sesuatu itu terlihat jelas, aku melihat wajah Kalula dengan penampilan Ratunya, sebelum ia berubah menjadi rusalkaa. Saat itu juga aku tahu kalau anak ini adalah Lula yang aku cari.


Semenjak itu aku selalu mengawasinya. Dengan kekuatan yang aku miliki, aku selalu bisa menolongnya ketika ia dalam bahaya. Sesuatu terus membawanya ke dalam bahaya, namun aku selalu bisa menolongnya tepat waktu. Seperti ketika ia terjebak dalam hujan dan pohon yang tersambar petir hendak menimpanya, aku datang tepat waktu dan membuatnya selamat dari pohon itu.


Beberapa kali ia tenggelam dan sesuatu terus mencoba untuk membunuhnya, aku rela mempertaruhkan nyawaku demi membuatnya baik-baik saja. Sampai sekarang pun aku terus mengawasinya. Aku tidak bisa menjelaskan semuanya, tapi hal yang membuatnya bahaya, aku harus selalu bisa menyelamatkannya. Karena ini tujuanku tercipta kembali.


Putriku kembali siang ini. Aku tahu dia sudah benar-benar sembuh, namun beberapa orang terdekatnya masih sangat khawatir dengan keadaannya. Memang begitulah dia. Semua orang sangat peduli dan susah untuk mengabaikan itu.


Aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan, karena mereka akan curiga jika aku selalu berada di dekat mereka. Biarkan aku mengawal dari kejauhan, dan membuat putriku tetap dalam lindunganku. Aku akan mencegah apapun yang akan membuatnya celaka, lagi dan lagi sampai aku bisa membuatnya menjadi milikku, selamanya. Karena aku tahu kerinee dan Kalula mulai mencarinya, melakukan segala cara untuk membawa Lula pergi, dan aku tidak mau mereka mendapatkan putriku dengan acara apapun. Karena Lula tidak pantas hidup bersama mereka, di lautan.