Ameera

Ameera
Bab 6



Sepulangnya dari kencan butanya Anzel memutuskan untuk pergi ke club


Tempat biasa dia refreshing untuk menghilangkan penatnya hari yang telah dijalani


Dilain tempat


"Mommy sudah pulang?"


"Ya sayang, gimana hari ini apa menyenangkan?"


"Ya mom aku bersenang-bersenang tadi bersama teman temanku"


"Apa kau sudah makan malam sayang?" Tanya Ameera lagi pada sang buah hati


"Aku menunggu mommy untuk makan bersama" jawabnya


"Good boy, yuk kita makan sekarang" ajaknya pada sang buah hati


Setelah menyelesaikan makan malamnya bersama sang anak Ameera memilih untuk bersantai di ruang keluarga bersama sama sang anak


Dia lebih memilih quality time bersama sang anak sambil mengajarkan anak beberapa hal dan mengajaknya diskusi


Karena sang anak memiliki pemikiran yang cukup mumpuni bahkan bisa dikatakan dia berada di atas rata-rata dengan anak seusianya


Setelah cukup lama mengobrol dan menonton akhirnya Austin ketiduran hingga Ameera memutuskan untuk memindahkannya ke kamar tanpa membangunkan


Seminggu berlalu dan hari ini sesuai dengan janji Ameera dengan sang sahabat bahwa hari ini akan piknik bersama


Tentu saja hal ini tak akan terlupakan olehnya karena moment ini cukup ditunggu


"Austin sudah siap?" Tanyanya pada sang buah hati


"Siap mom lets gooo"


Ameera menggandeng anaknya ke teras rumah sembari menunggu jemputan dari Christy


Tak lama mereka menunggu akhirnya yang ditunggu tiba


Mobil sedan merah itu memasuki pelataran rumahnya dan langsung membunyikan klaksonya


Tiiiinnnnn tiiiinnnnn


"Morning boy, kau semakin tampan saja" Ucap Christy kala turun dari mobil yang langsung menghampiri sang tuan kecil ini dan langsung menciumi wajahnya


"No no no sayang bagi aunty kau tetap bayi mochi yang sangat menggemaskan" jawabnya sambil mencubit lagi pipinya


"Morning beb" sapanya pada sang sahabat kala selesai dengan sang tuan kecil tadi


"Yukkk kita berangkatttt" ajaknya sambil menggandeng tangan tuan kecil tadi


"Lets gooo" teriak Austin dengan riangnya


Dalam hati Ameera bersyukur meskipun mereka hidup tanpa sosok laki laki tapi mereka masih bisa survive sebaik ini


Dan melihat waja riang sang buah hati membuat ia juga bersedih karena belum bisa memberikan keluarga yang utuh


Dalam perjalananya mereka mengobrol dan bernyanyi bersama sama


Hingga perjalanan yang menempuh waktu hampir 2 jam itu tidak berasa dan akhirnya sampai


"Austin ayo kita bermain ke pesisir pantai" ajak Christy


"Boleh mom?" Izinya pada sang mommy terlebih dahulu


"Ya sayang boleh, nanti mommy menyul kalian, mommy mau menata ini dulu" sambil menunjuk bekal dan barang bawaanya


"Siap mom, ayo Aunty" ajaknya sambil menarik tangan Christy


"Pelan-pelan sayang tidak akan ada yang mengejar kita"


Tapi sayangnya peringatan itu tak dihiraukanya lagi, pasalnya dia sudah terlalu excited


Hingga ia keasyikan bermain tanpa terlalu memperhatikan sekitar dan tanpa sengaja menabrak seorang di belakangnya


"I'am sorry mr" ucapnya dengan tulus


Christy yang melihat hal itu langsung menghampiri dan ikut meminta maaf dengan meundukan tubuhnya tanpa melihatnya


Lama dia menunduk takut takut karena tidak ada respon akhirnya ia memberanikan diri untuk melihat orang di depanya itu dan langsung berkata


"Sungguh aku me-" ucapnya terpotong karena rasa terkejutnya


Sama halnya dengan pria di depanya itu yang masih diam memandang anak kecil yang telah menabraknya