
Dan hal itupun membuat Dona, berhasil menjadikannya sebagai pemenang taruhan yang ia lakukan dengan teman satu profesi nya.
Dan disini lah ia dan teman-temannya berada, di salah satu cafe ternama di kota ini, mereka sedang berkumpul bersama.
"Wah-wah, gua benar-benar gak nyangka ternyata lu yang memenangkan taruhan ini Don." Ucap salah satu teman Dona.
"Of course, sahabat gua gitu loh." Timpal Cindy sahabat Dona.
Dan Dona pun hanya mengangguk.
"Tapi... Ini kan lu udah berhasil memenangkan taruhan ini! Terus rencana lu kali ini apa? Apakah lu akan putusin dia? Atau lu tetap bertahan?" Ucap Cindy.
"Tentu aku tidak akan melepaskan nya."
"What! Jadi lu benar-benar sudah jatuh cinta sama tuh cowok?" Tanya Cindy lagi.
"Tentu saja tidak, seorang Dona, tidak mungkin hanya mencintai satu laki-laki saja." Jawabnya.
"Lalu, kalau lu gak cinta sama dia, kenapa lu tetap mau bersamanya!"
"Lu mau tau jawabannya?" Tanya Dona.
Cindy berserta kedua teman yang lainnya pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda jawaban.
"Karena dia ternyata seorang CEO dari perusahaan ternama, kalian tau Syahputra company. Dia adalah salah satu pewaris nya, jadi karena itu gua gak akan melepaskan kesempatan emas buat gua." Ucapnya, sambil senyum jahatnya.
"Astaga lu benar-benar, apa lu gak takut jika dia tau tentang rencana lu, kalau ternyata lu cuman memanfaatkannya saja!" Tanya salah satu temannya.
"Buat apa gua takut, kalau dia ingin putus, ya sudah gua tinggal cari yang lain." Jawab Dona dengan entengnya.
Hahaha, mereka pun tertawa bersama. Tanpa sadar ternyata sedari tadi ada yang merekap percakapan antara Dona dan temannya.
Tiga hari berlalu. Dan disini lah Jeffry berada, tepatnya di sebuah salah satu kamar hotel ternama di kota itu.
Jeffry melihat ke arah ranjang yang terdapat sepasang kekasih yang sedang memadu cinta. Tanpa mereka sadari bahwa perlakuan mereka dilihat oleh seseorang bahkan suara ******* yang keluar dari mulut mereka pun dapat di dengar dengan jelas.
Prok, prok, prok.
Suara tepukan tangan berhasil membuat dua orang yang sudah selesai melakukan pelepasan itupun menoleh ke arah suara.
Dan betapa kagetnya, ketika ia melihat sosok pria yang kini masih menjadi kekasihnya.
"Jeffry." Ucap wanita itu, seraya mendorong tubuh pria yang berada di atas tubuhnya.
"Bagus, ternyata begini kelakuan lu selama ini! Dan bodohnya gua, gua masih bertahan sama wanita murahan kaya lu." Geram Jeffry pada Dona.
Ya, wanita itu adalah Dona kekasihnya. Yang sedang memadu kasih dengan pria lain.
"Honey, siapa dia?" Tanya pria yang sedang duduk di atas ranjang, bersebelahan dengan Dona.
"Frans sebaiknya kamu keluar dulu oke, nanti akan aku jelaskan." Pintanya pada pria yang bernama Frans itu.
Pria bernama Frans itu pun langsung mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai dan mulai memakainya.
Setelah memakai nya, pria itu pun keluar dari kamar itu. Dan ketika ia melewati Jeffry, pria itupun tersenyum mengejek.
Jeffry pun hanya membalas nya dengan tatapan yang tajam.
Setelah kepergian Frans, kini tinggallah Jeffry dan...