
Dona pun memerintahkan Jeffry untuk duduk di sofa yang ada di sudut ruangan Club.
"Sorry, tadi aku nyebut kamu sebagai kekasih ku, masalah nya aku tidak punya pilihan lain, jika aku tidak menyebut mu sebagai kekasih ku, maka dia akan melakukan kekerasan padaku." Ucapnya, sambil menunduk.
"Hmm, kali ini gua biarin lu, tapi lain kali gua gak, ngerti." Jawab Jeffry, seraya beranjak dari tempat duduk.
Belum sempat Jeffry melangkahkan kakinya, tiba-tiba tangannya di pegang oleh Dona.
"Tunggu, bisakah kamu duduk sebentar!" Tanyanya.
Jeffry pun duduk kembali, namun sedikit memberi jarak.
"Ada apa, cepat gua gak banyak waktu, buat dengerin lu." Ketus Jeffry.
"Iya maaf, tapi aku punya satu permintaan buat kamu." Ujar Dona.
"Apa!"
"Begini. Em, kami mau gak jadi pacarku."
"Hah. Gak salah dengar kan gua!" Tanyanya, sambil melirik tajam kearah Dona.
"Tidak, maksud ku, aku sudah jatuh cinta sama kamu sejak pertama kali kamu menolong ku." Cicit Dona.
"Gak." Tolak Jeffry.
"Astaga, jika gua gak berhasil buat jadiin dia kekasih gua, maka gua akan kalah taruhan dengan si Monica sialan itu." Batin Dona.
Jeffry pun berpikir atas permintaan yang diberikan Dona kepada nya, jika ia menerima permintaan yang di ajukan oleh Dona, maka ia akan menjadi kekasihnya.
Tapi jika ia menolak nya, maka itu akan menjadi ancaman bagi Dona, karena menurut Dona, jika ia kembali ke mantan kekasihnya, maka ia akan di buat semena-mena, bahkan ia akan dipaksa untuk tidur bersama mantan kekasihnya. Itu menurut penuturan yang Dona katakan.
Dan Jeffry tidak mau jika ada seorang wanita yang ingin dilecehkan, senakal-nakalnya ia, ia tidak akan pernah merusak seorang wanita, baginya seorang wanita harus dilindungi.
Setelah berfikir lama, akhirnya Jeffry pun memutuskan untuk membantu Dona, untuk menjadi kekasihnya, namun hanya sementara. Menurutnya, karena ia belum ingin memiliki kekasih.
"Baiklah gua akan bantu lu, tapi ingat ini hanya sementara. Dan hanya berlaku selama dua bulan saja, ngerti." Ucapnya.
"Baik, tidak masalah hanya dua bulan, yang terpenting aku bisa bebas dari mantan ku yang sialan itu." Jawab Dona.
" Dasar bodoh, dia sudah masuk keperakap ku, dan ya, gua tidak masalah yang ia ajukan, untuk menjadi kekasih ku selam dua bulan saja, yang terpenting gua sudah berhasil mendekati dia, tinggal gua berusaha untuk dia tetap disisi ku selama satu tahun, dan setelah itu, gua akan melepaskan nya. Yang terpenting gua menang taruhan. Hahah." Batin Dona.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu berganti hari, hari berganti Minggu, Minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun.
Setelah kejadian di Club, dengan kesepakatan antara Dona dan Jeffry pun berjalan dengan keinginan Dona.
Dan entah apa yang dilakukan oleh Dona, sehingga membuat Jeffry bertahan dengannya selama satu tahun ini.
Dan hal itupun membuat Dona, berhasil menjadikannya sebagai pemenang...