Matchmaking By My Brother

Matchmaking By My Brother
Episod 27



Jangan lupa Like, Vote and Komennya ya😘


Terima Kasih dan selamat membaca semua💕


Di CA Grop


Para karyawan bernapas lega begitu sang presdir selesai memarahinya. Semua karyawan juga bingung beberapa hari ini presdir yang dikenal tidak banyak bicara justru banyak bicara dan marah marah hanya kesalahan sepele. Namun para karyawan memilih diam daripada harus keluar secara paksa dari perusahaan itu.


Dan kini sang presdir yang tak lain Arion tengah duduk di kursi berputarnya. Arion memasang wajah dingin dan datar. Tidak seperti Arion yang sebelumnya.


Kini Arion tengah mengoreksi dokumen yang ada ditangannya. *Brakk!!!* Arion membanting dokumen tersebut di mejanya. Membuat ketiga menejernya ketakutan.


"Bukankah kau sudah lebih dari 4 tahun bekerja disini?!! Apa kau lupa satu huruf salah bisa menjadi kerugian besar bagi perusahaan!!!"


"Ma...maaf presdir."


"Apa aku menyuruhmu bicara ha?!!! Aku paling tidak suka ada yang menyela pembicaraanku... Aku beri kalian waktu sampai besok... Salin semua data ini 100 kali dengan tulisan tangan kalian... Jika ada yang salah aku akan memotong kedua tangan kalian... Sekarang keluarlah!!!!" Bentak Arion membuat ketiga menejernya meninggalkan ruangan dengan ketakutan.


Saat itu Kean datang dan melihat Arion yang sedang berdiri dengan mejanya berantakan.


Ku rasa tuan muda memarahi mereka, pantas mereka keluar dengan wajah ketakutan. Sejak hubungan tuan muda dengan nona Antia lama merenggang para karyawan termasuk aku menjadi sasaran amarahnya. Apa aku perlu memberitaukan soal ini pada tuan muda?? Batin Kean.


"Kean...(Kean tersadar dari lamunannya.) Ada apa kau kemari?"


"Tuan ada yang ingin saya sampaikan."


"Katakan... Kau tidak biasanya begini apa yang akan kau sampaikan padaku?"


"Tuan...mengenai nona Antia...Tuan muda Wijaya kini berada satu kelas dengan nona Antia." Ucap Kean hati hati.


Dan tiba tiba *Prakk!!!* Arion membanting vas yang berada di mejanya. Tentu membuat Kean terkejut.


"Aku terlalu meremehkanmu Tuan Muda Wijaya... Pertama kau memaksa gadisku merasa terbebani dengan menerima ku dan sekarang kau ingin memanfaatkan hal ini untuk mendekati gadisku...Kean kau temui Antia sekarang dan bawa dia ke Cerlan Grop katakan jika Andian ingin menemuinya." Titah Arion.


"Baik tuan muda." Jawab Kean dan pergi dengan hormat.


Arion mengeluarkan handphone nya dan menelfon Andian.


📞


"Adapa Arion??" Ucap diseberang sana.


"Adikmu akan ke perusahaanmu aku tidak mau jika Tuan Muda Wijaya berusaha mendekatinya... Aku sudah mengirim Kean untuk menjemput nya tadi."


"Baiklah, Jika hal itu bisa membuatku tenang."


Jawab diseberang sana.


"Dan satu hal lagi, Nanti malam kau datang ke Vila ku ada yang ingin aku sampaikan."


"Intinya??"


"Mengenai kak Galn."


"Baiklah nanti malam aku akan ke Vilamu. Ada yang ingin kau katakan lagi?"


"Tidak. Aku tutup telefonnya." Ucap Arion. *Tut.* Arion menutup telefonnya dan melempar handphone nya ke sofa.


Aku sudah kehilangan semuanya, semuanya direngkut oleh peria bermarga Wijaya. Dan tidak akan aku biarkan Tuan Muda Wijaya merebut kebahagiaanku satu satunya. Batin Arion.


Di Sekolah


Bel istirahat berbunyi. Dengan segera Antia keluar kelas dan menemui Sista. Belum Sista bertanya alasan Antia menemuinya, Antia sudah menarik tangan Sista untuk ikut bersamanya.


Sesampainya di gazebo taman sekolah, Antia melepas genggaman tangan Sista dan duduk dengan wajah gelisah. Melihat hal itu membuat Sista bingung.


"Antia kamu kenapa sih?? Dateng dateng main tarik tangan sakit tau."


"Ada hal yang perlu aku omongin."


"Hal apa??"


"Kamu tau Kalfa pindah ke sekolah ini?? Satu kelas denganku."


"Apa?? Lalu bagaimana jika pangeranmu mengetahuinya, apa dia sudah mengetahuinya??"


"Aku tidak tau Sis, yang pasti kak Arion akan segera mengetahuinya karena dia sangat pandai terlebih sekertarisnya sangat ahli dalam penyelidikian. Aku takut jika hubunganku dengan kak Arion merenggang."


"Maka mulai sekarang kau sedikit menjauhinya... Bukan aku memintamu untuk membencinya tapi lihat kondisi hubunganmu Antia... Akan lebih baik sementara waktu kau jauhi Kalfa."


Antia tampak berpikir sejenak kemudian mengaggukan kepala. Sista pun tersenyum senang berharap hubungan cinta sahabatnya bisa kembali seperti semula.


Saat itulah tampak Kean mendekati Antia dan Sista. Sista menyikut lengan Antia dan sontak Antia menoleh ke arah Kean yang mendekatinya.


Kean datang kemari?? Apa kak Arion menyuruhnya agar menemui ku dan membawa ku menemui kak Arion?


Batin Antia sembari tersenyum.


Kean pun membungkuk hormat dan memandang Antia juga Sista.


"Ada urusan apa kau kemari Kean?"


"Kakak anda ingin menemui anda, saat ini tuan Raka sedang metting jadi dia memerintahkan ku untuk menjemput anda nona."


Wajah Antia yang tadinya tersenyum berubah kecewa. Dengan terpaksa Antia pun mengaggukan kepala.


"Mari ikuti saya nona." Ucap Kean mempersilahkan.


"Aku pergi dulu ya Sis."


"Iya hati hati."


Antia mengagguk dan mengikuti Kean. Kean pun membukakan pintu mobil dan membiarkan Antia masuk. Kean pun masuk dan menjalankan mobilnya menuju ke tujuan.


Di perjalanan hanya hening yang terjadi. Antia hanya diam dan berkali kali mengumpat kesal.


"Kean!" Panggil Antia.


"Iya nona."


"Aku ingin ke CA Grop." Ucap Antia tegas.


"Maaf nona tapi kakak anda—" Ucap Kean terpotong.


"JIKA KAU TIDAK MENURUTI PERKATAANKU AKU AKAN LOMPAT DARI MOBIL SEKARANG!!!"