
Embodiment Crystal yang tadinya berwarna abu-abu, menunjukkan bahwa kristal itu hampa dan tidak berisi.
Namun, sekarang kristal itu menjadi berwarna hitam dan kemerahan. Menunjukkan bahwa yang dikurung didalamnya adalah sesuatu yang jahat.
Saat ini, Feria sedang berdiri setelah menyegel Ferus. Kedua telapak tangannya mengangkat Embodiment Crystal itu.
"Kita.. Berhasil?" tanya Arizawa dari kejauhan, dia merasa bahwa Ferus sudah hilang.
Feria yang kesenangan dia menangis bahagia, penemuannya berhasil membantu rekannya menghadapi musuh terburuk dan terkuat.
Namun, tiba-tiba kristal itu terasa sangat berat dan Feria harus melepaskannya.
Kristal itu jatuh tersungkur ke tanah, membuat tanah nya semakin retak karena beban yang dibawanya sangat berat.
"Apakah dia akan muncul lagi!?" Aizo bersiaga kembali.
Kristal itu mengeluarkan semacam kilatan hitam kecil. Membuat seluruh orang disitu semakin panik, apalagi Katsura yang sudah tidak bisa bergerak sama sekali.
Homura turun dari atas, dengan tangannya yang sudah dilapisi sihirnya dia langsung menutupi kristal itu dengan tangannya.
Lama kelamaan kristal itu mulai tenang, namun tetap tidak bisa diangkat karena saking beratnya.
"Apa yang terjadi barusan?" kata Katsura yang dirangkul oleh Feria.
"Ferus.. Dia memaksa keluar dengan kekuatannya sendiri. Karena terlalu besar, kekuatannya mampu mengefek pada kristal ini, dan luarnya. Bagaikan kita mendobrak sebuah pintu dengan sangat keras, maka suara yang masuk kedalam rumah akan semakin terasa" jelas Homura.
"Lalu, apakah dia akan keluar lagi?" tanya Feria.
"Mungkin saja, kita harus siap siaga terus soal kristal ini. Tak boleh ada yang meninggalkan kristal ini sendirian, kita harus menjaga kristal ini" tegas Homura.
"Kita tak tahu dia akan kembali kapan, jadi kita awasi terus kristal ini. Dan juga untuk saat ini, kita disini dulu sampai kristal ini benar-benar sudah bisa diangkat. Karena tekanan kekuatan Ferus yang teramat besar, sebuah alat penyegel pasti akan tunduk sementara oleh kekuatannya."
"Jadi begitu, aku sempat was-was sekali saat kristal itu terjatuh. Kukira dia akan kembali keluar. Jika dia benar-benar keluar kembali, kita semua akan tamat" kata Feria.
"Benar, dia sebelumnya sempat keluar dari penyegel enam dimensi yang kau buat dengan sangat mudahnya, bagaikan keluar pintu rumah" sela Suizei.
"Sudah kuduga alat itu takkan mampu menahannya, jadi, sekarang dimana alat itu?"
"Jaraknya cukup jauh dari sini, dan didalamnya ada Yubino yang terkurung. Aku tak tahu dia masih bisa diselamatkan atau tidak" ucap Suizei.
"Kita juga kehilangan Raiha, di saat saat terakhir dia mengorbankan dirinya untuk melindungiku yang sedang membuat serangan tak berguna. Bahkan menyentuhnya saja tidak" kata Katsura sedih, dia merasa bersalah atas kematian Raiha.
"Sudah sudah, itu bukan salahmu, jangan dipikirkan terus menerus. Dalam peperangan kita pasti kehilangan sesuatu, apapun itu" ucap Suizei berusaha menenangkan pikiran Katsura.
"Namun tetap saja aku tak enak hati, jika saja aku tak pernah mendapatkan kekuatan ini.. Pasti aku sudah hidup jauh berbeda dari sekarang."
"Masa lalu biarlah berlalu, kita harus melangkah ke depan. Jangan menyalahkan takdir jika kau merasa sial, mungkin ada kebahagiaan dibalik kesialan itu" kata Feria.
"Tapi Feria, kau membuatku sangat terkesan. Aku tak pernah menyangka ada orang yang mampu membuat versi lain dari White Box, bahkan jauh lebih kuat" puji Homura.
"Kerja bagus, Feria. Jika tidak ada kau mungkin kami semua sudah mati sekarang" kata Arizawa yang baru saja datang.
"Ya, itu benar sekali. Kita sudah berkali-kali meningkatkan kekuatan hingga batas maksimal, dan membuka sihir baru, namun si Ferus sialan itu malah masih berada dalam 30 persen kekuatannya. Sekuat apa bajingan itu jika dia mengeluarkan 100 persennya?" cakap Zeldris.
"Ya, aku baru saja lepas saat Ferus tersegel. Semua efek dari kekuatannya juga tersegel, aku kagum."
"Tadi dia sempat ingin menggunakan 60 persen kekuatannya, namun Homura langsung membungkam Ferus jadi dia tidak bisa meningkatkan kekuatannya lebih jauh" Kata Katsura.
"Masuk akal juga ya perkataan Zeldris, dia 30 persen kekuatan saja mampu membantai habis kita semua. Kita yang sudah meningkatkan kekuatan sampai Katsura membangkitkan Golden Orb nya juga masih kalah dihadapannya. Juga " ujar Arizawa.
"Namun kalian cukup hebat sampai bisa menekan Ferus ke 30 persen kekuatannya. Aku sangat terkejut" Karma muncul entah darimana.
"Di semestaku, tidak ada yang mampu memaksa Ferus mengeluarkan kekuatannya lebih dari 10 persen. Karena biasanya mereka akan mati duluan saat melihat Ferus" tambahnya.
"Karma? kau muncul darimana?" Feria kebingungan.
"Aku muncul darimana saja, saat alam memanggilku" ucapnya sambil memegang daun yang bolong.
Karma kemudian menggenggam daun itu hingga hancur, lalu berkata, "Namun kalian jangan terlalu bangga atas pencapaian kalian berhasil menyegel Ferus."
"Memangnya kenapa? bukankah ini sebuah kemajuan yang bagus? tanya Suizei.
" Tidak.. Masih ada satu musuh lagi yang perlu kalian waspadai, yaitu organisasi Escalivor. Mereka keseluruhan berjumlah 7 anggota. Namun kekuatan tempur mereka masing-masing setara, atau bahkan lebih dari 20 persen kekuatan Ferus. Dan mereka ini sangat brutal."
"Dikatakan bahwa Escalivor adalah 'anjing peliharaan' kerajaan, karena mereka selalu mengerjakan tugas yang diberikan raja, dan tidak pernah gagal sekalipun. Bahkan jika tugas itu memberantas semesta lain" urai Karma.
"Apakah mereka akan kemari?"
"Tidak tahu dan tidak pasti, mereka bergerak diam-diam. Mungkin jika kabar Ferus tersegel tersebar, maka kemungkinan besar mereka akan kemari."
"Soal itu tidak usah dipedulikan dulu, masalah Ferus saja masih belum selesai. Dia masih menekankan kekuatannya dan memaksa keluar. Walau tidak mungkin, sih" ujar Homura.
Katsura melihat Embodiment Crsytal yang tersungkur ke tanah, kemudian dia mendekat.
"Apa yang kau lakukan, Katsura?" tanya Feria sambil menjangkau Katsura.
"Aku akan mencoba sesuatu" Katsura meletakkan telapak tangannya di kristal itu dan memejamkan matanya.
Garis yang mengelilingi sisi kristal itu kemudian berubah menjadi warna kuning cerah. Katsura menambahkan sedikit kekuatannya pada kristal penyegel itu. Dan hasilnya, kristal itu jadi sedikit enteng.
"Tidak bisa dipercaya, ini bahkan masih sulit untuk diangkat setelah ku kuatkan penyegel nya" kata Katsura.
"Sudah biarkan saja dulu, kita diamkan sementara waktu sampai stamina dia habis" usul Aizo.
"Stamina habis? Ferus memiliki stamina tidak terbatas. Itu akan berhenti sampai dia muak dan kesal saja. Tak lebih dari itu" sela Karma.
"Namun aku masih tidak mengerti dengan pemikiran Dorman, bisa-bisanya dia memberikan Golden Orb pada Katsura secara cuma-cuma. Ditambah Katsura berasal dari semesta yang berbeda."
"Aku awalnya ditawarinya bertarung dengan tangan kosong, dan aku berhasil memojokkannya tanpa kekuatan. Setelah itu aku jatuh pingsan dan kemudian Dorman meninggalkanku dengan berkata, "Kau tidak cukup layak"
"Namun, aku malah membangkitkan Golden Orb yang tersembunyi dalam diriku."
"Benar, keyakinan seorang pemilik pertama pada penerusnya harus dipikirkan matang-matang. Namun aku juga berpikir kalau kau layak untuk ini, Katsura."
Bersambung...