
Katsura yang tak bisa bergerak tergeletak di tanah, sementara didepannya, Zeldris tertusuk oleh pedang dari energi Homura. Pedang itu sangat besar dan ukurannya hampir sama besarnya dengan tubuh Zeldris sendiri.
Zeldris gemetaran, matanya terbuka lebar akibat kesakitan, dia masih berada dalam pelukan Homura, dia tak melepaskannya walau sedang ditikam.
"TIDAAKKK!!!!" Katsura berteriak, mengarahkan tangannya agar bisa meraih Zeldris.
Homura melepas pelukannya dan Zeldris terjatuh ke tanah dengan luka yang sangat parah.
Air mata mengucur lebih deras dari mata Zeldris sesaat sebelum menyentuh permukaan, pikirannya sangat hampa dan dia tidak punya energi untuk bergerak.
"M..Mengapa..?" ucapnya lirih, dengan suara yang sesak.
Homura menciptakan bola energi yang sangat bersinar di telapak tangannya, saat Katsura melihat itu, dia tahu betapa bahayanya kekuatan yang Homura keluarkan.
Sesaat setelah Zeldris mengenai permukaan tanah, Homura melancarkan bola energinya dan begitu bola itu menyentuh Zeldris, tubuhnya langsung lenyap tanpa sisa, dan menghasilkan ledakan cahaya yang sangat besar.
Sebelum tubuh Zeldris sepenuhnya lenyap, dia berkata kepada katsura, "Kuserahkan sisanya padamu" lalu dia pun lenyap.
Zeldris telah benar-benar tewas, dan Katsura lagi-lagi menyaksikan salah satu temannya mati.
"Kau beruntung, jika bukan karena Golden Orb, pasti kondisimu sudah sama seperti Zeldris tadi" kata Homura dengan nada yang merendahkan.
"Tch! kau sudah berpaling sangat jauh dari perkiraanku, sialan!" balasnya kesal.
"Kuserahkan sisanya padamu, ya?" Versace mengulang ucapan Zeldris di belakang Homura.
Dia berpikir, "Aku bingung, mengapa orang-orang menaruh kepercayaan mereka padamu? itu tidak masuk akal. Apakah kau yang terkuat? apakah kau yang selalu menjawab harapan mereka? aku benar-benar tidak mengerti pemikiran mereka semua" ocehnya.
"Apa yang kau permasalahkan dari kepercayaan dan harapan?!" balas Katsura membentak.
"Tidak ada, aku hanya bisa mengasihani mereka saja. Karena harapan dan kepercayaan mereka padamu tidak akan menghasilkan apapun. Hanya akan ada kesengsaraan saja" jawab Versace yang membuat Katsura semakin marah.
"Kau tidak berhak berkata begitu tentang mereka!" Katsura menaikkan lagi nada bicaranya, dan dia pun sudah bisa berdiri.
Versace menyengir, "Kau akan tahu nanti" ucapnya, lalu dia menjentikkan jarinya.
Ledakan bola energi yang dibuat oleh Homura tidak sepenuhnya menghilang, ledakan cahaya itu hanya meredup dan ketika Versace menjentikkan jarinya, cahaya itu kembali namun hanya cangkangnya saja.
Cangkang ledakan cahaya itu membentuk kubah lonjong, lalu cahaya itu mengeras menjadi sebuah penghalang. Kubah ini dibuat khusus untuk menangani Katsura dari dalam karena kubah ini tidak dapat dihancurkan.
"Sekarang sudah saatnya, kau akan melihat seberapa hebat rencanaku kedepannya!" Versace mengangkat tangannya yang memegang Embodiment Crystal, lalu perlahan mulai menyerap kekuatan Ferus di dalam.
Katsura mencoba mencegah Versace mengambil kekuatan dari kristal itu, dia melompat ke arahnya namun Homura menghalangi.
"Kau takkan bisa hentikan dia" kata Homura yang menahan tangan Katsura yang sedang melaju.
"Kalian takkan tahu seberapa bahaya kekuatan Ferus yang sebenarnya! takkan ku biarkan kalian mengeluarkan monster itu lagi!" Katsura meningkatkan kecepatannya dan mendorong Homura menuju ujung kubah.
Kubah itu bahkan tak bergetar setelah menerima tinju dari Katsura yang memakai Golden Orb. Homura terpukul sangat keras, dia membalas dengan menendang Katsura.
..." Dragon Teeth "...
Homura meluruskan tangannya lalu menepuk kedua tangannya ke depan, gigi-gigi yang runcing muncul di sekitar Katsura.
Katsura sadar bahwa gigi itu terbuat dari sihir penetralan Homura, dia tak bisa menangkisnya dengan sihir. Dia mundur lalu sebuah kepala naga muncul dari tanah. Rupanya gigi itu termasuk bagian dari kepala naga.
Kepala naga itu membuka mulutnya yang besar dan menuju kepada Katsura. Katsura berusaha terus mundur agar tidak mengenai naga itu, dia punya ide.
Posisi Katsura menyamping dari tempat Versace saat ini, dia pun segera menjauhkan Homura dan berlari ke belakang Versace.
"Harusnya ini akan membuatnya membatalkan penyerapan itu.." katanya, ini lah yang dia incar dari tadi.
Kepala naga itu tepat berada didepan Versace saat ini, namun Versace tak bergerak sama sekali. Saat kepala naga itu melewati Versace, dia tak dapat disentuh. Kepala naga itu terbelah dan setelah tidak berada disekitar Versace, kepala naga itu kembali menyatu.
"Apa-apaan itu?!" Katsura lengah, Homura berada dibelakangnya dengan pedang yang ia gunakan untuk menusuk Zeldris.
Katsura menggerakan jarinya dan memanggil Crescent Deluz. Dia berbalik dan dia beradu senjata dengan Homura.
Homura menunjukkan wajah tertekan yang tak sanggup menahan kekuatan Katsura, dia pun terdorong, keduanya saling terpental.
Kepala naga itu melewati pertengahan jarak antara Homura dan Katsura, Katsura pun melompat ke depan, begitu pula dengan Homura.
Keduanya beradu senjata lagi diatas langit, namun kali ini Katsura membawa bebatuan dengan sihir gravitasi nya.
Katsura mundur dan berpijak pada bebatuan kecil yang ia angkat, lalu menerjang Homura lagi dengan cepat. Hal ini dia lakukan berkali-kali hingga pedang Homura patah dan dia pun membanting sabitnya ke arah Homura.
Homura terluka cukup parah, leher hingga perutnya tertebas. Dia juga terpental hingga ke permukaan tanah.
Katsura diatas langit menggerakan bebatuan ke arah Homura untuk menguburnya dibawah bebatuan. Karena dia tak bisa menggunakan sihir padanya jadi dia harus mencari cara lain.
Katsura pun menebas Versace dari atas menggunakan Crescent Deluz-nya, gelombang tebasan yang melengkung itu mengarah ke Versace dengan cepat. Namun anehnya, bukannya diam, Versace menghindar ke tempat lain.
"Mengapa dia menghindar? jika dia bisa melakukan itu pada kepala naga tadi mengapa kali ini dia menghindar dari serangan ku?" Katsura berpikir, lalu dia memiliki ide.
Kepala naga tadi masih mengincar Katsura, kini kepala naga tersebut berada di atas langit sedang menerjang Katsura.
"Kemari kau!" ucapnya pada kepala naga itu lalu dia turun ke bawah.
Kepala naga itu mengikuti Katsura ke bawah, dan terus mengejarnya. Katsura menembakkan gelombang tebasan lagi ke arah Versace, membuatnya terus menghindar.
..." Circular Burst! "...
Katsura menciptakan bola energi yang sangat kuat dan melemparkannya ke arah Versace. Bola itu menghilang dan meledak, mendistorsi segala yang ada di jangkauannya.
Saat kepala naga itu berada didepan Katsura, Katsura mengarahkan tangannya ke arahnya dan berhasil memberhentikan kepala naga itu dengan sihir gravitasi nya.
Karena banyaknya asap, Versace tak bisa melihat sekitarnya.
Katsura melemparkan Crescent Deluz-nya ke arah Versace, tentu dia menghindar. Namun saat dia melangkahkan kakinya, Katsura datang dengan sangat cepat di depannya. Versace tak sempat bereaksi, tangan kanannya berhasil dipotong oleh Katsura dan merebut Embodiment Crystal dari genggaman nya.
Katsura berlari ke depan Versace dan menggerakan tangan kirinya ke kanan.
Versace yang merasa kesakitan setelah penyerapannya di interupsi, kepala naga itu menyerang Versace.
Katsura berhasil mengendalikan kepala naga Homura, lalu dia pun melenyapkannya.
Dibalik itu, Versace berdiri dengan penampilan yang sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Wajahnya berubah menjadi sangat buruk rupa dengan luka bakar yang terukir kembali di setengah wajahnya, dan rambut nya yang berwarna putih dengan kemerahan pun dinodai oleh garis hitam pekat yang menjalar dari rambutnya hingga lehernya. Mata kirinya berubah menjadi berwarna merah cerah.
Versace tampak sangat kesakitan, dia seperti berubah ke wujud lain dari bentuk awalnya.
"A-apa.. yang terjadi?" kata Katsura panik.
Bersambung...