Destiny Holder

Destiny Holder
Katsura Vs Ferus Act.2



"Jangan sekarang! Katsura benar-benar butuh bantuan kita sekarang juga! aku tak tahu dia bisa menahan Ferus berapa lama!" Feria membantah Karma untuk bercerita.


Homura membuka pintu dan keluar dari lab nya. Sambil memegang gagang pintu, dia berkata, "Itu benar, aku merasakan Katsura berubah ke Kirameku Hoshi Akari. Musuh yang ia hadapi sangat berat, sama seperti saat dirinya melawan Showa."


"Kalau begitu kita harus bergegas!" ucap Aizo.


Semua orang bergegas ke pintu keluar, tapi Karma menyeru, "Kalian yakin tanpa info dariku bisa menang melawan Ferus? aku tahu beberapa kelemahan dirinya."


"Kau.. Apa?" Arizawa berbalik.


"Sudah kubilang aku mengetahui beberapa kelemahan Ferus. Kau tak ingat bahwa aku berasal dari semesta yang sama darinya?"


"Bukankah kau bilang sendiri bahwa Ferus itu sangat rahasia dan hampir tak pernah menampakkan dirinya?" tanya Arizawa balik.


"Apa kau pikir aku tak mempunyai cerita dari kebanyakan orang? dulu aku pernah menjadi asisten bagi Escalivor, organisasi yang menempati urutan pertama di pengawal kerajaan. Disana aku banyak mendengar soal sosok Ferus. Dan aku pernah menemuinya sekali."


"Masih tertarik untuk pergi duluan? percayakan saja Ferus pada Katsura, aku yakin dia bisa menahannya cukup lama."


Semua orang yang ada disitu langsung terdiam setelah mendengar pernyataan Karma, lalu Homura pun memutuskan untuk mendengarkan dulu.


"Karma benar, percayakan dulu pada Katsura. Aku yakin dia pasti baik-baik saja" kata Arizawa.


"Bagus, lagipula Ferus takkan langsung serius jika bertemu lawan yang dianggapnya cukup kuat."


"Tadi aku sempat bertarung dengannya, dia gila kuat. Namun seluruh kekuatanku hanya membuatnya mengeluarkan 1 persen kekuatannya" Feria bersuara.


"Hebat juga kau bisa selamat dari Ferus dalam satu persen. Biasanya dia membunuh orang dibawah 1 persen, alias tak menaikkan kekuatannya sama sekali."


"Dia.. Sekuat itu?" muka Arizawa tampak ketakutan.


"Ya. Dia jarang terlihat di kastil karena dia memang fokus diluar angkasa. Dia menjaga planet dari berbagai macam ancaman. Bahkan semesta kami dijaga penuh olehnya. Dia jarang sekali mampir ke kastil, sekali nya dia mampir hanya memastikan keadaan raja baik-baik saja atau tidak."


"Ferus adalah pengawal raja, dan dia sudah menjadi pengawal raja dari generasi pertama, dan itu sudah beribu-ribu tahun lamanya."


"Dia memiliki pengalaman yang sangat luas di bidang pertarungan, dia juga memiliki keterampilan bersenjata yang sangat terampil. Dikatakan dia mempunyai 4 senjata dahsyat yang ia sembunyikan. Ditambah dengan sihirnya yaitu sihir dimensi, memungkinkan dirinya untuk menjelajah suatu dimensi, membuat dimensi baru, bahkan mengacak-acak ruang dan waktu."


"Pengelihatan nya yang tajam, serta kepekaan seluruh indranya membuatnya sulit di dekati, bahkan disentuh pun akan sangat sulit dan membutuhkan usaha ekstra."


"Mana yang dia punya sangat banyak, namun sampai saat ini tidak ada yang bisa merasakan mana dan energi yang ada didalam diri Ferus. Hanya Karl dan Xorez dari Escalivor yang mampu merasakannya. Dan dari katanya, energi Ferus mirip seperti sebuah iblis."


"Dia jarang bertarung, sekalinya bertarung musuhnya sudah pasti tewas dalam beberapa detik saja. Namun disinilah kelemahannya, dia biasanya selalu mempermainkan lawannya. Jika kalian mampu memberikan serangan yang maha dahsyat saat dia masih bermain-main, mungkin itu bisa membuka celah yang sangat besar."


"Namun jika Ferus sudah tidak banyak bicara lagi, itu artinya dia sudah serius dan kalian tidak mungkin menang" urai Karma.


"Tahu darimana kau bahwa kami tidak akan menang?" tanya Arizawa sinis.


"Tak ada seorang pun yang mampu mengimbanginya, bahkan raja yang sebelumnya juga hanya membuat Ferus mengeluarkan 15% kekuatannya. Dan itu cukup membuat satu tata surya gentar."


"Tunggu, jadi setiap pergantian raja dia harus bertarung dengan raja yang baru naik tahta?" Homura menyelak.


"Ya, untuk membuktikan bahwa dia itu layak atau tidak, biasanya saat Ferus berhenti menyerang dia sudah merasa puas."


"Satu-satunya orang yang mampu membuat Ferus mengeluarkan separuh dari kekuatannya adalah sang raja pertama, namun aku tak diberi tahu namanya" tambah Karma.


"Menyeramkan" ucap Azashi.


"Namun kalian punya potensi, sihir penetralan Homura mungkin mampu menahan Ferus sangat sebentar. Itu bisa menjadi celah untuk kalian mengalahkannya, walau mustahil. Saranku, kalian segel dia saja" kata Karma lagi.


"Segel, ya? itu ide yang bagus. Baiklah terimakasih atas semua ceritanya, Karma" kata Homura.


Kemudian dia berbalik begitupun dengan semua orang, lalu Homura berkata lagi, "Ayo kita bantu Katsura!"


"*Sial dia terlalu kuat! bahkan Kirameku Hoshi Akari-ku tidak bisa menyaingi nya."


"Dan yang lebih gila lagi, dia masih 7 persen*!" wajah Katsura gelisah, badannya gemetaran.


..." Ring Of Justice! "...


Katsura menciptakan banyak sekali cincin cahaya di langit, saking banyaknya cahaya bulan tertutup oleh cincin itu.


"Kau masih punya tenaga, ya? cukup mengesankan juga" kata Ferus.


Katsura melompat ke arah Ferus yang mengudara, saat dia sudah dekat dengan Ferus, dia mengayunkan Crescent Deluz-nya seperti bentuk bulan sabit.


Namun sudah pasti, tebasan sebelumnya sudah Ferus antisipasi dengan memblokirnya menggunakan tangannya.


Cincin cahaya yang ada di langit pun turun menghujani mereka berdua. Cincin yang masih ada diatas menembakkan sebuah laser cahaya yang lumayan luas area tembakannya. Membuat Ferus kesulitan untuk fokus karena fokusnya terbagi menjadi dua.


..." Wrath Of The King! "...


Ferus membuat bola energi berwarna hitam keunguan pekat di tangannya, bola itu terlihat seperti lubang hitam kecil.


..." Whale Oceanid! "...


Katsura menciptakan paus super besar di udara, posisi paus itu ingin menelan Ferus dari bawah.


Saat Ferus menengok kebawah, dirinya dihujani oleh laser dari cincin diatas.


Katsura juga menaikkan lagi cincin yang sudah terjatuh dibawah, dengan cepat cincin itu menyerang Ferus terus menerus dengan arah yang berbeda, membuat Ferus sangat kesulitan.


Katsura mengambil langkah berikutnya, yaitu dia memutar mutarkan Crescent Deluz-nya kedepan, dengan konsentrasi penuh, Crescent Deluz semakin bercahaya dan semakin terang.


Ferus yang sedang menghindari semua serangan Katsura akhirnya membuka celah yang besar, yaitu saat dirinya sedang melompat dari cincin dan menghindari mulut paus yang terbuka lebar.


..." Mournful Shot!"...


Gelombang cahaya bulat tercipta dari Crescent Deluz, gelombang itu terus memanjang dan menembus tubuh Ferus.


Dia juga diserang oleh laser dari cincin di langit, lalu dilahap oleh paus, serta dikelilingi oleh cincin dari bawah.


"Apakah berhasil?" Katsura kelelahan.


..." 10 Persen! "...


Seluruh efek sihir yang ada disana langsung lenyap tanpa jejak, bahkan sejarah sihir itu muncul di medan pertarungan juga lenyap.


"Apa it-" Katsura tiba-tiba terhempas sangat jauh oleh pukulan menyamping dari Ferus yang berada di belakang Katsura.


Katsura sekarang berada di dekat kaki gunung, pemukiman warga berada. Dia terpental hingga merusak sebuah gudang makanan. Warga disana pun sangat heran dengan Katsura yang tiba-tiba terhempas.


Dengan sangat cepat, saat Katsura membuka matanya, tinju Ferus sudah tepat didepan wajah Katsura, hanya butuh beberapa centimeter maka itu akan menghancurkan kepala Katsura.


Dari kejauhan ada sebuah tali berwarna hijau muda cerah menusuk tinjuan Ferus, membuat tinjuan itu terhenti.


Katsura menengok ke samping, ternyata Homura yang melakukannya.


"Kau sudah bekerja cukup baik, Katsura. Sekarang giliran kami!" Homura menyengir.


Bersambung...