Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 95



Jino dan Lolita kembali menghentikan kaki mereka. "Aduhh... Capek banget gue, nyari minum yukk!", ajak Lolita. "Ayokk. Gua juga capek banget", jawab Jino. Mereka pun menemukan toko swalayan yang cukup ramai.


"Gue yang bayarin yaah", ucap Lolita mengeluarkan uang. "Nggak perlu, biar gua ajah. Kan gua cowoknya, masa cewek yang bayarin cowok siih, kan ntar jadi nggak keliatan cool nya hehehe", jawab Jino sambil tersenyum tipis.


Setelah selesai pembayaran, mereka berdua duduk di depan toko swalayan itu. Untungnya di depan toko itu disediakan kursi untuk duduk para pembeli yang hanya ingin beristirahat saja.


"Jin, Tiara ke kota IJAS 1 ngapain siih, bikin khawatir gue ajahh!. Kan dia bisa nyari Kota yang lain gitu", ucap Lolita dengan raut wajah kesalnya. "Ya mana gua tau. Palingan juga yaah, dia tuh pengen bales dendam ke Viola kalii", jawab Jino setelah meneguk minuman dinginnya.


"Viola?, emang Viola punya salah apa sama Tiara, sampe-sampe dia mau bales dendam segala?", tanya Lolita yang terlalu ketinggalan jaman. "Ahh, lu maah nggak tau ahh. Ya gue siih nggak terlalu tau banget urusan mereka berdua. Tapi dulu siih gua ngeliatnya kek Viola hampir mau nyekek leher Tiara, tapi untungnya ada cewek yang nolongin Tiara gitu. Ya gua siih cuman sekilas doang", jawab Jino.


"Tiara hampir dicekik sama Viola?. Gue harus nyari tau soal ini", pikir Lolita. Lolita seperti tersadar akan sesuatu. Lolita merasa ia pernah melihat satu kejadian yang melibatkan Viola dan Tiara. Namun, ia masih tak mengingat jelas tentang kejadian apa itu.


Pindah Ke Arra...


Arra menyetel musik kesukaannya di mobil. Bu Meina dan Arra ikut menyanyikan lagu itu. Namun, tiba-tiba Dennis seperti ingat akan sesuatu.


Dennis memegangi kepalanya dengan sangat keras. Mulai dari kejadian kecil hingga kejadian yang paling membekas di ingatanya mulai muncul, karena lagu itu.


"Mamposs!!. Inget-inget nggak lo. Gue bakalan bikin lo inget semua yang lo lakuin dulu sama gue!. Lo harus inget, kalo kita itu punya hubungan spesial!", batin Arra sambil tersenyum tajam.


"Kok Dennis diem ajah siih. Kok dia sama sekali nggak natap gue siih, apa jangan-jangan dia belom sadar yaah. Atau dia cuma pura-pura nggak inget?. Ahh entahlahh", pikir Arra.


Arra kembali memutar lagu kebersamaannya sewaktu dengan Dennis. Ia sengaja agar Dennis mengingat semuanya. Padahal yang sebenarnya Dennis sudah ingat apapun yang terjadi sebelumnya. Namun, Dennis tak segera mengatakan bahwa dia sadar dan ingat, agar Arra penasaran terhadapnya.


"Kenapa?, kok diputer lagi siih lagunya?", tanya Dennis berpura-pura tak tau dengan isi pikiran Arra. "Hah??, emm... Nggak kok, gue cuman suka ajah sama lagunya. Emang kenapa?, lo keganggu yaah??", jawab Arra.


"Nggak kok biasa ajah. Cuman, kek nggak ada lagu lain gitu", kata Dennis. Ia memalingkan wajahnya menghadap ke kaca mobil, kemudian ia tersenyum tipis melihat wajah Arra yang lucu.


"Gua itu udah inget semuanya. Inget, gue cuman mau ngetes apa dia bener-bener cinta sama gua?. Atau cuman mau ngambil kekayaan gua, atau karna gua menang ganteng?", batin Dennis, sembari terus tersenyum menghadap kaca mobil samping


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE


I LOVE U ALL❤🍎❤🍎