
Nico sedang berjalan menuju ke lapangan. Ia mengingat wajah Vionna yang manis itu. Meskipun lagaknya seperti seorang laki-laki, namun ia cantik.
"Lahh, kalo gini, gua bakalan nggak fokus main bola nya. Gua harus ngajak Vionna nihh, daripada gua terngiang-ngiang terus", gumam Nico. Nico langsung menuju ke rumah Vionna.
Ia sampai di depan rumah Vionna. Terlihat gerbang dirumah Vionna tertutup dan tak terlihat ada satpam yang berjaga. Nico menggedor-nggedor pintu gerbang itu. Terlihat satpam berlari menuju Nico.
"Ada apa Mas?", tanya Satpam itu. "Mba Vionna nya ada Pak?", ucap Nico balik bertanya. "Ooh nyari Mba Vionna yahh, sebentar yah Mas saya panggilkan dulu", jawab Satpam itu dan pergi masuk ke rumah besar Vionna dan Viola.
Tak lama kemudian, tampak seorang gadis keluar dari rumahnya (Vionna Arcizka Arziquna). "Ehh Nico, kirain siapa??", ucap Vionna sambil membukakan pintu gerbang itu untuk Nico. "Ada apa Co?". "Hah??, eemmm. Gua mau ngajak lu buat nonton pertandingan, mau nggak??", ajak Nico.
"Pertandingan apa??, siapa yang main??", tanya Vionna bingung. "Pertandingan sepakbola di lapangan ujung itu. Dan yang main itu IFA CLUB (INDONESIAN FRIEND'S ATHLETE CLUB), ya termasuk gua juga Na", jawab Nico menjelaskan.
"Oohh, oke dehh gue ikut, bentar yahh, gue siap-siap dulu oke", kata Vionna, dan berlari menuju ke rumahnya yang besar itu.
Di kamar Vionna dan Viola...
"Siapa Na?", tanya Viola yang sedari tadi masih membaca buku favorit nya itu. "Nico Vi", jawab Vionna sambil memilih baju yang pas untuknya, agar tidak terlalu merasa gerah jika kepanasan.
"Nico??, ngapain dia ketemuan sama lo?", tanya Viola lagi. "Mau ngajakin gue buat nonton pertandingan IFA CLUB, lo mau ikut", ajak Vionna. "Emm nggak dehh, pasti panas kann??", jawab Viola malas.
"Lalalalala....lalalala....lalalalala. Ehhh, tunggu-tunggu, itu kan Nico. Ngapain dia disitu, duhh gua harus sembunyi nihh", gumam Aris sambil mencari tempat persembunyian yang pas. Ia menemukan sebuah pohon, lalu ia memanjatnya untuk bersembunyi dari Nico dan Vionna.
"Ehh iyah bener kan apa kata gua, Nico pasti ngajakin Vionna buat nonton pertandingan juga. Berarti gua bisa ngajak Viola dong nihh", gumam Aris. Tak laka setelah Vionna dan Nico berjalan cukup jauh dan sampai tak terlihat, Aris langsung turun dan menuju ke rumah Viola.
"Assalamu'alaikum!". Terlihat Satpam itu langsung berlari menuju gerbang untuk membukakan pintu gerbang itu. "Ehh ada Mas Aris, mau ketemu sama Mba Viola yahh??", tanya Satpam itu. "Kok tau siih Pak??, kayak peramal ajah deh Bapak mahh", jawab Aris bercanda.
"Sebentar yah Mas, saya panggilkan dulu", kemudian Satpam itu pun menghampiri Viola di kamarnya di lantai 2. Tak lama Aris menunggu akhirnya Viola datang menghampiri Aris.
"Ehh Aris, ada apa Ris??", tanya Viola. "Hehehe, udah tau dongg gua kesini mau ngapainn??", jawab Aris bercanda.
"Ya nggak tau lahh Ris, kan lo baru dateng hahaha", kata Viola ikut tersenyum manis. "Ohh iya yahh kok gua bisa lupa yahh, kebiasaan nihh, kalo ngomong sama cewek cantik suka salting hehehe", gombal Aris.
"Mau nggak ikut nonton pertandingan IFA CLUB??", ajak Aris sambil memasang wajah memelas agar Viola mau diajaknya. "Emm ya deh oke yokk", jawab Viola. "Oke yokk", mereka berdua pun juga pergi bersama.
Bersambung....