Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 134



Tiara berlari menuju ke halaman belakang sekolah untuk menemui Melitha. "Gimana?, beres nggak?", tanya Melitha. "Beres kok Lit, tenang ajah", jawab Tiara. "Bagus pinter banget".


"Satu per satu rencana gue berhasil. Tinggal liat ajah gimana kehancurannya Arra", batin Melitha.


.


.


.


Di Kelas 12 Seni 1


"Dee volar


Dee volar


Dee volare Ah


Ah


Ah


Il mio pensier


Il mio pensier


Ah! Ah! Ah!".


"Waawww tepuk tangan untuk Meyka. Suara kamu benar-benar luar biasa", ucap Mr. Brian memuji Meyka. "Oke selanjutnya adalah Re-".


Tok..tok..tok. Terlihat seseorang mengetuk pintu kelas itu. "Ya masuk".


"Mohon maaf Mister Brian. Ada yang ingin bertemu dengan anda di ruangan anda". Mr. Brian punpergi meninggalkan kelas.


.


.


.


.


"Mohon maaf anda siapa ya?", tanya Mister Brian. "Apa anda benar-benar tidak mengenali saya?", tanya wanita itu yang tidak lain adalah Nyonya Angel, ibu dari Reva dan Raffa. "Maaf Nyonya, saya lupa kalau saya punya janji dengan Nyonya. Ada apa Nyonya?", tanya Mr. Brian terlihat sangat memuja-muja Bu Angel.


"Apa anda ingat perjanjian dengan saya dulu?", tanya Bu Angel. Mr. Brian terlihat kebingungan. "Tolong jangan pernah buat Meyka jadi juara!, meskipun suara dia yang lebih baik dari anak saya!. Akan saya beri anda uang, berapapun anda memintanya!", perintah Bu Angel.


"Mohon maaf Nyonya Angel. Baiklah, untuk selanjutnya saya akan membuat Reva menjadi juara", jawab Mr. Brian menunduk.


"Atau begini saja. Buat Reva jadi juara, di saat penentuan ujian. Serta kritik Meyka dengan kata-kata yang sangat menyakitkan", ujar Bu Angel.


.


.


.


Bu Angel keluar dari ruang guru. Tiba-tiba ia dicegat oleh Bu Sienna (Ibunya Meyka). "Ibunya Meyka yaa??, hohohoo lama nggak ketemu", ucap Bu Angel dengan nada memancing emosi. "Anda nggak bisa kayak gitu dong. Anda nggak bisa curang kayak gini dong!", bentak Bu Sienna. "Owww, anda siapa?, berani mengatur saya?. Saya bebas melakukan apa saja!, karna saya kaya!. Kalau anda ingin seperti saya, makanya kerja!. Jangan rebut suami orang!", ucap Bu Angel.


"Anda jangan sembarangan bicara ya!. Yang sebenarnya perebut suami orang itu anda, Bu Angel!!. Saya tau, anda menggoda Pak Arya, supaya bisa mendapatkan semua hartanya kan?!", ujar Bu Sienna.


"Gimana dia bisa tau soal aku sama Mas Arya?. Bisa gawat nih kalo dia sebarin ke semua orang", batin Bu Angel.


"Terus, kenapa anda mendekati suami saya?. Anda juga mau harta suami saya kan?", ujar Bu Angel membalasnya. "Tapi saya punya tujuan lain mendekati suami anda. Saya cuma mau keadilan terhadap anak saya!. Saya sudah nggak terima dengan kelicikan anda, Bu Angel!!. Dari anak saya kelas 8, dan mulai ikut les di Sekolah Seni Teater, anda selalu saja membuat kecurangan. Apa anda tau?, berapa kemampuan anak anda?. Lebih buruk dari suara burung gagak!. Didik anak anda dengan baik dan benar, bukan mendidik dengan menggunakan uang yang haram!!", jawab Bu Sienna.


Bu Sienna pun pergi setelah puas mengomentari Bu Angel. "Arghhhhh!!!, kurang ajar tuh Sienna. Liat ajah, apa yang bisa Angel lakuin!", gumam Bu Angel.


.


.


.


Arra dan tiga cogan pergi menuju ke kelas mereka. Tiba-tiba, Melitha sudah berada di depannya dan menyiramkan air ke wajah Arra.


BERSAMBUNG...