
Dona memukul meja begitu keras hingga para murid-murid yang ada di kelas itu ikut terkejut mendengarnya. "Maksudnya apa?!!. Lo ngatain gue kek begitu, emangnya lo udah begitu suci apa gimana?!!. Nggak usah sembarangan ngomong yaah!!", bentak Dona. Bukannya merasa bersalah, Melitha justru malahan menekuk lengannya tepat di depan dadanya. "Gue tau kok, gue dari dulu emang nggak pernah suci!. Tapi se-enggaknya, gue nggak pernah romantis-romantisan di kelas, apalagi sampe di depan umum!", jawab Melitha sambil berjalan mendekat ke depan Dona.
"Heh, bilang ajah kalo lo itu nggak pernah punya pacar kaan!!. Nggak usah sok nasehatin orang dehh, kalo lo ajah belom tentu bener!", ujar Dona bertambah geram. "Udah laahh!!, kita emang salah Don!. Udah yuk kita keluar ajah yukk!!", ajak Evan sambil menarik tangan Dona untuk segera meninggalkan Melitha.
"Ntar dulu Van!!. Gue belom selesai ngomong!", ucap Dona mencoba melepaskan tarikan dari Evan. Dona dan Evan pun pergi dari kelas itu. Melitha tersenyum jahat. "Satu persatu, semua anak-anak IFA bakalan gue bikin jadi ancur semuanya!", batin Melitha.
"Ihh baru kali ini yaahh, ada yang berani bikin Dona sama Evan takluk. Apa jangan-jangan dia itu iblis yaah!", ucap para siswi di luar kelas yang melihat Melitha berhasil membuat seorang Dona pergi. Melitha melihat ke arah jendela, tempat para siswi-siswi itu bergosip. "Apa lo liat-liat!!. Mau gue usir juga?!", bentak Melitha. Para siswi-siswi pun kabur setelah mendengar bentakan Melitha.
.
.
.
Pindah Ke Arra lagi guysss!!...
"Teruss??, gua harus bilang Ohh No!!, I'am sorry Arra!, gitu??. Ya tidak dongg hahahaha", ujar Vian meledek Arra. Arra bertambah emosi, ia pun kembali menarik rambut Vian. Perkelahian itu kembali terjadi, untungnya Mrs. Dian datang tepat waktu untuk menormalkan suasana di lorong sekolah.
"Nggak ihh Miss, Vian yang duluan. Masa Vian nyebarin hoax kalo Arra itu pacaran sama Jino, kan nggak bener Miss. Kan itu sama ajah fitnah, dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan!. Ya kan Miss?", jawab Arra membela diri sendiri. "Viann!!, kamu jangan fitnah Arra dongg. Masa Arra kamu jodohin sama Jino, kan Arra itu pasangannya sama Dennis!", sontak semua siswa-siswi yang berkerumun disitu langsung menoleh ke arah Miss Dian.
"Lahh??, aku kira Miss Dian mau ngomelin Vian, ehh ternyata malahan bercanda", ucap Rizal pelan. "Lahh bener kan apa kata Miss. Liat ajah, judulnya ajah 'Dennis Arra', ya berarti Dennis sama Arra dongg, masa Arra sama Jino siih. Kan nggak pas!, hehehe", jawab Miss Dian dan kemudian pergi lewat begitu saja.
Lolita dan Viola hanya melongo mendengar kata-kata Miss Dian. "Ealahh, sungguh teguran yang membagongkan!", ucap Lolita menggeleng-gelengkan kepalanya. "Iyah, gue juga sampe terkagum-kagum, ku hanya bisa mengatakan wow amazing!!. Daebak!", jawab Viola.
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE
DUKUNGAN KALIAN, SEMANGAT KU❤
I LOVE U ALL❤🍎❤🍎