Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 17



"Dennis, gue nggak papa kok. Cuma luka ajah di kepala", jawab Arra yang amsih terbaring lemah di ranjang itu.


"Nggak papa gimana, orang kemaren lu ketabrak mobil", ucap Dennis. "Yaudah kita keluar dulu yuk, biarkan mereka berdua yah", ajak Pak Adjie sambil keluar dari ruangan itu dan disusul oleh yang lainnya.


"A..duuh, duhh", rintih Arra sambil mencoba untuk duduk. "Lu mau kemana Raa, udah lu tiduran ajah yahh. Lu kalo mau apa-apa tinggal ngomong aja yah sama Gua oke", ucap Dennis lembut.


"Gue mau ke kamar kecil, tolong anterin yahh", pinta Arra. "Yaudah gua panggilin Tante Erika yah. Kan gua nggak mungkin nganterin lu ke kamar mandi, ntar dikira ngapa-ngapain lagi", jawab Dennis tersenyum.


"Yaudah dehhh, makasiih yah", ucap Arra. Dennis keluar dan memanggil Tante Erika. "Tante Erika, Arra minta dianterin ke kamar kecil katanya", ucap Dennis.


Aris menghampiri Dennis yang sudah duduk di kursi tunggu depan ruangan Arra. "Den, kok lu nggak mau siih nganterin Arra ke kamar mandi?", tanya Aris sambil berbisik ke telinga Dennis.


"Ya nggak lahh. Ntar dikira, gua mau ngapa-ngapain Arra lagi, kan bisa gawat", jawab Dennis. Dennis berdiri dari tempat duduk itu, dan menghampiri kedua orang tuanya.


"Ayah, Bunda. Kalian pulang aja dulu yah, kasian Dina dirumah sendirian, pasti dia takut ada hantu dirumah, yah", ucap Dennis. "Yaudah kami pamit pulang dulu yaa. Pak Adjie kami pamit yah", pamit Pak Hardi kepada semuanya.


Pak Adjie mengangguk sopan. "Dennis, kamu pulang ajah sama Aris yah, biar Tante sama Om yang jagain Arra", ucap Tante Erika.


"Emm, mendingan Tante, Om sama Aris ajah yang pulang. Dennis nggak papa kok disini. Ya, itung-itung buat nebus kesalahan Dennis udah nggak jagain Arra tadi siang", jawab Dennis.


"Ooh yaudah kalo itu mau kamu, kita turutin ajah. Yaudah kalo gitu kita pulang dulu yah, soalnya udah jam 11 malem", pamit Pak Adjie.


Dennis langsung masuk ke ruangan Arrax namun terlihat Arra sudah tidur dengan sangat nyenyak. Dennis tersenyum melihat Arra, lalu ia duduk di kursi dekat ranjang Arra, dan Tak Lama ia pun ikut tertidur juga.


..........


Malam sudah berganti pagi, Arra bangun lebih awal daripada Dennis, Kira-kira jam 04.10. "Hemm Dennis. Lo kalo lagi tidur ganteng banget siih hahhhh", gumam Arra dalam hati sambil terus memandangi wajah Arra.


Arra mengelus rambut Dennis sehingga membuat Dennis bangun. "Ehh, maaf yah udah bangunin lu", ucap Arra. "Iyah nggak papa, ini jam berapa?", tanya Dennis sambil mengucek matanya.


"Ini udah jam 04.25 Den", jawab Arra santai. "Hah!!, udah jam setengah 5. Gua harus buru-buru ke masjid nihh. Gua pergi dulu bentar yah, ntar gua suruh perawat nungguin lu oke", Dennis pergi. Namun dia mundur kembali, seperti ada yang kurang. Lalu dia mengusap pipi Arra, dan kembali berjalan ke luar.


"Udah kok, kamu kangen yaaa", ledek Dennis. "Ihh nggak lahh, ehh kamu nggak berangkat sekolah?", tanya Arra mengalihkan pembicaraan nya.


"Nggak, gua udah ngomong tadi sama Bunda", jawab Dennis santai. "Lahh kenapaa?", Tanya Arra lagi. "Kalo lu nggak sekolah, gua juga nggak. Karena ntar, gua bakalan sepi nggak ada lu", jawab Dennis.


"Ya kan ada Aris, Rifky, Jino terus lainnya lah, masa sepi siih", ucap Arra lagi. "Ya sepi lah, kan nggak ada kamu", jawab Dennis gombalin Arra.


Arra tersenyum pada Dennis. "Berarti lo asli suka sama gue Den yess", gumam Arra dalam hati.


.


.


.


.


.


.


.


Udah dulu ya oke👌


Maaf kalo banyak Typo😁😄


Jangan lupa Vote, Like dan Komennya😜😁😉