Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 87



Malam dengan cuaca yang sangat indah. Bulan yang bersinar dan bintang-bintang yang gemerlap menambah indahnya malam itu. Aris masih tak habis pikir kenapa ia dipertemukan dengan Vionna, perempuan yang benar-benar sedang mengejarnya.


"Sungguh pemandangan yang mencengangkan", ucap Nico mendekat ke telinga Aris. Aris masih saja melongo. "Tutup mulutnya Ris", tegur Arra cengengesan dengan Luna.


"Na?, lu nggak sadar?", tanya Aris bingung. Vionna tak menjawabnya, justru ia malahan memeluk Aris. Lagi-lagi Aris terkejut dengan peristiwa yang ia alami malam itu.


"Duhh, Vionna pake peluk gua lagii... Gimana cara ngelepasinnya nihh. Tapi tunggu dulu, kok Vionna yang meluk gua tapi gua ngerasanya kayak lagi dipeluk Viola yahh, malah kayaknya ini lebih dehh dari Viola. Gua kok ngerasa nyaman yahh dipeluk sama Vionna. Aghhh bodoamat lahh, yang penting dia bahagia!", batin Aris.


Aris merasakan adanya suatu perasaan yang berbeda dengan cewek-cewek lain yang sering ia dekati. Mungkin ini adalah kali pertamanya ia merasakan suatu kenyamanan berada di dekapan seorang wanita.


Vanno, Nico, Luna, dan Arra hanya bisa melongo melihat Vionna memeluk Aris. Secara, Vionna adalah perempuan yang paling anti memeluk seorang laki-laki meskipun ia sedang mabuk atau tak sadar.


"Co, hati lo nggak nyut-nyutan kann hihihi", ledek Arra kepada Nico. Nico hanya tersenyum biasa. Sebenarnya Nico sedang menahan hatinya agar tak memukul Aris.


Meski Meyka yang kini sudah berubah menjadi wanita baik kepada Nico. Nico dan Meyka juga sudah kembali ke kisah cerita cintanya seperti dulu. Namun, Nico masih saja tak bisa melupakan perasaan nya terhadap Vionna.


Nico seringkali menyatakan perasaan nya kepada Vionna, namun lagi, lagi dan lagi, Vionna hanya ingin menganggap Nico sebagai sahabat karibnya. Karena itulah Nico akhirnya tak bisa memaksa Vionna lagi untuk mencoba mencintainya.


Nico hanya berharap, Vionna bisa bahagia bersama dengan orang yang Vionna cintai. Nico harus menahan rasa cemburunya terhadap Vionna saat sedang bersama laki-laki lain. Karena Nico tau, Nico bukanlah seseorang yang paling pantas memisahkan Vionna dengan laki-laki lain.


Nico sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Nico juga harus menerima kembali Meyka. Meski Nico juga masih mencintai Meyka, tapi entah kenapa Nico juga mencintai Vionna lebih dari apapun.


Pindah Ke Rumah Arra, Aris...


Bu Erika dan Pak Adjie sedang bersantai di ruang keluarga atau yang biasa disebut Ruang TV. "Mas", panggil Bu Erika.


"Hmmm", jawab Pak Adjie.


"Jawabnya iyah sayang, apa iyah istriku yang paling cantiiikk gitu apa gimana kek. Malahan ham..hem..ham..hem.. kayak Nissa Sabyan ajah kamu mahh Mas".


"Yaudah. Ada apa my queen, my wife, my love. Dah tuh", Pak Adjie terlihat malas dengan ocehan Bu Erika yang terkadang membuat kuping panas, tapi kadang ocehan itu membuat rindu.


"Emang kemana mereka berdua?".


"Katanya siih nyari yang seger-seger".


"Wahh hebat tuhh anak. Beneran nyari janda buat aku nihh", ucap Pak Adjie dengan berbisik agar Bu Erika tak mendengarnya.


"Hahh??!!!, Apahh?. Kurang ajar bener dahh", bentak Bu Erika sambil melemparkan bantal yang ada di sofa besarnya. "Ihh maksudnya nggak gitu Rikaa. Maksud aku itu-", Pak Adjie berhenti mengatakan alasannya saat melihat Bu Erika sudah mendekat dengan tatapan amarahnya.


"Maaf yahh sayangku. Ehh malem ini kayaknya malem yang indah nihh", Pak Adjie mencoba merayu Bu Erika agar tak marah. "Apa!!, terus!!".


"Nahh mumpung anak-anak lagi pergi, dan mumpung aku lagi di rumahh. Kita anu.. itu yukk hihihi", Pak Adjie memasang wajah memelas nya agar Bu Erika mau menurutinya.


"Iddihh enak ajah".


"Ehh tapi kamu mau kemana Rika?".


"Yaudah ayok, katanya anu", Bu Erika langsung berjalan seolah ada sinyal dari Pak Adjie.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE YAHH


I LOVE U ALL❤🍎❤🍎


FOLLOW MY ACCOUNT INSTAGRAM: @iamnabilla2


Like☝🤙❤🍎