Dennis Arra

Dennis Arra
Eposode 44



Lanjutt...


Malam hari itu begitu indah. Bulan bersinar terang, dan bintang-bintang berkerlipan. Angin malam sepoi-sepoi menambah indahnya suasana di malam itu.


Lolita memandang langit yang penuh bintang itu. "Malam ini indah banget, gue jadi inget sama kejadian itu sama Jino".


Waktu itu...


"Ta"


"Iyah No, kenapa?", jawab Lolita. "Malam ini indah banget yahh", Lolita memandang langit yang begitu indah itu.


"Iya yah, bagus banget deh langitnya", jawab Lolita lagi. "Langitnya seindah wajah kamu", kata Jino lagi. "Kamu bisa ajah dehh No", jawab Lolita tersipu malu.


Kembali Lolita...


"Andaikan lo sekarang ada disini lagi No, gue bakalan bahagia banget", kata Lolita. "Ehh tapi nggak kerasa kok gue sekarang udah ngelupain Dennis yah. Tapi ya syukur ajah siih gue udah lupa sama yang namanya cinta buat Dennis, gue harus sadar diri, Dennis itu lebih cinta sama Arra ketimbang gue. Dan gue harus fokus jatuh cinta sama Jino", tambah Lolita lagi.


Pindah ke Vionna dan Viola...


Vionna sedang belajar di kamar. Ia begitu serius dengan buku-buku yang ia hadapi itu. Memang malam itu merupakan malam yang sibuk bagi Vionna yang rajin mengerjakan tugas sekolah.


Berbeda dengan Viola. Ia sudah mengerjakannya saat sepulang dari sekolahnya yang melelahkan itu. Ia sedang ngobrol bersama ibunya di ruang televisi.


"Ehh Mahh, bentar yah aku lupa ada sesuatu yang ketinggalan di kamar. Bentar ya Mah", kata Viola. Viola pun pergi menuju ke kamarnya. Setelah ia sampai di depan kamarnya ia melihat ada Vionna yang sedang belajar.


Tok...tok...tok...


"Iya ada apaa??, cepet ngomong", jawab Vionna tampak sedikit marah. "Anu.. Mau ngambil buku di tas aku", jawab Viola takut. "Yaudah cepetan jangan lama-lama", ujar Vionna.


Viola segera mengambil sesuatu yang ia lupakan tadi. "Na, gue minta maaf yahh soal tadii", ucap Viola. Vionna menatap Viola. "Gue tau, lo sakit hati sama gue. Tapi gue itu deketin Aris itu nggak bermaksud apa-apa Na. Gue deketin Aris itu supaya gue bisa lebih tau banyak tentang Rifky", tambah Viola.


"Gue nggak pernah suka sama Aris. Tapi kalo Aris mungkin dia suka sama gue, tapi gue sama sekali nggak ada hubungan spesial sama Aris Na", tambah Viola.


"Apapun yang lo jelasin sama gue, baik itu bener ataupun salah, maaf bukannya gue nggak percaya sama omongan saudari sendiri. Tapi gue masih belom yakin sama penjelasan lo", jawab Vionna.


"Tapi Na..",


"Sstt. Gue tau lo mungkin bicara yang sejujurnya, tapi gue masih belom bisa memaafkan diri lo sendiri Vi", potong Vionna.


Viola menghela nafasnya. "Dan gue akan coba melupakan masalah ini. Dan gue juga bakalan coba buat maafin lo", ucap Vionna.


"Lo beneran Na?", tanya Viola senang.


"Iyah, bismillah gue bakalan nyoba buat jadi hubungan kita akrab lagi seperti biasa", jawab Vionna. "Makasihh yaa Vionna sayangg", kata Viola.


Vionna Menganggukkan kepala. Viola memeluk tubuh Vionna yang masih berdiri kaku. "Tapi gue masih kecewa sama lo Vi, andai ajah lo itu bukan saudari gue, pasti lo udah abis Vi", batin Vionna.


Bersambung....


Jangan lupa Like, Komen, dan Vote yahh❤


I Love U All❤❤