Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 132



4 Tahun Kemudian....


Singkat waktu... Mereka telah berada di kelas 3 SMA. Mereka semua juga berada di sekolah yang sama, yaitu Sekolah SMA Seni dan Ilmu IJAS. Sekolah yang sangat bergengsi. Ada begitu banyak murid-murid yang bersekolah di SMA ini.


.


.


.


Pagi hari yang cerah, sambil menggendong tas sekolahnya, Arra berangkat ke sekolah dengan sangat bersemangat. Ia dan kawan-kawannya sudah tak tinggal di asrama lagi. Karena asrama memang diperuntukkan untuk siswa-siswi SMP saja.


Ia sampai di sekolah. Arra menepuk bahu salah satu teman perempuannya. "Oii Meykaa... Sombong amatt. Lama banget yaah kita nggak ketemu", ucap Arra sambil terus berjalan dengan Meyka.


"Ehh Arra, ngagetin ajah dehh. Siapa yang sombong, lo tuhh yang sombong. Mentang-mentang anak MTK", ledek Meyka cemberut. "Lo juga sombong... Mentang-mentang anak Seni. Sini gue tantang ujian MTK", Arra membalas ledekan Meyka. "Oke gue tantang lo ujian sopran".


"Oke siapa takutt. Asal lo tau ajah, gue juga bisa nyanyi sopran tauu", ucap Arra masih terus bercandaan dengan Meyka. "Lahh kalo lo bisanyanyi sopran, kenapa lo milih jurusan Matematika Ra?", tanya Meyka.


"Ya karna gue suka sama matematika, sodari gue nggak suka gue di seni, sama yaa.. ada Dennis juga lahh di kelas Matematika hehehe", jawab Arra cengengesan. "Tunggu dulu, sodari lo ada yang nggak suka lo di seni?. Siapa emangnya?, Kak Gita?", tanya Meyka lagi.


"Biasa lahh, Reva.. Ntar kalo Reva marah, kakaknya bertindak, sii Raffa tuhh. dia ntar ngomong kek gini. Lu matematika ajah Raa. Nggak usah ikutan ke sopran. Gua ajah ngalah sama adek gua, makanya gua ambil jurusan IPA. Masa lo-".


Tak disangka tiba-tiba Raffa datang dan langsung menarik telinga Arra. "Ngomong apa lu?, Ngomong apa lagi?", tanya Raffa geram. Meyka menertawai Arra. "Udah Mey, nggak usah ditemenin dia.. Anak nakal dia nihh", ujar Raffa. Meyka pun pergi dan masih terus tertawa.


"Maapin kalii Faa".


"Raa.. gua mau cerita nihh gua itu yaa, seben-".


"Emmm, pasti nih tentang Amel, kalo nggak Lolita. Dahlahh, otak lo emang isinya cuman mereka berdua doang!. Bukannya ujian dipikirin", potong Arra.


"Ohh iyaa... Hari ini gua ada ujian praktek uji kimia. Gua bakalan terlambat nihh. Makasii yaa, udah ngasih tau gua. Byee", Raffa pun langsung berlari menuju ke kelasnya.


.


.


.


Di Kelas IPA...


Bel masuk sudah berbunyi. Dan guru pun masuk ke kelas 12 IPA 2. "Selamat pagi anak-anak", sapa guru walikelas mereka (Miss Tania). "Selamat pagi juga Miss", jawab anak-anak. "Oke hari ini kita akan praktek uji kimia. Silahkan kalian siapkan buku dan alat tulis kalian. Dan kita ke ruang laboratorium IPA 2", ucap Miss Tania.


.


.


.


Di kelas 12 BI 3....


"... Remaja di zaman sekarang... Hanya memikirkan percintaan.. Untuk itu.. Marilah kita, bersama-sama membuat Indonesia bangga, dengan karya kita.. Sehingga, Indonesia dapat terkenal di mancanegara dengan prestasinya, dan bukan karena kenyinyirannya... Sekian dari saya, Terimakasih".


"Wawww tepuk tangan untuk Kinnara. Syair yang luar biasa. Ayoo Selanjutnya... Viola". Viola terlihat grogi. "Alah palingan juga nggak bisa diaa", ujar Kinnara. Satu kelas menyoraki Viola, agar Viola merasa takut untuk maju ke depan.


***BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE, DAN VOTE YAA🥰🥰


I LOVE U ALL❤️🍎❤️🍎


EPISODE SPESIALL🥰🔥🥇***