
Jam sudah menunjukkan pukul 7.30. Semua siswa dan sisei sudah masuk ke kelasnya masing-masing. Ada bocoran kalau hari itu adalah hari free (Jam pelajaran kosong). Semua siswa terlihat sangat bahagia saat mendengar jam kosong.
"Den, Jin, emang katanya hari ini tuh jamkos yahh??", tanya Aris yang duduk tepat di depan bangku Dennis dan Jino. "Katanya siih, tapi nggak tau siih gua", jawab Jino.
"Kayaknya guru kesukaan Arra nggak dateng yahh. Hahahaha", ucap Dona seolah-olah menyindir Arra. Memang jam pertama adalah pelajaran Matematika, yang merupakan pelajaran favorit Arra.
"Enak ajah, dateng kok pastinyaa!!", jawab Arra dengan nada tinggi.
"Nggak Arraa!!, orang hari ini juga jam nya kosong semua, masa khusus Matematika nggak kosong siih!" Perdebatan kembali mulai memanas.
"Ihhh!!, orang udah dibilangin juga!! Bu Sherly itu berangkat buat ngajar bukan buat rapat kek guru-guru lain!!", kata Arra dengan nada semakin tinggi.
Tak lama kemudian saat perdebatan itu berlangsung, tiba-tiba orang yang tengah didebatkan datang ke kelas mereka. "Ada apa siih ribut-ribut kalian!!", ucap Bu Sherly. Dona terkejut bukan main.
"Lahh, kok dia dateng ke kelas siihh. Mana pake bawa buku lagii!!", gumam Dona. "Yes, Bu Sherly dateng yuhuuuu", kini gantian Arra yang meledek Dona.
"Oke anak-anak, karena hari ini Ibu sibuk sekali, dan tugasnya juga banyak yang belum Ibu selesaikan, jadi hari ini kalian Ulangan saja yahh", kata Bu Sherky mengejutkan seisi kelas.
"Hah!!!. Ulangan Bu??", semua murid dikelas itu tampak terkejut, namun berbeda dengan Arra. Ia justru sedang senang karena hari yang ia tunggu-tunggu datang juga.
"Yess!!, akhirnya ulangan matematika juga", ucap Arra kegirangan. "Ihh Ra, kok lu malahan seneng siih ada ulangan matematika, mendadak lagi", kritik Meyka.
"Ya iyalahh, kan dia itu jagonya ayam", ucap Vionna membela Arra. "Jagonya matematika Vionnaa", Lolita membenarkan. "Oke siapkan alat tulis kalian, taruh tas kalian di depan sini", ucap Bu Sherly sambil menunjuk ke arah depan papan tulis.
"Lahh, tapi Bu?. Kita kan belum tau bab mana yang mau diulanganin", ucap Aris memohon agar Bu Sherly memberikan keringanan. "Ohh ya Ibu lupa. Jadi bab yang harus dipelajari itu adalah bab 3 yaitu tentang Koordinat Kartesius dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Saya kasih waktu 15 menit untuk belajar dan memahami materi", Ucap Bu Sherly menerangkan.
"Duhh 15 menit lagii!!", gerutu Vanno. Arra mulai sibuk dengan bukunya, ia memang tergolong anak yang paling rajin di kelasnya. Dari kelas 1 SD dia selalu mendapat peringkat pertama di kelasnya. Bahkan dia pernah mendapatkan juara pertama lomba MIPA (MATEMATIKA-IPA) Antar Provinsi atau se-Indonesia.
"Oke waktu tinggal 5 menit yaa", ucap Bu Sherly. Semua siswa tampak gelisah dengan waktu yang terasa cepat sekali. Arra sudah selesai belajar, namun ia masih mengingat-ingat kembali tentang apa yang dibacanya barusan. "Oke anak-anak waktu belajar sudah cukup yaa. Ayo kumpulkan buku LKS kalian, dan kumpulkan tas kalian di depan papan tulis", perintah Bu Sherly.
Bu Sherly mulai membagikan lembar soal dan lembar jawaban ke murid-murid. Semua tampak kebingungan saat melihat soal yang pertama hingga yang paling akhir. Berbeda dengan Arra. Ia langsung mengerjakan tugasnya dengan serius dan teliti.
"Ohh iya Ibu lupa, jangan lupa tulis cara kalian mengerjakan di kertas coret-coretan yang sudah Ibu beri yaa", tambah Bu Sherly. Arra menganggukan kepalanya tanda paham.
Aris mulai membaca soal itu mulai dari nomor yang pertama. "Jika 4x + 2y \= 2 dan 7x + 4y \= 2. Tentukan nilai dari 2x + 5y!. ya mana gua tau lahh. Tentuin sendiri emang nggak bisa yaaah", gerutu Aris.
Nico mendekatkan kursinya ke Arra. Jarak antara kursi Nico dan Arra memang terbilang cukup dekat. "Ra... Arraa...", bisik Nico memanggil Arra. Arra menoleh ke arah Nico. "Apaan Co?", jawab Arra.
"Minta jawaban dongg".
"Oke bentar yaah", Nico tampak kegirangan karena merasa hanya dia yang bisa mendapatkan bocoran jawaban dari si pandai Arra. Namun, "Bu, Nico nyontek nihh Bu", teriak Arra melaporkan hal itu.
"Aduhh Arraaa!!. Lu ngapain siih pake nglaporin ke guru segala duhhh", gumam Nico sambil menepuk dahinya. Namun beruntungnya Bu Sherly hanya memberi teguran saja tak sampai memberi hukuman.
Bersambung....
Selamat malam minggu buat semuanya❤❤🍎
I Love U All❤❤😘💯
Jangan lupa buat Vote, Like dan Komen yaa❤❤