Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 37



Lanjut...


Aris menghampiri Viola kembali, Ia bingung dengan apa yang terjadi barusan. "Vi, Vionna kenapa siih?, kok kayak marah banget gitu siih?", tanya Aris. Viola menggelengkan kepalanya.


"Kayaknya Vionna marah banget deh sama gue", batin Viola. Viola kembali berlari meninggalkan Aris sendiri. "Yaelahh, dia lari lagi.. Emangnya nggak capek apa?. Kayak lagi dikejar utang ajah deh", Aris menggaruk kepalanya bingung.


Pindah ke Arra dan Dennis....


"Den, lo nggak apa-apa kan?", tanya Arra. "Nggak lahh, kan gua stong banget. Ehh tapi Ngomong-ngomong tadi itu buku apaan siih?", Tanya Dennis penasaran.


"Buku??, buku apaan siih", jawab Arra bingung. "Yaelahh, buku yang dibanting sama Vionna tadi itu", ucap Dennis geram. "Ohhh, buku itu... Ngomong dong dari tadi", jawab Arra tertawa malu. "Lu udah pikun yaa, Aneh banget dah", Arra hanya tersenyum malu.


"Gue juga nggak tau siih Den, gimana kalo kita baca berdua", mereka berdua langsung menuju ke tempat duduk di kantin sekolah. "Ehh, tapi.. Kan gua nggak suka baca buku Diary", ucap Dennis. "Ooh yaudah kalo gitu gue baca sendiri ajah ntar malem, oke", akhirnya mereka berdua pergi kembali ke kelasnya.


Pindah ke Dona dan Meyka.


Dona dan Meyka sedang duduk di kantin, "Ihh sumpah dehh, gue kesel banget tuh sama Chika. Dia bener-bener penghianat tingkat dewa dehh", ucap Meyka geram.


"Tenang ajah Meyka, kita bakalan ngasih pelajaran buat Chika. Dia belom tau siapa gue", Dona tersenyum jahat. "Yaudah yuk Don, kita ke kelas yukk", ajak Meyka.


"Duhhh, ngapain siih ke kelas, emangnya ada berlian apa?", Dona serasa malas sekali untuk kembali ke kelasnya. "Ya bukan gitu. Ya siapa tau ajah, dikelas ada Chika, kan kita bisa langsung ngasih pelajaran tuhh", jawab Meyka.


Di Kelas....


Dennis dan Arra berjalan menuju ke kelasnya sambil tertawa. "Tapi kalo lu udah selesai baca, langsung kasih tau gua yahh, tentang isi buku itu", ucap Dennis. "Iyah siap bosque, tapi kayaknya diary nya itu isinya....", belum selesai Arra bicara, tiba-tiba terdengar seperti ada keributan di kelasnya.


"Ra, kayaknya ada yang ribut tuhh di kelas, yuk kita liat yukk", Dennis dan Arra langsung berlari ke TKP. Ternyata memang benar ada keributan. Dan pelaku nya adalah si kembar cantik itu lagi. Viola dan Vionna.


Plakkkk.... satu tamparan mendarat di pipi Viola. Dennis berlari melerai keduanya. "Ehhhh, ada apaan siih kalian berdua... Kok pada berantem siih", Dennis mencoba melerai keduanya.


Terlihat Vanno, Evan, Jino, Rifky datang ke kelas. "Ish..Ish..Ish.. Tak Patut", ucap Vanno. Dona dan Meyka sampai di kelas, dan ikut melihat keributan antara Viola dan Vionna itu.


"Yahh, gue tau lo itu cantik, tapi nggak usah gatel deh. Jijik tau liatnya", ucap Vionna marah besar. "Waww, perang hebat nihh Don", bisik Meyka ke telinga Dona.


"Ini bakalan jadi masalah bagus nihh", bisik Dona juga. "Masalahh???", Meyka tak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Dona. "Lo lat ajah nanti", Dona tersenyum jahat seperti biasanya.


"Ini ada apaan siih??, kok rame-rame gini??", tanya Aris tiba-tiba datang dan tak tau apa yang terjadi. Semua menatap Aris dengan penuh tanda tanya. Tak terkecuali Vionna dan Viola.


Bersambung.....


Jangan lupa like, vote nya yaa