Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 8



Lanjut lagi ya gengs.


Dennis, Rifky, dan Aris terpukau dengan keberanian Nico kepada Meyka. Di sekolah Meyka terkenal kejam, dan paling suka mengadu domba temannya sendiri, jadi tidak jarang siswa lain takut kepada Meyka karena kekejaman nya.


"Lu hebat yah Nic, lu berani ama tu kuntilanak burik hahaha", ucap Aris. Aris saja yang ketua OSIS putra agak sedikit takut kepada Meyka.


"Ya berani lahh, masa cuma sama Meyka ajah takut, emangnya kita makan pake duit nya Meyka apa?", jawab Nico membanggakan diri.


"Ooh berarti lu cuma berani ama cewek ya, Nico?", ucap Arra sambil mengepalkan tangannya ke Nico, namun dia hanya bercanda.


"Yaudah yuk, kita ke kelas ajah, dari pada kita disini kayak orang bingung hahahah", ajak Rifky. Mereka ber-lima pun pergi ke kelas.


Di kelas sudah ada Lolita dan Vionna. Mereka sedang membicarakan Dennis. "Na, menurut lo gue pantes nggak siih kalo suka sama Dennis?", tanya Lolita kepada Vionna.


"Kalo suka sama orang itu siih pantes ajah, tapi orangnya itu suka nggak sama lo. Ya tapi siih gue juga nggak tau perasaannya Dennis tuh buat siapa", jawab Vionna.


Lolita memasang muka kecewa. "Duhh gimana yaa Na. Gue nggak tau perasaan gue itu sebenernya gimana sama Dennis. kadang gue suka sama Dennis, kadang juga gue suka sama Jino, hahhhh", ucap Lolita sambil mengacak-acak rambutnya yang lurus.


"Mmm, yaudah lo coba sering-sering deket sama Jino, siapa tau lo udah nggak suka sama Dennis. Lagian juga lo harus tau, kalo Dennis itu pasti sukanya sama Arra, ya secara kan mereka berdua itu sama-sama terus tiap hari bahkan tiap jam", jawab Vionna mencoba memberi solusi kepada Lolita.


"Iya yah, lo bener Vionna. Huh pokoknya gue harus moveon sama Dennis, dan gue bakalan coba buat nerima Jino", ucap Lolita sambil tersenyum.


"Laah gitu dong. Lagi pula Jino juga nggak kalah ganteng kok sama Dennis, bahkan Jino lebih tinggi dari Dennis, ya kan", Lolita menganggukkan kepala seraya tersenyum.


Tak lama bel masuk pun berbunyi. "Bel masuk udah bunyi tuh, kita harus fokus sama pelajaran dulu, jangan mikirin Dennis sama Jino oke Lolita, semangatt", Vionna menyemangati Lolita.


Arra, Aris, Dennis, Rifky, dan Nico masuk ke kelas mereka. Arra baru sampai di pintu kelas, tiba-tiba Dennis memanggil. "Ra tunggu bentar", panggil Dennis.


"Kenapa Den, baju gue nggak rapi yah, rambut gue nggak rapi juga yah", jawab Arra seperti orang khawatir. "Nggak, cuma tangan kamu ada apa tuh", Arra memperlihatkan tangannya ke Dennis.


Lolita langsung mengalihkan pandangan mata nya ke arah Jino. "Ihh cieee, ada yang lagi gandengan nihh, ekhemmm", ledek Violla. Semua kelas akhirnya melihat Dennis dan Arra sedang bergandengan.


"Udah ihh Dennis, maluu, diliatin temen-temen lho", kata Arra berbisik. "Nggak papa, biar semua tau kalo kita itu sahabat selamanya", jawab Dennis dengan suara yang lantang.


Namun gandengan mereka terlepas karena adanya guru mereka yang akan mengajar. Untung saja Ibu Guru tidak melihat hak tersebut. Mereka pun memulai pelajaran di hari itu.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa vote gengs😍


Kalo ceritanya nggak nyambung dimaklumi yaa😂


Jangan lupa like and komen😁😉