Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 34



Lanjutt....


"Aduhh.. Aris kemaren maafin Dona sama Meyka lagi, dia pasti bakalan kena masalah nih ntar sama Arra", pikir Rifky. Tak lama kemudian bel masuk pun berbunyi.


Di kelas...


Chika duduk di kursi yang biasa ia duduki. Namun, badannya langsung ditarik oleh Meyka, dan membuat kaget seisi kelas karena perdebatan itu. "Heh!!!, ngapain lo duduk sini. Cari tempat duduk lain dong!", bentak Meyka dengan sangat keras.


"Tapi, ini kan kursi gue yang biasa gue dudukin Mey", jawab Chika masih pelan dan masih menahan emosinya. "Tapi sekarang udah nggak!!. Karena apa?, ya karena lo itu penghianat!!", ujar Meyka lagi.


"Heh Meyka!!, itu tuh kursi tempat duduk Chika Mey. Kenapa lo suruh Chika pindah siih?, kan itu emang itu emang tempat duduknya", ucap Arra geram.


"Hehh!, lo itu nggak tau apa-apa. Lo nggak usah ikut campur urusan gue sama Chika. Lo nggak tau kan, kejadian-kejadian apa aja yang ada di kelas ini waktu 3 hari lewat", Meyka menimpali.


"Meyka!!, lu nggak usah sembarangan bentak Arra kayak gitu yah!. Dia nggak masuk kemaren juga gara-gara lu, gara-gara kalian berdua", bentak Nico.


"Hah! apa!!. Gara-gara gue juga?. Heh Nico, udah dibilangin berkali-kali yah, cowok itu dilarang nyampurin urusan cewek!", jawab Dona dengan nada yang juga keras.


Suasana semakin memanas. Evan yang sedang mengerjakan tugasnya, langsung melerai keduanya. "Udah cukup!!!. Kalian itu nggak liat apa gua lagi ngerjain tugas. Gara-gara kalian, gua jadi nggak fokus nih!!. Udahlah, masalah segitu doang diperpanjang!!. Emangnya nggak liat apa?, ada Bu Dian tuh di belakang lu Meyka!", ucap Evan.


Meyka membalikkan badannya, dan memang benar, sudah ada Bu Dian yang sedang berdiri di belakang Meyka. "Udah berantemnya?. Nanti kalian bertiga Nico, Dona, sama Meyka ke ruangannya Bu Venty yah", ucap Bu Dian sambil berjalan menuju ke meja nya.


3 jam pelajaran telah usai. "Baik, berhubung bel istirahat sudah berbunyi, silakan kalian istirahat. Tapi ibu berpesan sama kalian semuanya, Tolong jangan berantem. Kasian Bu Venty, harus ngurusin kalian terus", ucap Bu Dian.


"Iya siap Bu...", jawab semuanya. "Yes, kayaknya Bu Dian lupa buat nyuruh gue ke ruang BK", bisik Nico ke Vanno. Beluk sempat Vanno menjawabnya, Bu Dian langsung mengingatnya.


"Ooh iya Ibu lupa satu hal lagi. Untuk Nico, Dona, dan Meyka, kalian bertiga ayo ikut Ibu ke ruang BK", ucap Bu Dian. Vanno menertawakan Nico lagi, namun kali ini ia tertawa dengan suara yang pelan.


"Puas lu!!", ucap Nico kesal, dan langsung pergi menuju ke ruang BK. Disusul juga oleh Dona dan Meyka.


Lolita dan Arra sedang mengobrol tentang kejadian di hari yang lalu itu, tiba-tiba Jino datang dan mengusir Arra yang sedang duduk di dekat Lolita. "Lu pergi sana!", usir Jino.


"Ihhh Jino, gue kan lagi duduk di sini. Kok diusir siih??", jawab Arra cemberut. "Yaudah Ra, lu ikut gua ajah. Hari ini gua traktir lu makan", ajak Dennis, langsung menggandeng tangan Arra.


"Kok gue liat Arra digandeng sama Dennis udah nggak sakit hati yah?. Oww.. Jangan-jangan gue udah nggak suka sama Dennis, yess!!. Berarti gue bisa mencoba mencintai lo Jino", batin Lolita.


"Yess, gua bisa mulai deketin Lolita kalo gini. Mumpung nggak ada orang dikelas, gua pepet ajah Lolita. Ohh Lolita... I Love You So Much...", batin Jino.


Bersambung.....


Jangan lupa Vote dan Like nya ya...