Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 75



Di Sekolah...


Sekolah sudah tampak ramai dengan para siswa-siswi yang mulai berdatangan. Kali ini Nico berangkat lebih awal dari biasanya. Saat di gerbang tiba-tiba ia bertemu dengan Meyka.


"Hai Nico, apa kabar?", ucap Meyka menyapa duluan. "Ahh Hai juga Meyka, kabar gua baik. Tadi malem kan kita ketemu", jawab Nico terbata-bata.


"Ohh iya yahh gue lupa hehe".


"Ke kelas bareng?", ajak Nico.


"Oke hayokk", jawab Meyka.


Lolita dan Reva yang melihat Nico dan Meyka berjalan bersama terkejut. "Hahh???, itu kann Meyka sama Nico, kok tumben-tumbenan yahh dia jalan berdua. Biasanya mereka berdua tuh berantem muluu", ucap Lolita.


"Ehh iya yahh, apa jangan-jangan Nico udah kena pelet yahh sama Meyka", ujar Reva.


"Bisa jadii siih, ehh tapi gue liat kayaknya Meyka biasa ajah dehh nggak ada muka-muka jahatnya dehh perasaan", ucap Lolita.


"Ehh tapi tunggu-tunggu, itu kan Dona. Kok tumben dia jalannya kalem banget kek tokoh protagonis dehh", ujar Reva.


"Yang mana??", tanya Kinnara yang tiba-tiba sudah ada di samping Lolita dan Reva.


"Ya Dona lahh masa siapaa lagi siihh. Ehh ya ampunnn!!!, ngagetin ajah dehh. Nyapa dulu kek apa salam gitu, kek dedemit ajah lo dahh. Tiba-tiba ada di sini!!", gerutu Reva.


"Ehehehe maapin yahh. Oiya kalian ngeliat Arra nggak??", tanya Kinnara.


"Arra??, emm nahh itu dia Aris", jawab Lolita. "Gue nyari Arra bukan Aris dongooo", ucap Kinnara kesal.


"Ya kan kita bisa nanya ke Aris, siapa tau Aris tau gitu dimana keberadaan Arra", jawab Lolita. "Ohh iya yahh, kok gue nggak paham yahh. Kok tumben lo lagi pinter??", kata Kinnara. Reva hanya tertawa kecil mendengar percakapan mereka berdua.


"Yaudah yukk kita samperin Aris, mumpung dia lagi disitu", ucap Reva menarik tangan kedua sahabatnya dan berlari menghampiri Aris.


"Aris..", panggil Reva. "Hemm, ada apa?. Ihh tumben nihh kalian nyamperin gua rame-rame, pasti kangen kann sama gua", jawab Aris cengengesan.


"Iddih sok ganteng banget siih lo, jijik gue sumpah!!. Ehh gue mau tanya, Arra mana siih??. Kok keknya pagi ini gue belom ngekiat dehh", tanya Kinnara.


"Arra??. Arra lagi di rumah sakit".


"Hahh??!!!. Sakit apa diaa??", tanya Reva terkejut. "Lho kok lo nggak ngomong siih sama gue kalo dia lagi sakit!!. Lo udah nggak nganggep gue sepupu lo lagi yahh", tambah Reva.


"Ihh bukan Arra yang sakit!!", bantah Aris. "Lahhh terus siapaa??", tanya mereka bertiga bersamaan.


"Dennis yang sakit", jawab Aris tanpa menunggu lama. "Hahh??, Dennis. Dennis sakit apaahhh???!!. Ya Allah, bebeb guee, canda bebeb", tanya Kinnara terkejut sambil melirik Lolita seolah-olah meledeknya.


"Katanya Dennis itu kehabisan napas. Sekarang ajah dia ada di ruangan ICU", jawab Aris seperti biasa saja.


"Hahh???!!!, di ICU??!!, kok ekspresi lo biasa ajah siih!!", ucap Kinnara kembali meledek Lolita yang sebenarnya berpura-pura tak peduli dengan kondisi Dennis.


"Lahh terus ekspresi gua harus gimanaa??, nangis-nangis gitu di depan kantor kepala sekolah??. Dennis di ICU, dia koma", jawab Aris.


"Lahh terus Arra ngapain nggak masuk??, kan yang sakit Dennis, ngapa Arra nggak ikut masuk siih??", tanya Lolita mulai penasaran.


"Dia jagain Dennis, ya itung-itung katanya buat bayar utang budi. Dulu kan waktu Arra di rumah sakit Dennis yang jagain", ucap Aris.


"Lu mahh nggak usah ngarepin Dennis. Hati Dennis mahh udah 100% buat Arra", tambah Aris ikut meledek Lolita. "Udah yaah wartawan semuanyaa, bye", Aris meninggalkan mereka bertiga.


"Iddihh sok ganteng + terkenal banget siih!!", ucap Reva jijik.


"Dennis kenapa yahh, kok dia tiba-tiba masuk ke rumah sakit?", pikir Lolita.


BERSAMBUNG....


JANGAN LUPA DI LIKE, KOMEN, DAN VOTE YAHH😍


I LOVE U ALL🍎❤🍎❤🍎❤