Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 133



"Wawww tepuk tangan untuk Kinnara. Syair yang luar biasa. Ayoo Selanjutnya... Viola". Viola terlihat grogi. "Alah palingan juga nggak bisa diaa", ujar Kinnara dan diikuti oleh sorakan anak-anak satu kelas. "Eyy... Sudah-sudah kalian jangan saling menghina dong sama teman sekelas kalian. Sudah ayo Viola, kamu maju ke depan dan bacakan syair buatanmu", tegur Miss Yulia.


"Remaja sekarang hanya memikirkan tentang percintaan, dan tid-".


"Ehh, tunggu bentar Vi, kok syair karya lu sama karyanya Kinnara sama siih. Ohh jangan-jangan lu nyontek punya Kinnara yaa??. Huuu, dasar plagiat lu!!", ujar Bagus memotong kalimat Viola.


"Udahlah Gus... Gue bilang juga apa, dia tuh nggak bisa mikir pake otak dia sendiri. Mangkanya, bikin syair ajah plagiat", jawab Kinnara.


"Hoooo dasar plagiat lo!!!", sorak anak-anak satu kelas. "Ehh...Ehh... Sudah-sudah, jangan berisik. Viola, kok kamu menirukan syair buatan Kinnara siih?", tanya Miss Yulia. "Saya nggak nenirukan karya Kinnara Miss. Saya berani bersumpah Miss", jawab Viola mengelaknya.


"Alahh... Nggak usah sok main sumpah-sumpahan dehh lo!, orang satu kelas denger semua kok, kalo lo itu plagiat karya gue!", ujar Kinnara. "Ohh gue sekarang tau. Pantesan Viola sering ngatain Arra yang nggak jelas, soalnya Viola tuh anak nggak punya otak. Hahahaha", ujar Vanno ikut membully Viola. "Ini pasti kerjaan Arra!!. Awas ajah dia!!!", Viola mulai terbakar emosinya.


"Tapi kan Miss, saya nggak pernah jadi plagiat karya orang lain Miss", ucap Viola memohon agar diberi waktu. "Viola, kenapa kamu ambil jurusan Bahasa Indonesia dan bidang Sastra, kalo kamu ujung-ujungnya jadi seorang plagiat karya orang lain?. Bahkan sekarang itu kamu sudah berada di kelas 12, kelas penentuan, final, perebutan medali emas, masa kamu pindah jadi seorang plagiat siih?", ucap Miss Yulia menasehati Viola.


"Tapikan Miss, punya saya beda kok Miss. Karya saya nggak sama seperti karya Kinnara", jawab Viola. "Viola, satu kalimat saja sudah dapat diartikan tiruan. Duduk, kamu buat lagi karya kamu sendiri. Waktunya sampai besok, serahkan di meja Miss", jawab Miss Yulia.


Dengan berat hati, Viola pun mematuhi perintah dari guru kelasnya. "Selanjutnya Rifky". Rifky pun maju.


Rifky berpapasan dengan Viola, dan ia mendekat di samping Viola. "Itulah alasan kenapa gua lebih suka Arra daripada lu. Jangan pernah bersaing sama Arra, lu nggak bakalan sanggup", bisik Rifky di telinga Viola. Kini darah Viola semakin mendidih, ia sudah tak tahan lagi ingin berteriak.


.


.


.


Waktu sudah menunjukkan jam istirahat. Arra, Dennis, Rizal, dan Vian keluar dari kelas mereka setelah cukup lama mereka hanya duduk dan mengerjakan tugas Matematikanya. Sejak mereka sekelas, Vian dan Dennis sudah lama tak pernah bertengkar bahkan berkelahi. Mereka bahkan terlihat akrab satu sama lain. "Sumpah capek banget gua, dari tadi ngerjain soal mtk mulu. Kalo bukan karna lu Ra, gua nggak bakalan ngambil jurusan matematika dah!. Pusing gua", ujar Vian sambil meregangkan tubuhnya yang begitu kaku.


"Ohh jadi lo ngambil jurusan mtk tuh karna gue?. Yaelahhh, ngapain kali Yann", ujar Arra meledek Vian. "Mampus nggak tuhh!, hahaha", ledek Dennis. "Yaudah yuk ke kantin", ajak Rizal.


.


.


.


Di Kantin...


"Gua yang pesen minumannya, Rizal yang pesen dessert nya, dan Vian yang pesen cemilannya", ucap Dennis membagi pekerjaan. "Dessert bukannya sama ya ama cemilan?", tanya Arra. "Tau lahh, oke dehh. Lu duduk ajah yang nyaman yaa Princess Arra", kata Vian.


Arra langsung berdiri. "Lo apa-apaan siih Vi?. Kok lo tiba-tiba dateng terus banting buku lo sendiri siih?, kasian bukunya dong!!", ujar Arra. "Lo kurang ajar yaah!!. Lo yang rencanain ini semua kan?", bentak Viola. "Rencanain apaan siih?", tanya Arra bingung. "Lo nggak usah pura-pura nggak tau dehh!!, lo kan yang udah ngerencanain ini. Lo tulis karya Kinnara terus lo taruh kertasnya di buku gue kan?, biar gue dikira Plagiat!!", ujar Viola.


"Lo nggak usah fitnah yaa!!. Gue nggak pernah ngelakuin hal jahat kek gitu sama siapapun. Asal lo tau ajah yaa, gue itu nggak pernah tau gimana caranya bikin syair. Harusnya lo mikir gue tuh jurusan apa!. Nggak usah langsung marah dong!!", bentak Arra membela diri.


Tiba-tiba Viola menarik rambut Arra. Arra pun membalas menarik rambut Viola. Untung saja Dennis dan Rizal datang dan melerai mereka berdua. "Weyy..Weyy udah dongg, masa cewek-cewek cantik berantem!. Malu tuhh sama adek kelas, pada ngeliatin tau!", ucap Vian.


Aris tiba-tiba datang dan langsung memegangi Viola, namun Viola melepasnya. Viola mengambil bukunya dan langsung pergi.


.


.


.


"Lu tuh yah Raa, udah gua bilangin sama lu, jangan pernah marah-marah sama Viola", ujar Aris memarahi Arra. "Emang dia itu siapa siih Ris?, dia dosen?, dia Ratu Elizabeth?, dia Ratu Hera Palace?. Bukan kan?. Dia tuh bahkan lebih buruk dari Cheon Seo-Jin", jawab Arra kesal dengan sikap Aris yang terlalu memuja Viola, seolah-olah Viola adalah ratu di dunia ini.


"Lu yang nggak tau masalah ini, langsung ngomong kek gitu. Gua pikir lu gblk yah!. Lu mikir nggak siih?, Viola tuh berantem sama Arra sejak 4yang lalu tuh karna rebutan Rifky. Dan lu selama ini nggak ngeh, dan lu tetap mertahanin Viola?. Bodoh lu!, t*lol lu!", ujar Dennis.


"Lu nggak usah ikut campur lu!!", bentak Aris. "Dia emang ngrebutin Rifky, tapi asal kalian tau ajah, Viola tuh nggak bakalan berpaling sama gua!", tambah Aris.


"Iyahh, sekarang lu ngomong kek gini. Karna lu nggak tau gimana mereka berdua di kelas. Sebenernya siih yaa, kalo anak yang pinter yaah. Kalo diliat dari sisi kenapa Viola ngikutin Rifky terus, bahkan sampe jurusannya, sampe kelasnya pun dia pengen bareng. Tuh berarti Viola lebih cinta sama Rifky ketimbang lu Ris!. Ya tapi kembali lagi, kalo orang yang mikir, tapi kalo lu yaa, tau mikir apa kagak!", jelas Dennis menasehati Aris yang masih terus keras kepala.


Aris terdiam sejenak, lalu ia pun pergi. Sepertinya Aris sedikit percaya dengan kata-kata Dennis.


.


.


.


"Apa bener yaa, yang diomongin Dennis barusan. Gua harus awasin Viola nihh", pikir Dennis


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YAA


I LOVE U ALL🥰🥰🍎❤️🍎❤️