Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 20



Lanjut Okehh👌


"Kamu itu ngomong apa siih Ris, perasaan dari tadi Ibu diam aja, nggak nanya apa-apa", ucap Bu Venty.


Aris diam mematung. "Yaudah kamu mau ngelaporin apa?", tanya Bu Venty. "Emm, jadi gini bu. Kan Arra ditabrak mobil yah Bu, nah sebenarnya yang nabrak Arra itu....Dona sama Meyka bu", jawab Aris.


Bu Venty mencopot kacamatanya. "Beneran, kamu nggak salah kan?", tanya Bu Venty tak percaya.


"Iyah Bu beneran, Dennis saksi mata nya", tambah Vanno. "Sekarang Dennis ada di mana?", tanya Bu Venty lagi.


"Sekarang Dennis ada di rumah sakit bu, nemenin Arra disana", jawab Adit. Bu Venty menganggukkan kepala.


"Ooh begitu yaah, masalah rumit ini yaah", ucap Bu Venty. Tiba-tiba Bu Venty pergi meninggalkan mereka tanpa berbicara.


Semuanya saling pandang. "Niih gimana?, udah diproses belum?", tanya Nico. Semuanya menggelengkan kepalanya tanda tidak tau.


Bel masuk berbunyi, Aris langsung berdiri. Dia hendak mencari Bu Venty, namun dia sudah kembali di depannya.


"Niih orang kayak setan ajahh, tiba-tiba nongol, tiba-tiba pergii", dalam batin Jino. "Ya sudah, karena bel masuk sudah berbunyi, sebaiknya kalian masuk ke kelas saja yaah", ucap Bu Venty.


Semuanya menganggukkan kepala dan pergi.


Di Rumah Sakit.


Di ruangan Arra hanya ada Dennis saja yang menjaga Arra sejak malam hari. Suster datang membawa makanan. "Dek, ini makanannya yaah, jangan lupa juga obatnya diminum", ucap Suster itu.


Dennis mengangguk paham. Arra merebut mangkuk berisi bubur yang ada di tangan Dennis.


"Lu mau ngapain Ra?", tanya Dennis bingung. "Ya mau makanlah, masa mau joget siih Den", jawab Arra santai.


"Udah nggak usah, biar gua yang suapin lu", Dennis kembali merebut mangkuk itu. "Hah, gue mau disuapin sama anak ganteng kayak diaa?. OMG gue bakalan pingsan ini mahhh", gumam Arra dalam hatinya.


"Beneran lo mau nyuapin gue?", tanya Arra sambil tersenyum malu. "Ya bener lahh, masa boongan siih. Aneh lu mah yah", jawab Dennis sambil memberikan satu suapan untuk Arra.


Arra pun mulai membuka mulutnya. Jantung Arra terasa berdetak sangat kencang. Tak jauh berbeda dengan Dennis.


"Duhh, bisa copot niih jantung kalo kelamaan deket sama Arra", gumam Dennis dalam hatinya, dia tersenyum-senyum terus.


..........


Beberapa saat setelah makanan itu habis, Arra langsung minum obat. "Ra, menurut lu lagu yang pas buat gua tu apaan?", tanya Dennis tersenyum.


Arra tertawa terbahak-bahak. "Yah kok ketawa siih, gua serius niih", ucap Dennis kesal.


"Mau tau?, apa mau tau banget?", tanya Arra terus meledek Dennis hingga pipi Dennis memerah.


"Cieee.... yang pipinya merahh", ledek Arra sambil mencubit pipi Dennis. "Apa ihh cepetann!!", tanya Dennis kesal. "Iyah iyah", jawab Arra.


Dia mulai bernyanyi....


*I like your eyes you look away when you pretend not to care


I like the dimples on the corners of the smile that you wear


I like you more, the world may know but don't be scared


'Cause I'm falling deeper, baby be prepared


I like your shirt, I like your fingers, love the way that you smell


To be your favorite jacket, just so I could always be near


I loved you for so long, sometimes it's hard to bear


But after all this time, I hope you wait and see


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever I know I can't quit you


'Cause baby you're the one, I don't know how


Love you 'til a rainy day becomes clear


Never knew a love like this, now I can't let go


I'm in love with you, and now you know


I like the way you try so hard when you play ball with your friends


I like the way you hit the notes, in every song you're shining


I love the little things, like when you're unaware


I catch you steal a glance and smile so perfectly


Though sometimes when life brings me down


You're the cure my love


In a bad rainy day


You take all the worries away


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever I know I can't quit you


'Cause baby you're the one, I don't know how


In a world devoid of life, you bring color


In your eyes I see the light, my future


Always and forever I know I can't let you go


I'm in love with you, and now you know


I'm in love with you, and now you know*


Arra selesai bernyanyi. "Dennis, gue nyanyi itu bener-bener sepenuh dari hati gue", batin Arra.


"Itu beneran dari hati lu nggak?", tanya Dennis mengejutkan Arra. "Hahh...Emm...", Arra bingung.


"Udah nggak papa ngomong ajah", ucap Dennis sambil tersenyum. Tiba-tiba Dennis mendekati Arra.


"Dia mau ngapain siih iniii, duhh gue degdegan nihh", batin Arra. Tiba-tiba...Cup, Dennis mencium kening Arra.


Arra sangat kaget. Dennis mendekat lagi, namun dihentikan oleh Arra. "Jangan deket-deket!", kata Arra. "Lho kenapa?, emm..maaf yah udah lancang cium kening kamu", ucap Dennis.


"Nggak hehehe, cumaaa...gue nggak mau..dipegang ama lo, takutnya ntar bekasnya ilang", jawab Arra tertawa meledek Dennis.


Dennis juga ikut tertawa, mereka berdua terlihat seperti bahagia sekali.


.


.


.


.


.


.


.


Udah dulu guys😁


jangan lupa like dan vote nya ya😍