Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 88



Pindah Ke Aris D.k.k...


"Yaudah yokk pulang, dah larut malem nihh", ajak Arra merebut kunci mobil yang sedari tadi dipegang oleh Aris. "Udah lah Riss, ayo pulangg. Nggak usah bengong terus!", Arra membisikkan di telinga Aris. Aris masih saja berdiri mematung.


"Van, lo mau gue anter pulang atau mau jalan kaki?", tanya Arra saat melihat Vanno. Memang sejak dari tadi, kasihan, Vanno tidak ada yang menyapanya. Semuanya hanya berfokus pada Aris dan Vionna.


"Pulang sendiri ajah dehh. Kayaknya gua udah agak sadaran dikit dehh hehehe", jawab Vanno sambil memutar-mutar tengkuknya. "Beneran?, kalo masih puyeng jalannya mending pulang sama Arra ajah Van", ucap Nico yang sebenarnya memang baik terhadap Vanno.


"Beneran kok Co. Gua udah bisa jalan sendiri kok, yaah meskipun gua tadi minum banyak hihihi", mereka pun keluar dari cafe milik Luna tersebut.


Vionna menggandeng lengan Aris, meskipun Aris terlihat risih berdekatan dengannya. Lagi-lagi Vanno dan Nico terus menertawakan tingkah laku Vionna dan Aris yang kelihatan aneh.


Arra memajukan mobilnya untuk mendekat ke arah Aris yang berada tepat di pinggir jalan bersama Vionna. "Lo mau pulang bareng gue nggak Ris?", ajak Arra dengan berlagak meledek adiknya.


"Emm... Nggak usah Ra, biar gua jalan ajah sama mereka. Lagian juga kan Vionna kasian dia nggak ada yang gandeng, takut jatoh ke got soalnya😁", jawab Aris menolak ajakan Arra. Padahal dalam hati Aris ingin sekali melepas gandengan Vionna. Namun, rasa takut akan Vionna jatuh dalam kondisi mabuk lebih tinggi.


"Beneran??. Ntar ditanyain sama Mamah sama Papah juga lho Ris. Ntar gini, Adekmu mana Ra, Aris mana sayang?. Gitu gimana?", tanya Arra lagi membuat Aris bertambah bingung dengan keputusan mana yang harus ia ambil, antara pulang bersama kakak perempuannya atau bersama perempuan yang sedang tak sadar berjalan sendirian.


"Nggak Arra, udah lu pulang duluan ajah sana. Gua kan anak cowok, anaknya Pak Adjie mahh kuat, berani. Udah yahh dahhh", jawab Aris melambaikan tangannya. Pura-pura memasang wajah kecewa, Arra pergi menginjak gasnya sedikit ngebut.


"Lu mau sekuat tenaga punn, nggak bakalan lepas Ris. Vionna kan tulang rusuk lu yang ilang setengah", ucap Nico.


"Ilang satu Co", ucap Vanno membenarkan. "Nahh tuhh, bener tuhh Vanno", jawab Nico menimpali Vanno. "Maksud lu dia jodoh gua gitu??. Ihh enak ajah, masih mending juga Kinnara yang jadi jodoh gua", ucap Aris kesal. Vanno terlihat memerah saat mendengar Aris mengucapkan nama Kinnara, yang tidak lain adalah calon kekasihnya.


"Ihh jangan Kinnara dongg. Kan bisa Meyka, atau Dona gitu😂", kini berganti Nico yang merajuk. Aris masih saja mencoba untuk melepaskan tangannya dari Vionna.


Mereka berempat berpisah di suatu gang. Vanno dan Nico berjalan ke satu gang, sedangkan Vionna dan Aris masih lurus jalan pulang. "Awas ati-ati Ris, anak orang lho itu", ledek Vanno diikuti tawa Nico. "Diemm lu!!", ucap Aris marah.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE YAHH❤🍎


I LOVE U ALL❤🍎❤🍎


FOLLOW MY ACCOUNT INSTAGRAM


@iamnabilla2