Dennis Arra

Dennis Arra
Episode 33



Lanjut....


Beberapa langkah kemudian, Arra kembali dikejutkan oleh teman-temannya. "Dorrrr!!!. Selamat datang kembali Arra", Vanno memberi ucapan, dan diikuti semua teman-temannya.


"Ya ampun kaget tau. Ini apaan siih semuanya", tanya Arra sambil tersenyum bahagia. "Heyy, kado nya mana nihh??", tanya Evan ke teman yang lainnya. Tiba-tiba, Dennis datang dari sela-sela siswa yang sedang berkerumun, membuat Arra sangat terkejut.


"Selamat datang kembali ke sekolah ini Arra", ucap Dennis dengan nada yang sangat lembut. "Ini apaan siih Den", tanya Arra. "Tapi lu seneng kan?", Dennis justru bertanya balik.


"Ya seneng siih, tapi makasih banyak lho buat semuanya", Arra tersenyum lebih lebar. "Jangan bilang makasih sama kami Ra, lu makasih sama Dennis tuh. Dia yang udah ngajakin kita semua buat ngerayain kedatangan lu", ujar Adit.


"Beneran Den?, makasi banyak lho", tiba-tiba Arra memeluk Dennis, sehingga membuat semuanya terkejut. "Cie...Cie....Cieee", semuanya menyoraki Dennis dan Arra.


Dennis hanya ada senyum yang lebar, dan seakan-akan dia terbang melayang. Hatinya mulai deg-degan karena jaraknya begitu dekat dengan Arra.


Arra melepaskan pelukannya dan dia tertawa bahagia. "Gue nggak pernah sebahagia ini lho Den. Makasih banyak buat semuanya. Dan kalian semua makasih banyak juga yah", ucap Arra dengan berlinang air mata bahagia di pipinya.


"Udah dong jangan nangis, katanya tadi pagi pengin banget ketemu sama Dennis", ucap Aris sambil ikut tertawa. Tiba-tiba Chika datang dan langsung memeluk Arra. "Ra, maafin gue yah. Selama ini gue jahat banget sama lo. Dan yang waktu itu gue nggak sengaja, beneran Ra", semua orang bingung dengan kata-kata yang barusan Chika ucapkan.


Chika seperti gelagapan dan bingung akan menjawab apa. Ia keceplosan, karena sewaktu Bagus bertanya dia tidak menjawab, malahan di saat banyak orang ia justru malah memberi taunya.


"Em...emmm... Maksudnya itu, Gue minta maaf Ra. Sekarang gue udah tobat kok, gue nggak lagi-lagi temenan sama Dona and Chika. Gue nyesel sekarang", sekarang Chika telah mengatakan segalanya kepada semuanya.


"Ohhh... Nggak bisa gitu dong. Semuanya ada hukuman nya, nggak sembarang minta maaf", ucap Nico. "Iyah nggak apa-apa, gue sanggup menerima semua hukuman dari kalian. Karena gue sadar kalo gue itu manusia yang buta sama kebaikan kalian semua", Chika menjawab ucapan Nico dipenuhi air mata penyesalan.


"Chikaaa... Gue dari dulu udah maafin lo kok. Semua yang lo lakuin baik itu jahat biasa, bahkan sampe jahat luar biasa pun, gue udah lupain. Udah gue buang ke Samudera Atlantik jauh-jauh. Lo udah tobat ajah gue seneng banget, apalagi lo sampe bener-bener jauhin Dona sama Meyka. Pokoknya gue acungin 4 jempol deh buat lo", jawab Arra.


"Emang 4 jempol itu mana ajah siih Van?", bisik Bagus. "2 jari tangan ditambah dua jari kaki Gus", bisik Vanno pula. "Ooh gitu yahh, makasih yah atas jawabannya", tambah Bagus.


"Tapi dia perlu dihukum Ra. Karena dia udah jahat sama kita semua", ucap Raffa. "Nggak ada yang perlu dihukum, semuanya baik-baik ajah, kecuali Dona sama Meyka. Nggak ada yang boleh maafin nereka berdua, kalo sampe diantara kita ada yang memaafkan mereka berdua. urusannya sama gue", jawab Arra.


Aris langsung terkejut dengan kata-kata Arra barusan. "Aduh... Masalah itu gua maafin Dona sama Meyka lagi. Gua bakalan kena masalah kalo gini. pokoknya gua harus tutupin ini semua dari Dennis sama Arra. Dan yang lainnya biar gua suruh tutup mulut ajah", batin Aris.


Bersambung.....