
Pindah Ke Sekolah SMPN1IJAS...
Lanjutan dari episode 109...
Arra langsung menghampiri Vian dengan rasa yang penuh dengan emosi. "Vian!!", teriak Arra dari kejauhan. Vian yang sedang bersama teman-temannya langsung menoleh ke arah Arra.
"Cieee... Viannn... Tuhh dipanggil sama cewek yang lu deketin!", ledek Ronald, teman dekat Vian dan Rizal. "Apaan siih lu!", jawab Vian kesal jika diejek dekat dengan Arra. Vian langsung berdiri dari tempat duduknya.
Dengan seribu jurus, Arra melemparkan tasnya yang cukup berat ke arah Vian. Dan pas sekali, tas yang Arra lempar mengenai kepala Vian. Vian pun langsung terjatuh karena saking kencangnya lemparan Arra. "Auwww!!!", teriak Vian kesakitan, untungnya Rizal langsung membantu Vian untuk berdiri.
"Anjirr!!, apa-apaan siih lu!. Ngapain siih pake lempar-lemparin tas lu segala ke pala gua!, mana keras banget lagi tasnya. Lu isiin batu yaah?", ucap Vian sembari memegangi kepalanya yang cukup merah. Belum cukup bagi Arra jika hanya melemparkan tas cantiknya saja.
Arra berlari dengan gesit, dan dengan tenaga yang cukup kuat, Arra menarik rambut Vian hingga Vian merintih kesakitan. "Lo nanya apaan?!!. Heh, jaga yaah omongan lo, ini belom seberapa dibandingkan sama harga diri gue!!", jawab Arra sambil terus menarik rambut Vian.
"Apaan siih, pake nambah-nambahin harga diri segala!!", tanya Vian lagi. Arra melepaskan tarikannya. "Sekarang jawab jujur!, lo kan yang udah nyebarin berita hoax alias fitnahan kalo gue sama Jino itu pacaran!. Ya kan!!. Jawab nggak!!", tanya Arra dengan nada ketus.
Vian tersenyum sinis. "Emangnya kenapa kalo gua yang nyebarin?, masalah buat lo!!. Nggak kan??, ya nggak temen-temen, hahahahah", jawab Vian dengan nada mengejek. Ditambah dengan suara tawa dari para teman-teman Vian, membuat Arra bertambah jengkel dengannya.
"Ya masalah lahh!!. Ini kan menyangkut harga diri gue yang sebagai ketua OSIS Putri!!. Gimana kata para anggota OSIS kalo mereka ngira gue sama Jino beneran pacaran?. Kan malu gue!!", jawab Arra memanyunkan bibirnya.
.
.
.
"Raa... Sampe sebegitunya lu ke gua!. Ohh iyahh, gua harus sadar diri!, gua kan nggak seganteng Dennis. Lagipula juga gua kan cuman menang tinggi doang!. Tapi aneh banget, kok Lolita bisa nganggep gua ganteng yaah?. Haihhh!!", pikir Jino sambil tersenyum menyadari keadaan dirinya. "Begitulah alesan kenapa gua begitu suka sama lu Ra. Gua cinta sama lu Ra. Saranghae❤", batin Dennis, juga tersenyum-senyum sendiri.
.
.
.
"Udah gue bilang, itu gue cuman nyobain bedak doang Van. Nggak sakit lahh, tenang ajah kalii", jawab Dona setengah berbisik, agar hanya mereka berdua saja yang mendengar percakapan mereka berdua. "Jangan pernah boong sama Evan yaah", ucap Evan mengusap rambut Dona.
"Kayaknya tuhh lama-lama jadi ngelus-ngelus di kamar dehh!!", ejek Melitha membuat Dona marah besar. "Heh!!, lo kalo ngomong jangan kurang ajar yaahhh!!. Lo maksud nya apa, bilang lama-lama ke kamar??. Anjirr lo, Bngst!!", bentak Dona sambil menunjuk-nunjuk Melitha.
"Udahlahh Donaa, nggak usah di urusin!!", ujar Evan menenangkan Dona yang sedang marah besar itu. "Nggak bisa didiemin nihh!!", ucap Dona lagi.
Ati-ati anak-anak IFA, Melitha, Tiara, dan Vian akan membuat keonaran!!.
***BERSAMBUNG...
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
#MARHABAN YA RAMADHAN
SAYA NABILLA ARI PERTIWI MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN TAHUN 1442 H, ATAU TAHUN 2021 M. SEMOGA SEGALA AMAL IBADAH KITA DITERIMA OLEH ALLAH SWT. TERIMAKASIH
SEKALI LAGI SAYA UCAPKAN
#MARHABAN YA RAMADHAN
WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH 🙏***