
"Sebaiknya bapak segera pulang terlebih dahulu, untuk mengambil pakaian ganti ibu dan bayinya." titah dokter tersebut
Taufik merasa bergidik saat itu, namun ia pun membenarkan ucapan dokter tersebut. Taufik berpamitan pada sang istri, untuk kembali pulang. Taufik juga berniat untuk membersihkan tubuhnya, sebelum kembali ke rumah sakit.
Setelah itu, ia pun keluar dari rumah sakit masih dalam keadaan gelap. Suasana di depan rumah sakit, masih terlihat ramai dengan pedagang kaki lima dan penunggu pasien yang lalu lalang.
Taufik yang merasa lelah, ia pun berjalan lunglai ke rumah. Saking lelahnya, setelah ia membersihkan tubuhnya. Tak terasa Taufik malah memjamkan matanya, di atas ranjang.
Saat terbangun, ia terkejut karena sudah pukul 14.00
"Astaghfirullah, Tita!!" Taufik pun segera bergegas mengambil tas bayi yang sudah di siapkan dari hari sebelumnya, di dalamnya juga sudah ada pakaian untuk Tita.
Saat Taufik sampai di tempat tujuan, ia terkejut bukan main. Karena Rumah Sakit yang semalam ia datangi, kini berubah menjadi tanah lapang kosong.
"A apa-apaan ini? Kemana Rumah Sakit semalam? Dimana istri dan anakku?"
"Astaghfirullah ya Allah" Taufik pun terus berkeliling mencari rumah sakit, sedari Ashar sampai akhirnya ia di temukan oleh ke enam anak tersebut.
FLASHBACK OFF
Syahid yang mendengar cerita tersebut pun, langsung menaruh telapak tangannya ke tanah.
DEG
Tak lama Syahid bangun, di ikuti oleh Sahin, Maya dan juga Kira.
"A ada apa Syahid?" tanya Ita mulai merasakan hal tak enak
"Mundur" ucap Syahid, tanpa menjawab pertanyaan Ita
Syahid, Sahin, Maya dan Kira pun berdiri berjajar ke samping. Ita menarik Dena dan Taufik untuk mundur menjauhi twin prince dan twin princess.
Mereka berempat menutup mata, dan mengangkat tangan mereka. Telapak tangan di hadapakan ke atas, terlihat ada sinar putih, biru, hijau dan putih keemasan dari telapak tangan mereka.
"Sekarang" ucap Syahid, mereka langsung menghentakkan tangan mereka ke tanah
PYARRRR
KREK KREK
Terdengar suara pecahan, namun Ita, Dena dan Taufik tak melihat apapun. Walau sebenarnya, di depan mereka ada sebuah perisai yang terberai.
PYARR
Dan kini mereka semua bisa melihat ada sebuah pagar besar dan tinggi di hadapan mereka.
Taufik membulatkan kedua matanya
"Istri dan anakku di dalam" ucapnya seraya hendak menerobos masuk, namun di tahan oleh Syahid dan Sahin
"Bapak tidak bisa masuk sembarangan, bila bapak memaksa. Bukan selamat, itu sama saja bapak mengantarkan nyawa bapak" ucap Sahin
"Tapi, anak dan istriku..."
"Bersabarlah, kami akan mencoba membawa mereka kembali." potong Syahid, tubuh Taufik bergetar hebat. Ia sangat takut bila terjadi sesuatu pada istri dan anaknya.
"Tolong mereka, aku mohon" ucap Taufik dengan suara bergetar
'Bagaimana bisa?' tanya Mei-Mei terkejut
"Kenapa kak?" tanya Kira, namun ia tak mengalihkan pandangannya. Kira cukup terkesima dengan bangunan di hadapannya kini
'Ini, bangunan ini ada di hutan tempat dulu aku bertemu dengan Sherina. Ini adalah ISTANA SATANIC' jawab Mei-Mei
'Hati-hati, di dalam sana ada banyak makhluk halus. Istri dan putra pria itu pasti di sembunyikan di suatu ruangan yang ada di bangunan itu.' ucapnnya lagi
"Bagaimana bisa bangunan dari hutan pindah ke sini?" tanya Maya, Mei-Mei terdiam sebentar
Setelah terdiam untuk mengingat, ia pun membelalakkan kedua matanya.
'Tengah malam ini adalah malam dimana mereka berpesta, dan biasanya guru psikopat itu menyerahkan tumbal pada raja di sini, tetapi karena guru itu kini sudah tiada. Mereka mencari tumbal dengan cara seperti ini.' ucap Mei-Mei tak percaya
'Bagaimana ini, kalian tidak akan bisa melawan mereka semua. Jumlah mereka terlalu banyak, dan juga pasti akan ada penjagaan di setiap ruangan.' lanjutnya cemas
SYUUUSSSHHH
Terasa angin berhembus dengan cukup kencang melewati mereka.
"AA"
"DEDE"
Panggil mereka tersenyum, Dena yang baru melihatnya pun terkejut bukan main. Di depannya kini ada 2 makhluk buas, namun entah kenapa pembawaannya terasa tenang.
"I itu... Aku tidak salah lihat kan?" Dena mengucek kedua matanya, ia mengerjapkan matanya berkali-kali.
Ita dan Mei-Mei tersenyum melihat tingkah Dena.
" Ya, mereka adalah penjaga keluarga Zandra." jawab Ita
"Daebak... mereka terlihat.... TAMPAN" ucap Dena, ya walaupun sosok AA dan DEDE masih berupa Singa dan Harimau. Namun, sosoknya terlihat gagah dan juga tampan. Lebih tepatnya adalah 'SANGAT BERKHARISMA'
'Ternyata mereka bersembunyi di sini? Perisainya menyembunyikan keberadaan mereka.' ucap Aa
'Sebaiknya kita masuk sekarang, waktu kita tidak banyak.' ajak dede
"Kalian tunggu di sini, apapun yang terjadi jangan pernah masuk ke dalam. Ingat, terus baca ayat-ayat suci. Teh, jangan keluar dari garis ini, apalagi teteh lagi dalam keadaan datang bulan." titah Syahid, ia pun membuatkan perisai mengelilingi mereka untuk melindungi.
Ita dan Dena mengangguk, sedangkan Taufik hanya terdiam.
Kini mereka ber tujuh masuk ke dalam, Syahid, Sahin, Kira, Maya, Mei-Mei, Aa dan dede. Sedangkan Ita, Dena dan pak Taufik di minta untuk menunggu di luar.
.
.
'Wah wah... ada yang sedang mengantarkan makanan.' ucap penjaga A, salah satu penjaga istana tersebut. Sosoknya setengah ular, setengah manusia. Ia pun beberapa kali menjulurkan lidahnya.
'Kalian sembunyikan dimana mereka?' tanya Aa to the point
'HAHAHAHAHA... siapa yang kamu maksud?' tanya penjaga B, sosoknya adalah genderuwo. Namun, ukurannya lebih kecil
"Tak usah berkelit, kalian sudah menyekap seorang ibu dan juga putranya yang baru lahir. Katakan, dimana kalian menyembunyikannya?" tanya Syahid
'Lihat mereka, sebangsa kita berteman dengan makanan kita.' ucap penjaga C, sosoknya berkepala kerbau
'Memang kenapa kalau kami berteman dengan manusia? Kami tidak merugikan kalian bukan?' tanya Mei-Mei
'Memang tidak merugikan, hanya saja kalian itu bodoh. Manusia itu makanan untuk kita, bukannya di jadikan teman'jawab penjaga B
'Cih, kalian yang bodoh. Mau-maunya di jadikan budak iblis.' balas Mei-Mei
Sahin yang sudah tidak sabar, ia pun mengarahkan telapak tangannya ke depan dan
BRUAGH
Penajaga B itu pun terpental jauh ke belakang dan menabrak pintu besar di belakangnya.
"BUKA" ucapnya dingin, tatapannya pun berubah
'Beraninya kalian' penjaga A dan C pun maju menyerang mereka bertujuh
Tentu saja dengan mudahnya mereka kalah, padahal hanya melawan Kira dan Maya. Tanpa banyak bicara, kini mereka bertujuh pun membuka pintu besar itu dan masuk ke dalam istana.
Begitu di buka, mereka di suguhkan dengan pemandangan yang indah. Di hadapannya terdapat meja panjang, yang penuh dengan makanan. Tak lupa, ruangannya yang di penuhi dengan ornamen-ornamen kerajaan pada jaman dahulu. Di dindingnya pun terdapat, lukisan-lukisan yang berpigura besar.
'Jangan terkecoh' ucap Aa mengingatkan
'Itu semua hanya ilusi, tutup mata kalian. Fokuskan pikiran kalian.' twin prince dan twin princess pun langsung menuruti perintah dede
Setelah mereka berempat membuka mata mereka, mereka di kejutkan dengan pemandangan yang jaauuhh dengan apa yang mereka lihat saat pertama masuk.
Kini di atas meja, terdapat potongan-potongan anggota tubuh manusia dan juga organ dalam tubuh manusia. Di tengah meja ada kepala B*bi besar mentah dengan lidah menjulur keluar, bau anyir menyeruak ke semua ruangan. Hampir saja, Kira dan Maya muntah saat itu juga.
Namun aa dan dede menotok beberapa titik di tubuh twin princess, sehingga mereka pun bisa menahan semuanya.
...****************...
...Happy Reading all๐๐
...